Keris Tilam Sari PB Sepuh
Rp 15.555.000 Rp 18.500.000| Kode | 059 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Keris Nom-Noman |
Keris Tilam Sari PB Sepuh
KERIS TILAM SARI
Keris Tilam Sari – Dalam pitutur lisan yang hidup di tengah masyarakat, disebutkan bahwa Kanjeng Sunan Kalijaga pernah memberi wejangan bahwa pusaka pertama yang sebaiknya dimiliki seseorang adalah keris dhapur Tilam Upih, dan pasangannya adalah Tilam Sari.
Sunan Kalijaga memaknai Tilam Upih dan Tilam Sari sebagai pusaka yang setia mendampingi pemiliknya dalam suka maupun duka, dalam prihatin maupun jaya, menjadi pengingat agar manusia tidak lupa daratan ketika berada di puncak, dan tidak kehilangan arah ketika berada di dasar kehidupan.
FILOSOFI DHAPUR TILAM SARI
Dalam terminologi Jawa, tilam berarti alas tidur sederhana (tikar dari anyaman daun). Tilam melambangkan laku prihatin, tirakat, dan kesederhanaan, fase hidup ketika seseorang ditempa oleh kesulitan dan pengendalian diri.
Sementara sari berarti inti, kembang, atau esensi terbaik. Sebuah simbol kemuliaan hidup, keharuman nama, serta bakti kepada orang tua dan leluhur.
Dhapur Tilam Sari dengan demikian mengajarkan falsafah agung:
Kemuliaan tidak lahir dari kemewahan, melainkan dari kesabaran, laku prihatin, dan doa yang tulus.
Tidak mengherankan bila pada masa lalu, orang tua Jawa sering memberikan keris Tilam Upih atau Tilam Sari kepada anaknya yang menikah. Pusaka ini menjadi wejangan bisu, pengingat bahwa tujuan hidup hanya bisa dicapai dengan usaha lahir, kesabaran batin, dan kedekatan kepada Tuhan.
HAKEKAT LAKU & DOA
Dalam ajaran leluhur, keberhasilan bukan semata karena bentuk tirakatnya, melainkan karena kesanggupan menjaga laku hidup:
- Memelihara sikap positif
- Menjauhi perbuatan tercela
- Menata niat dan tujuan hidup
Doa menjadi kendaraan yang mempercepat, sementara laku menjaga arah. Keris Tilam Sari hadir sebagai sarana pengingat, bukan alat pemaksa nasib.
PAMOR TEJO KINURUNG
Pamor Tejo Kinurung dikenal sebagai pamor dengan keindahan struktural dan makna kepemimpinan yang dalam. Polanya membentuk bingkai cahaya dari pangkal hingga ujung bilah:
- Garis horizontal di gonjo
- Menyatu ke sor-soran
- Memanjang lurus hingga pucuk bilah
Secara pakem, pamor ini merupakan perpaduan pamor Wengkon (bingkai pelindung) dan Sodo Lanang (garis lurus di tengah bilah).
Nama Tejo Kinurung bermakna:
- Tejo: cahaya, pencerahan, nurani
- Kinurung: dijaga, dilindungi, dipelihara
Maknanya adalah cahaya batin yang tidak dibiarkan padam oleh godaan dunia, namun juga tidak dipamerkan secara berlebihan.
Garis tengah pamor melambangkan keteguhan sikap dan pertumbuhan, seperti padi yang semakin berisi semakin merunduk. Bingkai di tepi bilah menjadi simbol batas moral, penjaga agar kekuasaan dan wewenang tidak melenceng dari dharma.
PAMOR KEPERCAYAAN PEMANGKU AMANAH
Dalam catatan tradisi, pamor sejenis Tejo Kinurung pernah dipilih oleh Sunan Pakubuwono IV saat memesan pusaka luk 13 dhapur Parungsari kepada Mpu Brajaguna. Hal ini menunjukkan bahwa pamor ini sejak lama dipandang tepat bagi pemangku amanah negara dan kepemimpinan.
Secara tradisional, pamor ini diyakini cocok untuk:
- Pemimpin dan pejabat publik
- Aparat pemerintahan
- Militer dan kepolisian
- Tokoh masyarakat
- Siapa pun yang mengemban tanggung jawab besar
Bukan sebagai jimat kekuasaan, melainkan sebagai gondelan batin agar tetap jujur, adil, dan sadar akan amanah.
TANGGUH PAKU BUWANA (PB) SEPUH – SURAKARTA
Keris ini bertangguh PB Sepuh, sebuah periode penting dalam sejarah perkerisan Surakarta (era PB IV – PB IX), dikenal sebagai masa penyempurnaan ulang pakem klasik. Empu-empu Surakarta pada masa ini memutrani gaya lama dengan ketelitian tinggi dan kualitas bahan terbaik.
Ciri Khas Tangguh PB Sepuh:
- Warna besi abu-abu kehijauan
- Rabaan halus, tanda pengerjaan matang
- Bilah tebal dan gagah, kandungan baja tinggi
- Pamor adem, hidup, tidak mencolok
- Pawakan mbangkek (berpinggang khas Surakarta)
- Ukuran lebih panjang dari standar (± 37 cm)
- Ujung bilah mbuntut tuma
- Bagian tengah melebar seperti daun pohung
- Gonjo melengkung dengan tungkakan khas Solo
Keris-keris era ini sangat dihargai kolektor karena konsistensi mutu, kekuatan besi, dan karakter wibawa yang matang.
Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris
Tags: Ciri Khas Tangguh PB Sepuh, Dhapur Tilam Sari, keris tilam sari, Keris Tilam Sari PB Sepuh, Pamor Tejo Kinurung, PB Sepuh, Tilam Sari, Tilam Upih
Keris Tilam Sari PB Sepuh
| Berat | 2000 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 69 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Jenis: Keris Lurus Dhapur: Pasopati Pamor: Segoro Muncar Tangguh: HB VII Warangka: Branggah Yogyakarta Bahan : Kayu Trembalo
Rp 25.555.000 Rp 29.388.250Jenis: Keris Luk 11 Dhapur: Carito Prasojo ( Kinatah Emas ) Pamor: Wengkon Tangguh: PB XI (Pakubuwana ke-11) Warangka: Ladrang Surakarta Bahan : Kayu Jati
*Harga Hubungi CSDhapur Singa Sangu Tumpeng Keris Singo Sangu Tumpeng termasuk kategori dhapur keris yang menampilkan figur makhluk hidup pada gandiknya. Dapur ganan selalu menempati kelas tersendiri dalam dunia perkerisan karena tingkat kesulitan garapnya tinggi, membutuhkan empu yang tidak hanya piawai secara teknis, tetapi juga matang secara batin. Ciri khas utama dhapur ini adalah: ornamen singa lar… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKeris Tilam Sari Keris Tilam Sari ini merupakan pusaka berkelas priyayi keraton, memadukan dapur simbol kenyamanan hidup, pamor pertumbuhan rezeki, serta garap kinatah emas yang menandakan status dan kemuliaan. Seluruh unsur tersebut berpadu harmonis dalam gaya Surakarta era Pakubuwana XI, masa ketika estetika, etika, dan simbol kekuasaan bertemu dalam keseimbangan. Dhapur Tilam Sari Secara filosofis,… selengkapnya
Rp 26.666.000 Rp 29.999.000Jenis: Keris Lurus Dhapur: Tilam Sari Pamor: Sumur Bandung Tangguh: PB XIII Putran Brojoguno Warangka: Ladrang Surakarta Bahan : Kayu Trembalo Iras Pendok : Blewah Polos Bahan : Kuningan Tebal
*Harga Hubungi CSDhapur Keris Jalak Ngore KERIS JALAK NGORE, adalah salah satu bentuk dhapur keris lurus. Keris ini memakai gandik polos, pejetan, tikel alis, sraweyan dan greneng. Menurut mitos/dongeng keris Jalak Ngore pertama kali dibabar oleh Empu Anjani pada masa pemerintahan Prabu Pamekas dari Pajajaran pada tahun Jawa 1248. Filosofi Jalak Ngore atau jalak yang sedang mengurai… selengkapnya
Rp 12.555.000 Rp 14.438.250Dhapur Pasopati Keris Pasopati merupakan salah satu dhapur keris lurus yang paling sakral dan berwibawa. Nama Pasopati diambil dari senjata pusaka Prabu Arjuna dalam epos Mahabharata, melambangkan: keteguhan tekad, keberanian yang terkendali, keputusan yang tepat dan adil, kemenangan yang diraih dengan kebijaksanaan. Dalam pakem Jawa, keris Pasopati sering dimaknai sebagai: pusaka pamutus perkara—penegas keputusan dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKeris Pasopati Keris Pasopati merupakan salah satu dhapur keris lurus yang memiliki posisi istimewa dalam tradisi perkerisan Jawa. Bentuknya sederhana namun berwibawa, ramping namun tegas, memancarkan aura kepemimpinan yang kuat. Sejak dahulu, Pasopati dikenal sebagai pusaka para senopati, panglima perang, dan pemimpin yang berpendirian lurus. Secara pakem, Keris Pasopati menggunakan ada-ada, dengan permukaan bilah nggigir… selengkapnya
*Harga Hubungi CSJenis Pusaka: Keris Lurus Dhapur: Jalak Sangu Tumpeng Pamor: Wahyu Tumurun Tangguh: HB V Panjang Bilah: 36 cm Warangka: Gayaman Jogjakarta Kayu Liwung Deder: Kayu tayuman kuno Mendak: Widhengan, kuningan sepuh emas Pendok: Slorok Templek Kemalo DHAPUR JALAK SANGU TUMPENG – SIMBOL REZEKI, BEKAL HIDUP & LURUSNYA TUJUAN Keris Jalak Sangu Tumpeng merupakan salah satu… selengkapnya
*Harga Hubungi CSTangguh PB IV – Surakarta Keris Jalak Ngore ini termasuk tangguh PB IV (Paku Buwana IV Surakarta) yang dikenal memiliki karakteristik unik: Warna besi cenderung abu-abu kehijauan Rabaan halus, ciri pengerjaan yang matang Bentuk gagah dan tebal, dengan kandungan baja tinggi Pamor adem yang matang namun tidak mencolok Bentuk mbangkek (berpinggang) mengikuti gaya era PB… selengkapnya
Rp 35.500.000 Rp 40.825.000







TEGEK ZZTPY BLUE RUAS PANJANG ACTION MEDIUM HARD
JORAN TEGEK SHIMANO BORDERLESS GLA PLUS
Keris Sengkelat Luk 13 Sultan Agung
Keris Parungsari Kinatah Emas Pajang Mataram
Jagrak Stand Keris Ukiran Naga Isi 5 Kayu Jati
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.