Keris Singo Sangu Tumpeng HB VII
| Kode | 071 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Keris Nom-Noman |
Keris Singo Sangu Tumpeng HB VII
Dhapur Singa Sangu Tumpeng
Keris Singo Sangu Tumpeng termasuk kategori dhapur keris yang menampilkan figur makhluk hidup pada gandiknya. Dapur ganan selalu menempati kelas tersendiri dalam dunia perkerisan karena tingkat kesulitan garapnya tinggi, membutuhkan empu yang tidak hanya piawai secara teknis, tetapi juga matang secara batin.
Ciri khas utama dhapur ini adalah:
- ornamen singa lar (singa bersayap) pada gandhik,
- sogokan rangkap yang dalam dan tegas,
- sraweyan dan greneng lengkap sebagai penanda keris kelas tinggi,
- kesan gagah, hidup, dan berwibawa sejak pandangan pertama.
Singa lar sendiri merupakan simbol yang jarang digunakan sembarangan. Dalam tradisi Jawa, singa bersayap melambangkan kekuatan duniawi yang disatukan dengan kekuatan spiritual—keberanian yang dipandu oleh kebijaksanaan ilahi.
Filosofi Nama: Singa – Sangu – Tumpeng
Nama Singa Sangu Tumpeng bukan sekadar sebutan artistik, melainkan ajaran hidup yang dirangkum dalam simbol.
Singa
Singa adalah lambang:
- kepemimpinan sejati,
- keberanian tanpa kebrutalan,
- kewibawaan yang lahir dari pengendalian diri.
Dalam konteks Jawa, singa bukan simbol nafsu, tetapi simbol ksatria yang mampu menaklukkan dirinya sendiri.
Sangu (Bekal)
Sangu adalah bekal perjalanan hidup. Namun dalam falsafah Jawa, bekal sejati bukan hanya materi, melainkan:
- ilmu,
- kebijaksanaan,
- kesabaran,
- keimanan,
- dan laku hidup yang benar.
Ini adalah sangu batin, bekal yang tidak habis walau zaman berubah.
Tumpeng
Tumpeng melambangkan:
- gunung sebagai poros kosmis,
- hubungan manusia dengan Tuhan,
- puncak doa dan rasa syukur,
- tujuan hidup tertinggi (sangkan paraning dumadi).
Bentuknya yang meruncing ke atas mengajarkan bahwa seluruh perjalanan hidup bermuara pada kesadaran ilahiah.
Jika dirangkai, Singa Sangu Tumpeng mengajarkan:
Jadilah pemimpin yang berani,
berjalan dengan bekal kebajikan,
dan selalu mengarah pada tujuan hidup yang suci.
Pamor Segoro Muncar
Pamor Segoro Muncar bermakna “lautan yang memancar dan bergelora”. Dalam kosmologi Jawa, laut adalah simbol:
- keluasan rezeki,
- kedalaman rasa,
- sumber kehidupan,
- keteguhan dalam perubahan.
Pamor ini mengajarkan bahwa rezeki dan keluhuran hidup datang kepada mereka yang:
- berpikiran lapang,
- tekun berusaha,
- mampu beradaptasi,
- dan tetap rendah hati seperti laut yang menerima semua aliran.
Tuah Pamor Segoro Muncar
Secara turun-temurun dipercaya membawa:
- kelapangan rezeki dan usaha
- perluasan jaringan dan pergaulan
- keselamatan dalam perjalanan dan tanggung jawab
- keseimbangan antara materi dan spiritual
Ini adalah pamor pemimpin lapangan dan pemikul amanah, bukan pamor instan.
Tangguh HB VII – Ngayogyakarta Hadiningrat
Tangguh HB VII (Sri Sultan Hamengkubuwana VII, memerintah 1877–1921 M) merupakan fase penting dalam sejarah perkerisan Yogyakarta. Pada masa ini, keris menjadi:
- simbol kedaulatan batin raja,
- penjaga martabat budaya Jawa,
- peneguh identitas di tengah tekanan kolonial.
Ciri khas keris tangguh Yogyakarta era HB:
- memadukan karakter Majapahit (tegas, berisi) dan Mataram (halus, berwibawa),
- garap sangat rapi dan matang,
- aura keprabon kuat namun adem,
- sering diberi kinatah emas sebagai penanda pusaka istana.
Keris tidak lagi diposisikan sebagai senjata tempur, melainkan pusaka spiritual dan simbol kepemimpinan negara.
Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris
Keris Singo Sangu Tumpeng HB VII
| Berat | 2000 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 48 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Jenis: Keris Lurus Dhapur: Pasopati Pamor: Segoro Muncar Tangguh: HB VII Warangka: Branggah Yogyakarta Bahan : Kayu Trembalo
Rp 25.555.000 Rp 29.388.250Tangguh PB IV – Surakarta Keris Jalak Ngore ini termasuk tangguh PB IV (Paku Buwana IV Surakarta) yang dikenal memiliki karakteristik unik: Warna besi cenderung abu-abu kehijauan Rabaan halus, ciri pengerjaan yang matang Bentuk gagah dan tebal, dengan kandungan baja tinggi Pamor adem yang matang namun tidak mencolok Bentuk mbangkek (berpinggang) mengikuti gaya era PB… selengkapnya
Rp 35.500.000 Rp 40.825.000Jenis: Keris Lurus Dhapur: Tilam Sari Pamor: Sumur Bandung Tangguh: PB XIII Putran Brojoguno Warangka: Ladrang Surakarta Bahan : Kayu Trembalo Iras Pendok : Blewah Polos Bahan : Kuningan Tebal
*Harga Hubungi CSKeris Pasopati Keris Pasopati merupakan salah satu dhapur keris lurus yang memiliki posisi istimewa dalam tradisi perkerisan Jawa. Bentuknya sederhana namun berwibawa, ramping namun tegas, memancarkan aura kepemimpinan yang kuat. Sejak dahulu, Pasopati dikenal sebagai pusaka para senopati, panglima perang, dan pemimpin yang berpendirian lurus. Secara pakem, Keris Pasopati menggunakan ada-ada, dengan permukaan bilah nggigir… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDhapur Jalak Tilam Sari Keris Jalak Tilam Sari merupakan salah satu dhapur lurus yang sangat disukai di lingkungan keraton karena memadukan kecerdasan (jalak) dengan keteduhan dan keindahan batin (tilam sari). Makna simbolik: Jalak → kecerdasan, kewaspadaan, ketangkasan berpikir Tilam → alas istirahat, kenyamanan, perlindungan Sari → inti keindahan, nilai luhur Secara filosofis: melambangkan pribadi cerdas… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDhapur Pasopati Keris Pasopati merupakan salah satu dhapur keris lurus yang paling sakral dan berwibawa. Nama Pasopati diambil dari senjata pusaka Prabu Arjuna dalam epos Mahabharata, melambangkan: keteguhan tekad, keberanian yang terkendali, keputusan yang tepat dan adil, kemenangan yang diraih dengan kebijaksanaan. Dalam pakem Jawa, keris Pasopati sering dimaknai sebagai: pusaka pamutus perkara—penegas keputusan dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKeris Tilam Sari Keris Tilam Sari adalah salah satu dhapur yang sangat dihormati di dunia perkerisan Jawa. Namanya bermakna Tilam = alas tidur / alas kehidupan, Sari = inti atau esensi. Suatu simbol bahwa pemiliknya diharapkan mampu menemukan inti kehidupan, ketenangan batin, kejernihan pikir, serta kemampuan mengelola laku-laku spiritual maupun keduniawian dengan seimbang. Dhapur ini… selengkapnya
*Harga Hubungi CSJenis Pusaka : Keris Lurus Dhapur : Jalak Tilam Sari Pamor : Tejo Kinurung Tangguh : HB V Warangka : Ladrang Surakarta Gandar Iras Kayu : Cendana Wangi Pendok : Blewah Polosan Bahan : Tembaga Dhapur Keris Jalak Tilam Sari Jalak Tilam Sari adalah salah satu dhapur keris lurus yang memiliki bentuk elegan serta kaya… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFILOSOFI NAGA SILUMAN Nama Naga Siluman terdiri dari dua simbol besar: Naga → kekuatan, kewibawaan, perlindungan dan penguasaan diri.Siluman → sesuatu yang tidak selalu tampak, tersembunyi, atau berada di luar pandangan biasa. Karena itu, filosofi Naga Siluman tidak harus dimaknai sebagai “naga gaib”. Lebih dalam, ia dapat dibaca sebagai kekuatan yang tidak selalu perlu dipamerkan…. selengkapnya
Rp 15.555.000Jenis: Keris Luk 11 Dhapur: Carito Prasojo ( Kinatah Emas ) Pamor: Wengkon Tangguh: PB XI (Pakubuwana ke-11) Warangka: Ladrang Surakarta Bahan : Kayu Jati
*Harga Hubungi CS






Keris Parungsari Luk 13 Sedayu TUS
TEGEK LANGJIANJISU 19T 6H RUAS 82 CM
Keris Sempana Luk 9 Pamor Lintang Kemukus Tangguh Pajajaran
TEGEK LEMANDA XP 450 RELIX NUSANTARA
Keris Yuyu Rumpung Pamor Ron Genduru Tangguh Majapahit
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.