Keris Jalak Ngore HB VII
Rp 12.555.000 Rp 14.438.250| Kode | 044 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Keris Nom-Noman |
Keris Jalak Ngore HB VII
Dhapur Keris Jalak Ngore
KERIS JALAK NGORE, adalah salah satu bentuk dhapur keris lurus. Keris ini memakai gandik polos, pejetan, tikel alis, sraweyan dan greneng. Menurut mitos/dongeng keris Jalak Ngore pertama kali dibabar oleh Empu Anjani pada masa pemerintahan Prabu Pamekas dari Pajajaran pada tahun Jawa 1248.
Filosofi Jalak Ngore atau jalak yang sedang mengurai (menggelar) bulu-bulunya. Mempunyai makna aktif bergerak melepaskan dari kesulitan atau mengurai keruwetan dari setiap permasalahan secara teliti dan bertahap. Untuk mencapai cita cita dan tujuan, diperlukan kesungguhan, ketekunan, kewaspadaan dan kesabaran. Tidak ada orang sejahtera / kaya mendadak, semua harus dirintas dari bawah. Alon alon waton kelakon, Gliyak gliyuk waton tumindak, yang berarti : meskipun pelan-pelan tapi mendapatkan hasil, tertatih-tatih tapi tetap dilakukan.
- Jenis Pusaka : Keris Lurus
- Dhapur : Jalak Ngore
- Pamor : Pedaringan Kebak
- Tangguh : HB VII
- Deder : Yudhowinatan
- Bahan Deder : Kemuning
- Mendak : Robyong
- Bahan Mendak : Kuningan
- Warangka : Gayaman Surakarta
- Bahan Warangka : Gembol Jati
- Pendok : Blewah Pangeranan
- Bahan Pendok : Kuningan
Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris
Tags: ciri besi meteor, harga keris batu meteor, jual keris jalak ngore, Jual Keris PB IV, jual keris tangguh pb, Keris Jalak Ngore HB VII, keris kanjeng kyai pamor, keris pamor segoro muncar, keris tangguh pb, pamor keris, pamor keris paling langka, pamor keris terbaik, pamor keris untuk kerejekian, Tangguh Keris Surakarta
Keris Jalak Ngore HB VII
| Berat | 2000 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 74 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
KERIS TILAM SARI Keris Tilam Sari – Dalam pitutur lisan yang hidup di tengah masyarakat, disebutkan bahwa Kanjeng Sunan Kalijaga pernah memberi wejangan bahwa pusaka pertama yang sebaiknya dimiliki seseorang adalah keris dhapur Tilam Upih, dan pasangannya adalah Tilam Sari. Sunan Kalijaga memaknai Tilam Upih dan Tilam Sari sebagai pusaka yang setia mendampingi pemiliknya dalam… selengkapnya
Rp 15.555.000 Rp 18.500.000Tangguh PB IV – Surakarta Keris Jalak Ngore ini termasuk tangguh PB IV (Paku Buwana IV Surakarta) yang dikenal memiliki karakteristik unik: Warna besi cenderung abu-abu kehijauan Rabaan halus, ciri pengerjaan yang matang Bentuk gagah dan tebal, dengan kandungan baja tinggi Pamor adem yang matang namun tidak mencolok Bentuk mbangkek (berpinggang) mengikuti gaya era PB… selengkapnya
Rp 35.500.000 Rp 40.825.000Filosofi Dhapur Jalak Nguwuh Nama Jalak Nguwuh dapat direnungkan melalui simbol burung jalak. Dalam kebudayaan Jawa, burung sering menjadi perlambang kecermatan, kepekaan, kemampuan berkomunikasi, serta kecerdasan membaca keadaan. Nguwuh dapat dimaknai secara simbolik sebagai suara atau aktivitas yang menyampaikan keberadaan. Dari sini Jalak Nguwuh dapat menjadi piwulang: Wong urip kudu ngerti kapan kudu matur, kapan… selengkapnya
