Keris Sengkelat Luk 13 Majapahit
| Kode | 074 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Keris Sepuh |
Keris Sengkelat Luk 13 Majapahit
Dhapur Sengkelat – Simbol Kekuatan & Ketegasan
Keris Sengkelat termasuk salah satu dhapur keris paling tua, sakral, dan berwibawa dalam tradisi Jawa. Sengkelat identik dengan:
- ketegasan sikap,
- kekuatan lahir dan batin,
- keberanian mengambil keputusan.
Secara historis, keris Sengkelat banyak dikaitkan dengan:
- tokoh militer,
- senopati,
- pemimpin lapangan,
- pejabat kerajaan.
Dalam pakem, Sengkelat sering disebut sebagai dhapur pangadeg-padeg—penegak dan penentu arah.
Luk 13 – Puncak Kedewasaan & Kepemimpinan
Luk 13 adalah jumlah luk yang melambangkan:
- kedewasaan spiritual,
- kebijaksanaan,
- pengendalian diri,
- keseimbangan antara keberanian dan kehalusan.
Keris Sengkelat Luk 13 dipercaya sebagai pusaka yang:
kuat namun tidak kasar, tegas tetapi tetap teduh.
Pamor Wos Wutah Ceprit
Pamor Wos Wutah Ceprit merupakan variasi pamor Wos Wutah dengan ciri:
- butiran pamor kecil-kecil (ceprit),
- tersebar merata dan alami,
- tampak halus namun hidup.
Makna filosofis pamor ini:
- rezeki yang terus mengalir,
- kecukupan dan keberlanjutan,
- kemudahan dalam usaha,
- hidup yang tertata dan stabil.
Pamor ini tergolong pamor luwes, cocok untuk berbagai latar pemilik.
Tangguh Majapahit
Keris bertangguh Majapahit (abad XIII–XV) dikenal memiliki ciri:
- bilah ramping dan tegas,
- garap sederhana namun berkelas,
- ricikan jelas dan fungsional.
Pada masa Majapahit, keris tidak hanya berfungsi sebagai senjata, tetapi juga:
- simbol legitimasi kekuasaan,
- pusaka negara,
- lambang identitas bangsawan dan prajurit elite.
Keris Majapahit dikenal tangguh, praktis, dan berjiwa ksatria.
Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris
Tags: Keris Sengkelat, Keris Sengkelat Luk 13 Majapahit, Luk 13, Pamor Wos Wutah Ceprit, tangguh majapahit
Keris Sengkelat Luk 13 Majapahit
| Berat | 2500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 72 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Jenis Pusaka: Keris Lurus Dhapur: Tilam Sari Pamor: Toya Mambeg Tangguh: Mojopahit Warangka: Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kendit Deder: Kayu Timoho Kendit Mendak: Kendhit, Perak Hias Batu Yakut Pendok: Bunton Cukit Tembaga Dhapur Keris Tilam Sari Keris Tilam Sari merupakan salah satu dhapur keris lurus yang sangat populer dan banyak dijumpai. Secara bentuk, Tilam Sari… selengkapnya
Rp 18.888.000 Rp 21.721.200Keris Jalak Tilam Sari Pamor Wos Wutah memiliki perpaduan filosofi yang kuat tentang ketenteraman rumah tangga, kecukupan rezeki, kesederhanaan, dan kemampuan menerima hasil kehidupan dengan penuh rasa syukur. Jika dikaitkan dengan Cirebon pada masa Sultan Agung, perlu diberi sedikit kehati-hatian secara sejarah: Sultan Agung adalah penguasa Mataram (1613–1645), bukan penguasa Cirebon. Hubungan Cirebon–Mataram pada masa… selengkapnya
Rp 12.500.000FILOSOFI KERIS JALAK SANGU TUMPENG Jalak Sangu Tumpeng adalah nama dhapur, yaitu bentuk/ricikan bilah keris. Jadi Jalak Sangu Tumpeng berbeda pengertiannya dengan tangguh HB/Yogyakarta atau pamor. Dalam ilmu keris, bentuk bilah, pamor, dan tangguh merupakan aspek yang dibaca secara terpisah. Nama Jalak Sangu Tumpeng dapat diurai: Jalak → burung yang aktif mencari makananSangu → bekalTumpeng… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKeris Jalak Tilam Sari Pamor Pendaringan Kebak merupakan perpaduan yang menarik antara filosofi Jalak Tilam Sari yang berkaitan dengan kehidupan keluarga, ketenteraman dan kecukupan, dengan Pamor Pendaringan Kebak yang secara simbolik menggambarkan tempat penyimpanan atau lumbung yang penuh. Dalam pembacaan keris, perlu dibedakan antara dhapur, pamor, dan tangguh: dhapur menjelaskan bentuk bilah, pamor menjelaskan pola… selengkapnya
