Keris Pamor Udan Mas Tuban
| Kode | 062 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Keris Sepuh |
Keris Pamor Udan Mas Tuban
PAMOR UDAN MAS
Pamor Udan Mas menempati posisi istimewa dalam dunia perkerisan. Ia bukan hanya langka, tetapi juga menuntut keahlian empu tingkat tinggi. Pola bulatan kecil menyerupai butiran emas, sering tersusun dalam komposisi 2–1–2—menjadi ciri khas yang mudah dikenali oleh mata berpengalaman.
Namun dalam falsafah Jawa, Udan Mas bukan simbol kekayaan instan.
Udan Mas adalah lambang berkah yang turun dari langit, rahmat Gusti yang hadir ketika manusia siap menerimanya.
Seperti hujan:
- ia turun merata,
- tidak memilih ladang,
tetapi hanya tanah yang subur dan dirawat yang mampu menumbuhkan hasil.
Karena itu, Udan Mas menjadi pameling agar pemilik pusaka:
- menjaga laku hidup,
- menguatkan doa,
- menata batin,
Tidak menggantungkan harapan pada angan-angan kosong.
Sebagaimana pitutur R.M. Sosrokartono:
“Sugih tanpa bondo, digdaya tanpa aji.”
Kekayaan sejati adalah keberkahan; kekuatan sejati adalah keteguhan jiwa.
Keris Tilam Upih
Keris Tilam Upih adalah salah satu dhapur keris Jawa yang sangat klasik dan sarat makna filosofis tinggi, dikenal dalam tradisi perkerisan sebagai simbol keteguhan batin, kesetiaan pada prinsip, serta keseimbangan energi raga dan jiwa. Ketika dipadukan dengan pamor Ayor Kencono serta sejarah kuat dari tanah Tuban, keris ini menjadi sebuah pusaka yang tidak hanya berwibawa dalam estetika, tetapi juga memiliki nilai spiritual dan histori yang mendalam.
Makna Tilam Upih
Dalam literatur perkerisan dan tradisi lisan Jawa:
- Tilam secara harfiah merujuk pada alas tidur, tempat beristirahat dan menenangkan diri.
- Upih berarti kulit ari atau lapisan luar yang menyelimuti sesuatu dengan lembut namun kuat.
Dipadukan, Tilam Upih menggambarkan:
- Ketenteraman batin dan kemampuan untuk tetap teguh di tengah badai kehidupan.
- Lapisan perlindungan halus yang menjaga keseimbangan energi pemiliknya.
- Keseimbangan antara kekuatan dan kelembutan, antara kepemimpinan dan empati.
Tangguh Tuban
Tuban adalah kota pelabuhan tua di pesisir utara Jawa yang sejak abad pertengahan sudah menjadi pusat perdagangan, kebudayaan, dan spiritualitas. Dalam tradisi perkerisan Jawa, wilayah pesisir seperti Tuban dikenal menghasilkan keris-keris dengan karakter:
- Jelimet namun bersih, mencerminkan interaksi budaya dan energi laut-daratan
- Energi yang terbuka, tidak terkungkung oleh ego tetapi kuat dalam wibawa
- Daya tahan psikospiritual yang tinggi, cocok bagi pemimpin dan perantau
Karena itu, sebuah keris Tangguh Tuban memiliki rasa yang khas: tegas namun tidak kasar, kuat namun tidak membebani batin.
Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris
Tags: Keris Pamor Udan Mas Asli, Keris Pamor Udan Mas Tuban, keris tilam upih, Makna Tilam Upih, Mengenal Tangguh Keris, Sejarah Keris, tangguh tuban
Keris Pamor Udan Mas Tuban
| Berat | 2000 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 77 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Brojol dengan pamor Brahma Watu merupakan perpaduan yang menarik karena mempertemukan filosofi dhapur Brojol dengan karakter pamor yang dikenal dalam tradisi keris Madura/Sumenep. Sementara itu, nama Empu Koso mempunyai tempat penting dalam cerita sejarah dan tradisi pewarisan ilmu keris di Madura, khususnya Pamekasan dan Sumenep. Namun ada satu hal penting: Brahma Watu dan Empu… selengkapnya
Rp 5.500.000 Rp 7.000.000Filosofi Keris Parungsari Nama Parungsari dapat direnungkan secara simbolis sebagai gambaran keteguhan, keindahan, dan inti kehidupan. Dalam penghayatan terhadap keris, nama dhapur tidak selalu memiliki satu tafsir filosofis yang baku, sehingga pemaknaannya sebaiknya ditempatkan sebagai interpretasi budaya. Parungsari dapat menjadi pengingat bahwa kehidupan memiliki banyak sisi: ada perjuangan, pencapaian, tanggung jawab, sekaligus kebutuhan untuk menjaga… selengkapnya
