Keris Megantoro Luk 7 Majapahit
Rp 35.555.000 Rp 38.888.000| Kode | 025 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Keris Sepuh |
Keris Megantoro Luk 7 Majapahit
- Jenis Pusaka : Luk 7
- Dhapur : Megantoro
- Pamor : Wos Wutah Ceprit
- Tangguh : Majapahit
- Deder : Yudhowinatan
- Bahan : Trembalo
- Mendak : Kendit Seling Merah
- Bahan : Tembaga Permata Sintetis
- Warangka : Ladrang Surakarta
- Bahan : Kayu Cendana Wangi
- Pendok : Blewah Cukit Pangeranan
- Bahan : Tembaga
DHAPUR KERIS MEGANTORO
Keris Megantoro atau sering disebut Megantara adalah salah satu dhapur adiluhung Nusantara, yang tercatat dalam tradisi sejak Tahun Saka 941 (± 1019 Masehi). Disebutkan bahwa Raja Citrasoma dari Pengging bersama Empu Gandawisesa adalah pihak pertama yang mencipta dan mengenalkan dhapur ini. Lahir pada masa peralihan Hindu–Buddha ke sinkretisme Jawa yang makin matang, sehingga jejak spiritualnya sangat kental.
Nama Megantoro berasal dari dua kata:
- Mega = awan, angkasa raya, keluhuran yang tinggi.
- Antara = ruang luas, batas yang tak terbatas, penyibak jalan menuju kahyangan.
Maka, Megantoro secara filosofi bermakna melapangkan diri. Ia melambangkan manusia yang berjiwa besar, tidak mudah sempit hati dan mempunyai keluhuran seperti angkasa raya yang tak bertepi.
FILOSOFI DHAPUR MEGANTORO
Dalam pakem Jawa, keris bukan sekadar logam, tetapi piwulang yang dibentuk menjadi bilah.
Megantoro mengajarkan:
✔ Kelapangan Hati
Sebagaimana langit tidak pernah menolak awan, angin, hujan, maupun mentari. manusia pemilik dhapur ini diharapkan memiliki jiwa yang selapang-lapangnya.
✔ Ketinggian Budi
Arah bilah Megantoro yang ramping namun tegas melambangkan arah (orientasi hidup) yang lurus, jernih dan tidak bertentangan dengan nurani.
✔ Kepemimpinan Alami
Empu Gandawisesa merancang dhapur ini untuk tokoh-tokoh Pengging, wilayah yang menjadi tanah kelahiran sosok Jaka Tingkir. Karena itu Megantoro dianggap membawa energi kewibawaan, keselamatan dan daya pengaruh yang kuat.
LUK 7 – PITULUNGAN
Luk 7 di Jawa disebut Pitu, yang secara simbolik berarti Pitulungan (Pertolongan).
Maknanya:
✔ Banyak Penolong dan Menolong
Pemilik Megantoro dipercaya lebih mudah mendapatkan dukungan orang-orang baik, sekaligus dihindarkan dari mereka yang berniat buruk.
✔ Rejeki, Kelancaran, Jalan Terbuka
Luk 7 adalah simbol harmoni hubungan antara manusia–alam–Tuhan.
Ia merupakan luk perlindungan dan keseimbangan. banyak digunakan raja muda, senapati dan bangsawan Jawa dahulu.
PAMOR WOS WUTAH CEPRIT
Filosofi Rezeki, Syukur dan Kelimpahan
Rezeki iku ora iso ditiru
Walaupun dua manusia bekerja dengan cara yang sama, hasilnya tidak akan sama.
Dalam falsafah Jawa, rezeki bukan hanya materi, tetapi juga ketenangan hati, itulah hakikat kebahagiaan sejati.
Wos Wutah = beras tumpah karena penuh.
Maknanya:
✔ Tanda Rezeki Berlimpah & Tidak Terputus
Seperti lumbung yang kepenuhan hingga melimpah, pamor ini sering dipilih pedagang besar, bangsawan dan petani.
✔ Pahala dari Kerja Keras
Butiran beras yang menjadi pamor mengingatkan proses panjang: ditanam, dirawat, dipanen dan ditumbuk.
✔ Bukti Totalitas Hidup
Pamor Wos Wutah mengajarkan bahwa siapa pun yang menempuh jalan lurus, bekerja sungguh-sungguh dan tidak menyerah, niscaya akan sampai pada hasil memuaskan.
TANGGUH MAJAPAHIT – PUNCAK KEJAYAAN TEKNOLOGI & SPIRITUAL
Majapahit adalah imperium terbesar Nusantara dengan wilayah Jawa, Sumatra, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, semenanjung Malaya dan sebagian wilayah Asia.
Keris Majapahit terkenal karena:
✔ Eksoteri (Bahan & Garap) Tingkat Tinggi
- Ganja model Sebit Lontar, proporsional dan manis.
- Besi padat, halus, berwarna hitam semu kebiruan, ciri tempa lipat Majapahit.
- Luk rapat-renggang halus khas empu istana.
✔ Isoteri (Tuah & Energi) Di Atas Rata-Rata
Penggemar esoteri menganggap keris Majapahit memiliki aura berkharisma tegas dan wingit.
✔ Tradisi Empu Pilih Tanding
Dalam Serat Paniti Kadga tercatat nama-nama empu agung:
Empu Singkir, Empu Wanabaya, Empu Jigja, Empu Dhomas, Empu Sedah, Empu Kalunglungan, Empu Supa Madrangi dan Empu Supagati. Beliau adalah pilar teknologi tempa tertinggi dalam sejarah Jawa.