Rp 15.555.000 Rp 17.555.000FILOSOFI KERIS TILAM UPIH Tilam Upih merupakan salah satu dhapur keris lurus yang relatif sederhana. Ciri pokoknya adalah gandhik polos, pejetan, dan tikel alis. Dalam literatur kebudayaan keris, bentuk dhapur ditentukan terutama oleh kombinasi bilah dan ricikan, sedangkan tangguh digunakan untuk membaca gaya/periode pengerjaan. Nama Tilam Upih mempunyai makna simbolis yang sangat kuat. Tilam =… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDhapur Sabuk Inten Keris Sabuk Inten adalah salah satu bentuk pusaka yang lahir pada masa Prabu Brawijaya Akhir, sekitar tahun Jawa 1381. Menurut cerita tutur, dhapur ini dibuat oleh Empu Domas, yaitu kelompok empu berjumlah ±800. Kata “domas” sendiri menurut Jonathan Rigg (1862) berasal dari dwa (dua) dan mas (400), sekaligus berarti emas atau mulia…. selengkapnya
Rp 15.555.000 Rp 17.888.250Jenis: Keris Lurus Dhapur: Jalak Ngore Pamor: Ron Genduru Winengku Tangguh: Mataram Amangkurat Warangka: Gayaman Surakarta, Bahan Kayu Trembalo Iras Filosofi Dhapur Jalak Ngore Dhapur Jalak Ngore dikenal sederhana namun sarat makna. Ricikannya meliputi: Gandik lugas Tikel alis Pejetan Greneng bersusun Burung jalak sejak lama menjadi simbol kejujuran, kejernihan hati, dan keberanian menyuarakan kebenaran. Pesan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFilosofi Dhapur Brojol Brojol secara bahasa dan simbolik sangat dekat dengan makna keluar, lolos, lepas dari suatu keadaan yang menghambat. Dalam falsafah Jawa, makna tersebut dapat direnungkan sebagai perjalanan manusia ketika menghadapi masalah. Ada kalanya seseorang merasa kehidupannya seperti berada di dalam ruang yang sempit. Masalah datang bertubi-tubi, jalan terasa tertutup, dan keputusan sulit diambil…. selengkapnya
Rp 4.555.000Dhapur Putut Keris Putut dikenal sebagai dhapur lurus sederhana, tanpa ricikan berlebihan, namun justru menyimpan kedalaman makna. Dalam tradisi perkerisan Jawa, Putut melambangkan: kematangan jiwa, kebijaksanaan yang tidak dipamerkan, kekuatan batin yang stabil. Dhapur ini sering diasosiasikan dengan: tokoh tua atau matang secara batin, pemimpin yang tidak banyak bicara namun dihormati, pribadi yang teguh prinsip… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKeris Parungsari Luk 13 Pamor Udan Mas Tiban memiliki perpaduan simbolik yang kuat: Parungsari menggambarkan keindahan, keteguhan dan perjalanan hidup; luk 13 membawa makna kedewasaan menghadapi banyak liku kehidupan; sedangkan Udan Mas Tiban secara tradisional dikaitkan dengan datangnya rezeki dan keberkahan yang tidak disangka-sangka. Sementara Mataram Senopaten merupakan fase awal Kerajaan Mataram Islam di bawah… selengkapnya
Rp 6.500.000 Rp 8.000.000







Keris Pamor Ron Pakis Tuban Majapahit
Keris Tilam Upih Tangguh Tuban
Patung Buddha Kayu Jati
Keris Jalak Tilam Sari Tangguh Cirebon
Stand Jagrak Keris Isi 3 Ukiran Naga Kayu Jati
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.