Rp 27.500.000Filosofi Dhapur Kalamisani Nama Kalamisani mengandung kesan filosofis yang berkaitan dengan ketajaman, kematangan, dan keindahan yang terkendali. Dalam pemaknaan pusaka, “kalam” dapat direnungkan sebagai sesuatu yang berkaitan dengan alat tulis atau pena, sedangkan “sani” dapat dipahami sebagai unsur yang memperindah atau menyempurnakan. Dari sini Kalamisani dapat dijadikan simbol bahwa kata-kata dan pikiran mempunyai kekuatan. Seseorang… selengkapnya
Rp 4.555.000Keris Pasopati Keris Pasopati merupakan salah satu dhapur keris lurus yang memiliki posisi istimewa dalam tradisi perkerisan Jawa. Bentuknya sederhana namun berwibawa, ramping namun tegas, memancarkan aura kepemimpinan yang kuat. Sejak dahulu, Pasopati dikenal sebagai pusaka para senopati, panglima perang, dan pemimpin yang berpendirian lurus. Secara pakem, Keris Pasopati menggunakan ada-ada, dengan permukaan bilah nggigir… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKeris Tilam Sari Keris Tilam Sari ini merupakan pusaka berkelas priyayi keraton, memadukan dapur simbol kenyamanan hidup, pamor pertumbuhan rezeki, serta garap kinatah emas yang menandakan status dan kemuliaan. Seluruh unsur tersebut berpadu harmonis dalam gaya Surakarta era Pakubuwana XI, masa ketika estetika, etika, dan simbol kekuasaan bertemu dalam keseimbangan. Dhapur Tilam Sari Secara filosofis,… selengkapnya
Rp 26.666.000 Rp 29.999.000Jenis: Keris Luk 11 Dhapur: Carito Prasojo ( Kinatah Emas ) Pamor: Wengkon Tangguh: PB XI (Pakubuwana ke-11) Warangka: Ladrang Surakarta Bahan : Kayu Jati
*Harga Hubungi CSFilosofi Dhapur Jalak Tilam Sari Jalak Tilam Sari merupakan salah satu dhapur keris lurus. Secara bentuk, Jalak Tilam Sari memiliki kemiripan dengan Tilam Sari, tetapi memiliki tingil pada bagian ujung bawah gonjo. Nama Jalak membawa simbol burung yang aktif mencari makan dan hidup dekat dengan lingkungan manusia. Dalam pemaknaan tradisional, Jalak dapat direnungkan sebagai simbol… selengkapnya
Rp 15.555.000Jenis Pusaka: Keris Lurus Dhapur: Jalak Sangu Tumpeng Pamor: Wahyu Tumurun Tangguh: HB V Panjang Bilah: 36 cm Warangka: Gayaman Jogjakarta Kayu Liwung Deder: Kayu tayuman kuno Mendak: Widhengan, kuningan sepuh emas Pendok: Slorok Templek Kemalo DHAPUR JALAK SANGU TUMPENG – SIMBOL REZEKI, BEKAL HIDUP & LURUSNYA TUJUAN Keris Jalak Sangu Tumpeng merupakan salah satu… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDhapur Pasopati Keris Pasopati merupakan salah satu dhapur keris lurus yang paling sakral dan berwibawa. Nama Pasopati diambil dari senjata pusaka Prabu Arjuna dalam epos Mahabharata, melambangkan: keteguhan tekad, keberanian yang terkendali, keputusan yang tepat dan adil, kemenangan yang diraih dengan kebijaksanaan. Dalam pakem Jawa, keris Pasopati sering dimaknai sebagai: pusaka pamutus perkara—penegas keputusan dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CS






TEGEK MUZHIMU YAKUZA 5H GREEN
Keris Naga Siluman Luk 7 Tangguh Mataram Kartasura
Jagrak Stand Keris Isi 5 Pusaka Ukiran Naga Liong Kayu Jati
Keris Sempana Luk 9 Pamor Pancuran Mas
Keris Nogo Sosro Luk 11 Kinatah Emas Mataram Sultan Agung
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.