✔ Sumber Air Pegunungan untuk Menyepuh
Inilah keunggulan Majapahit:
Air sepuhan khusus dipilih dari mata air paling bersih di lereng gunung, sehingga menghasilkan warna bilah hitam kebiruan yang sangat indah.
Tags: ciri keris tangguh majapahit, dhapur keris megantoro, jual keris luk 7, jual keris megantoro, Jual Keris Sepuh, keris megantara, keris megantoro asli, keris megantoro luk 3, keris megantoro luk 5, keris megantoro luk 7, Keris Megantoro Luk 7 Majapahit, keris rara siduwa, keris tebu sauyun, makna dapur keris, Sejarah Keris, tuah keris megantoro luk 5
Keris Megantoro Luk 7 Majapahit
| Berat | 2500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 81 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Jenis: Keris Luk 7 Dhapur: Balebang Pamor: Kulit Semangka Tangguh: Bali Sepuh Warangka: Bali Beblatungan, Bahan Kayu Timoho
Rp 9.000.000 Rp 12.000.000Dhapur Carita Keprabon Keris Carita Keprabon adalah dhapur yang secara filosofi menggambarkan perjalanan kekuasaan, tata pemerintahan, dan amanah kepemimpinan. Kata carita berarti kisah atau perjalanan, sedangkan keprabon berarti istana, pemerintahan, atau kekuasaan sah. Makna mendalam dhapur ini: setiap pemimpin memiliki carita atau perjalanan hidup, kekuasaan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah, keprabon harus dijaga dengan kebijaksanaan,… selengkapnya
Rp 28.888.000 Rp 33.333.000Jenis: Keris Lurus Dhapur: Jalak Tilam Sari Pamor: Kulit Semangka Tangguh: Mataram Amangkurat Warangka: Gayaman Surakarta Bahan : Kayu Timoho Pendok : Bunton Lamen Motif : Alas-Alasan Bahan : Tembaga Dhapur Jalak Tilam Sari Jalak Tilam Sari adalah salah satu dhapur keris lurus yang dikenal anggun dan sarat makna. Dhapur ini memiliki beberapa ricikan khas… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPAMOR UDAN MAS Pamor Udan Mas menempati posisi istimewa dalam dunia perkerisan. Ia bukan hanya langka, tetapi juga menuntut keahlian empu tingkat tinggi. Pola bulatan kecil menyerupai butiran emas, sering tersusun dalam komposisi 2–1–2—menjadi ciri khas yang mudah dikenali oleh mata berpengalaman. Namun dalam falsafah Jawa, Udan Mas bukan simbol kekayaan instan. Udan Mas adalah lambang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKeris Sepang Pamor Wos Wutah melambangkan manusia yang mampu menjaga keseimbangan antara ketegasan dan kebijaksanaan. Sepang mengajarkan pentingnya mengetahui batas, menentukan pilihan, dan berdiri teguh pada prinsip. Wos Wutah melambangkan kecukupan serta keberlimpahan rezeki yang harus disyukuri dan dikelola dengan baik. Dalam bingkai sejarah Kesultanan Cirebon, filosofi tersebut dapat dimaknai sebagai ajaran untuk membangun kehidupan… selengkapnya
Rp 17.777.000Jenis : Keris Luk 13 Dhapur : Sengkelat Pamor : Pedaringan Kebak Tangguh : Mataram Sultan Agung Warangka : Ladrang Surakarta Bahan : Kayu Trembalo
*Harga Hubungi CSDhapur Sabuk Inten Keris Sabuk Inten adalah salah satu bentuk pusaka yang lahir pada masa Prabu Brawijaya Akhir, sekitar tahun Jawa 1381. Menurut cerita tutur, dhapur ini dibuat oleh Empu Domas, yaitu kelompok empu berjumlah ±800. Kata “domas” sendiri menurut Jonathan Rigg (1862) berasal dari dwa (dua) dan mas (400), sekaligus berarti emas atau mulia…. selengkapnya
Rp 15.555.000 Rp 17.888.250Jenis Pusaka : Keris Luk 5 Dhapur: Pandawa Pamor : Pedaringan Kebak / Akhyodiat Meteor Tangguh : Mataram Sultan Agung Warangka : Ladrang Surakarta Iras Bahan : Kayu Timoho Pendok: Blewahan Pangeranan Bahan : Mamas Keris Pandawa Luk 5 ( Lambang Darah Ningrat, Kepribadian Ksatria dan Wibawa Pemimpin ) Dalam dunia perkerisan, Keris Pandawa atau… selengkapnya
Rp 24.444.000 Rp 28.110.600Keris Parungsari Luk 13 dengan kinatah emas Panji Wilis dan pamor Beras Wutah merupakan pusaka berkelas tinggi yang memadukan keindahan visual, nilai sejarah, serta filosofi kemakmuran dan kewibawaan. Berlandaskan tangguh Mataram era Sultan Agung, keris ini mencerminkan karakter kepemimpinan yang matang, halus, namun berpengaruh kuat. Sejarah & Latar Tangguh Pada masa Kesultanan Mataram, khususnya era… selengkapnya
Rp 25.555.000 Rp 28.888.000Jenis Pusaka : Keris Luk 11 Dhapur : Singo Barong Pamor : Pedaringan Kebak Tangguh : Mataram Sultan Agung Warangka : Branggah Yogyakarta Bahan : Kayu Trembalo Pendok : Slorok Templek Bahan : Tembaga
*Harga Hubungi CS








Keris Bima Rangsang Luk 17 Madiun
TEGEK BALMOND 360 450 540 CARBON
Keris Tilam Upih Pamor Simbang Kurung
Pendok Bunton Templek Jogja
JORAN TEGEK SHIMANO BORDERLESS GLA PLUS
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.