Rp 5.500.000Dhapur Singo Barong Keris Singo Barong adalah perwujudan makhluk mitologis penjaga kekuasaan. Dalam budaya Jawa, ia merupakan hasil akulturasi: singa (kekuatan dan keberanian), barong (penjaga alam dan dunia halus), serta pengaruh kosmologi Hindu–Buddha dan Jawa Islam. Ciri khas dhapur Singa Barong: gandhik diukir kepala singa/barong, mulut terbuka sebagai simbol kewaspadaan, ekspresi garang namun berwibawa, detail… selengkapnya
Rp 65.555.000 Rp 85.500.000Filosofi Naga Sapta Naga dalam simbolisme Nusantara dan Jawa sering hadir sebagai perlambang kekuatan, penjagaan, kewibawaan, kesuburan, serta daya hidup. Sementara Sapta berarti tujuh. Angka tujuh dalam kebudayaan Jawa mempunyai banyak lapisan simbolik dan dapat direnungkan sebagai perjalanan menuju keselarasan dan kematangan diri. Dengan demikian, Naga Sapta dapat dimaknai sebagai: kekuatan yang harus disertai kesadaran,… selengkapnya
Rp 150.000.000Filosofi Dhapur Sengkelat Sengkelat merupakan salah satu dhapur keris luk 13. Dalam pemaknaan simbolik, Sengkelat dapat direnungkan sebagai perlambang keteguhan menghadapi keadaan dan keberanian menjalani perjalanan yang tidak selalu mudah. Kehidupan manusia tidak selamanya berada dalam keadaan lurus dan tenang. Ada perubahan, ujian, kehilangan, keberhasilan, serta keadaan yang memaksa seseorang mengambil keputusan. Karena itu, Sengkelat… selengkapnya
Rp 7.555.000Filosofi Dhapur Santan Nama Santan dapat direnungkan melalui makna santan sebagai sesuatu yang berasal dari inti atau sari. Dalam kehidupan, seseorang tidak cukup hanya melihat sesuatu dari luarnya; diperlukan kemampuan untuk mengambil sari atau inti dari setiap pengalaman. Filosofinya adalah tentang kematangan dalam menyaring kehidupan. Manusia mengalami berbagai peristiwa: keberhasilan, kegagalan, pujian, hinaan, keuntungan, maupun… selengkapnya
Rp 8.555.000FILOSOFI KERIS JALAK SANGU TUMPENG Jalak Sangu Tumpeng adalah nama dhapur, yaitu bentuk/ricikan bilah keris. Jadi Jalak Sangu Tumpeng berbeda pengertiannya dengan tangguh HB/Yogyakarta atau pamor. Dalam ilmu keris, bentuk bilah, pamor, dan tangguh merupakan aspek yang dibaca secara terpisah. Nama Jalak Sangu Tumpeng dapat diurai: Jalak → burung yang aktif mencari makananSangu → bekalTumpeng… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFilosofi Keris Tilam Upih Keris Tilam Upih termasuk salah satu dhapur keris lurus yang sangat dikenal dalam tradisi perkerisan Jawa. Nama Tilam Upih memiliki makna simbolis yang dekat dengan ketenteraman, kecukupan, kesejahteraan, dan kehidupan rumah tangga yang harmonis. Dalam pemaknaan tradisional, tilam berkaitan dengan tempat beristirahat atau alas tidur, sedangkan upih merujuk pada pelepah pinang/areca… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKeris Tilam Sari Keris Tilam Sari termasuk salah satu dhapur keris lurus yang halus, berwibawa, dan sarat makna simbolik. Kata tilam berarti alas tidur, tempat beristirahat, sedangkan sari berarti inti, esensi, atau yang paling utama. Secara filosofis, Tilam Sari dimaknai sebagai tempat bersemayamnya inti kehidupan, pusat ketenangan lahir dan batin. Dalam tradisi Jawa, dhapur ini… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKeris Parungsari dengan kinatah emas Gajah Singa memadukan tiga unsur simbolik yang kuat: Parungsari sebagai gambaran perjalanan hidup, Gajah sebagai lambang kekuatan dan keteguhan, serta Singa sebagai perlambang keberanian dan kewibawaan. Jika ditempatkan dalam konteks Pajang–Mataram, pusaka ini dapat dibaca sebagai simbol perubahan zaman dari Kesultanan Pajang menuju tumbuhnya Mataram. Catatan: pemaknaan dhapur, kinatah, dan… selengkapnya
Rp 35.555.000







Keris Panji Anom Kinatah Emas
Keris Tilam Upih Pamor Tambal Wengkon
Keris Nogo Sosro Luk 13 Kinatah Emas Estimasi Mataram Amangkurat 1600 Masehi
Keris Jalak Ngore Pamor Blarak Sineret
Hiasan Dinding Relief Seni Alam
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.