Keris Carita Keprabon Sultan Agung
Rp 28.888.000 Rp 33.333.000| Kode | 070 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Keris Sepuh |
Keris Carita Keprabon Sultan Agung
Dhapur Carita Keprabon
Keris Carita Keprabon adalah dhapur yang secara filosofi menggambarkan perjalanan kekuasaan, tata pemerintahan, dan amanah kepemimpinan. Kata carita berarti kisah atau perjalanan, sedangkan keprabon berarti istana, pemerintahan, atau kekuasaan sah.
Makna mendalam dhapur ini:
- setiap pemimpin memiliki carita atau perjalanan hidup,
- kekuasaan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah,
- keprabon harus dijaga dengan kebijaksanaan, bukan kesewenang-wenangan.
Keris berdhapur Carita Keprabon sering dipandang sebagai pusaka piandel pemimpin, pengingat agar kekuasaan dijalankan dengan adil dan bermartabat.
Ricikan & Garap
Sebagai dhapur keprabon, Carita Keprabon umumnya memiliki:
- ricikan lengkap dan tegas,
- gandhik berwibawa,
- sogokan dalam dan matang,
- greneng yang rapi sebagai penanda keris berkualitas tinggi.
Garap semacam ini mencerminkan keris kelas istana, bukan keris rakyat biasa.
Keris Luk 11
Keris luk 11 termasuk dalam golongan keris luk ganjil yang bermakna kesempurnaan spiritual tingkat tinggi. Angka sebelas dalam kosmologi Jawa melambangkan:
- keselarasan antara lahir dan batin,
- kedewasaan rasa,
- pengendapan hawa nafsu,
- kemantapan laku kepemimpinan.
Keris luk 11 pada masa Mataram lazim diperuntukkan bagi:
- pejabat keprabon,
- panglima,
- abdi dalem sepuh,
- tokoh masyarakat yang telah matang lahir batin.
Aura yang dipancarkan umumnya adem, berwibawa, dan ngemong, bukan agresif.
Pamor Pedaringan Kebak
Pamor Pedaringan Kebak adalah salah satu pamor yang paling dicari karena maknanya yang sangat jelas dan positif. Pedaringan adalah lumbung atau tempat menyimpan hasil panen, sedangkan kebak berarti penuh.
Makna pamor ini:
- rezeki yang tercukupi dan berlimpah,
- kesejahteraan lahir batin,
- kecukupan pangan, sandang, dan papan,
- kehidupan yang mapan dan terjaga.
Dalam tradisi Jawa, pamor Pedaringan Kebak sering dimiliki oleh:
- pemimpin wilayah,
- saudagar besar,
- kepala keluarga,
- orang yang memikul tanggung jawab ekonomi banyak pihak.
Tangguh Mataram Sultan Agung
Keris bertangguh Mataram Sultan Agung adalah representasi puncak kejayaan perkerisan Jawa abad ke-17. Pada masa ini, keris:
tidak hanya sebagai senjata,
tetapi sebagai pusaka negara,
simbol legitimasi kekuasaan,
media laku spiritual dan kepemimpinan.
Ciri khas tangguh ini antara lain:
besi matang dan padat,
pamor hidup dan seimbang,
garap halus namun tegas,
aura wibawa dan keprabon yang kuat.
Tentang Empu Kinom
Nama Empu Kinom dalam tradisi tutur perkerisan dikenal sebagai salah satu empu istana yang:
menguasai tempa lahir dan batin,
memahami pakem keprabon,
menanamkan doa dan laku dalam bilah,
menghasilkan keris berkarakter halus namun berisi.
Keris yang dihubungkan dengan Empu Kinom umumnya:
matang secara teknis,
kuat secara rasa,
cocok sebagai pusaka piandel pemimpin.
Karakter Energi Keris
Keris ini memancarkan energi:
adem, mantap, dan berwibawa,
menenangkan namun tegas,
cocok untuk dipendam (disimpan) jangka panjang,
kuat untuk ngemong amanah dan tanggung jawab.
Bukan keris pemicu konflik, melainkan keris penata kehidupan.
Siapa yang Cocok Memiliki?
Keris Luk 11 Carita Keprabon sangat cocok untuk:
pemimpin formal maupun informal,
pemilik usaha besar,
kolektor pusaka keprabon,
sesepuh keluarga,
pelaku spiritual tingkat lanjut.
Kurang cocok bagi pencari efek instan atau pemula yang belum siap secara batin.
Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris
Tags: Empu Kinom, keris carita keprabon, Keris Carita Keprabon Sultan Agung, Keris Luk 11, mataram sultan agung, Pamor Pedaringan Kebak
Keris Carita Keprabon Sultan Agung
| Berat | 2500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 48 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Carito Keprabon Luk 11 merupakan salah satu dhapur keris yang memiliki karakter simbolik kuat. Perpaduan dhapur Carito Keprabon, Luk 11, dan Pamor Pendaringan Kebak dapat dibaca sebagai perlambang perjalanan hidup, kepemimpinan, kecukupan rezeki, serta tanggung jawab menjaga kehidupan agar tetap seimbang. Secara tradisional, dhapur keris ditentukan oleh bentuk bilah, jumlah luk, dan ricikan yang… selengkapnya
Rp 35.500.000Keris Parungsari Luk 13 Pamor Udan Mas Tiban memiliki perpaduan simbolik yang kuat: Parungsari menggambarkan keindahan, keteguhan dan perjalanan hidup; luk 13 membawa makna kedewasaan menghadapi banyak liku kehidupan; sedangkan Udan Mas Tiban secara tradisional dikaitkan dengan datangnya rezeki dan keberkahan yang tidak disangka-sangka. Sementara Mataram Senopaten merupakan fase awal Kerajaan Mataram Islam di bawah… selengkapnya
Rp 6.500.000 Rp 8.000.000Dhapur Sengkelat Keris Sengkelat Luk 13 merupakan salah satu dhapur keris agung yang sangat dikenal dalam tradisi perkerisan Jawa. Keris ini identik dengan kewibawaan tinggi, kecerdasan kepemimpinan, dan kematangan batin. Dhapur Sengkelat kerap diasosiasikan dengan tokoh-tokoh besar, bangsawan, serta pemimpin yang memiliki ketegasan sekaligus kebijaksanaan. Dipadukan dengan pamor Udan Mas Tiban, keris ini semakin bernilai… selengkapnya
*Harga Hubungi CSJenis Pusaka : Luk 11 Dhapur : Carito Keprabon Pamor : Pulo Tirto Ceprit Tangguh : Mataram Sinopaten Warangka : Gayaman Yogyakarta Bahan : Kayu Asem Pendok : Bunton Cukit Lung Semen Bahan : Perak
Rp 15.500.000 Rp 17.825.000Keris Sabuk Inten Luk 11 Keris Sabuk Inten merupakan salah satu dhapur yang sudah ada sejak masa Majapahit, namun mencapai penyempurnaan bentuk pada masa Mataram dan Yogyakarta. Era HB Sepuh (Hamengkubuwono awal) dikenal sebagai masa ketika keris dibuat dengan standar keraton yang sangat tinggi: Empu bekerja dengan pakem yang ketat Bilah dibuat dengan estetika halus,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDAPUR SAMBADA Keris Sambada berasal dari kata sambadya: cukup, terpenuhi, genap. Dhapur Sambada termasuk salah satu pakem luk 3 klasik dengan ricikan: Sekar kacang pogog Jalen Lambe gajah 1 Sogokan tipis Greneng Tikel alis (umumnya halus) Membawa doa agar pemiliknya mencapai: Kecukupan dalam rezeki (cukup tetapi tidak berlebih) Keseimbangan dalam sikap Kemampuan mengambil keputusan dengan… selengkapnya
Rp 18.500.000 Rp 21.275.000Jenis Pusaka : Luk 13 Dhapur : Sengkelat Pamor : Beras Wutah Akhyodiat Meteor Tangguh : Mataram Senopaten Deder : Yudhowinatan Bahan : Kemuning Bang Mendak : Kendit Seling Merah Bahan : Tembaga Permata Sintetis Warangka : Ladrang Surakarta Bahan : Kayu Trembalo Pendok : Blewah Cukit Pangeranan Bahan : Tembaga I. DHAPUR SENGKELAT –… selengkapnya
Rp 18.888.000 Rp 21.721.200Dhapur Jalak Sangu Tumpeng Keris Jalak Sangu Tumpeng merupakan pengembangan luhur dari dhapur Jalak, dengan tambahan filosofi sangu (bekal) dan tumpeng (puncak kemuliaan). Makna namanya: Jalak → kecerdasan, kewaspadaan, dan ketangkasan Sangu → bekal hidup lahir dan batin Tumpeng → puncak kemuliaan, syukur, dan doa keselamatan Secara pakem, keris ini melambangkan: pemimpin yang diberi bekal… selengkapnya
Rp 25.555.000 Rp 28.500.000Jenis Pusaka : Keris Lurus Dhapur : Tilam Upih Pamor : Simbang Kurung & Tejo Kinurung Tangguh: Tuban Mataram Warangka : Ladarang Surakarta Iras Bahan : Kayu Trembalo Pendok : Blewah Pangeranan Bahan : Tembaga
Rp 12.555.000 Rp 14.438.250Dhapur Kidang Mas Luk 9 Keris Kidang Mas termasuk dhapur luk klasik yang dikenal sejak masa Majapahit. Nama Kidang Mas bermakna kijang emas. Binatang yang tangkas, gesit, waspada, dan melambangkan keluwesan gerak serta ketajaman intuisi. Filosofi Kidang Mas: cepat membaca situasi cerdik dan tangkas menghadapi masalah intuisi kuat dalam mengambil keputusan kelancaran langkah hidup keberuntungan… selengkapnya
Rp 18.888.000 Rp 21.721.200






Keris Jalak Sangu Tumpeng HB V
TEGEK KOLONG SALAZAR X-PIRATES
Keris Bima Rangsang Luk 17 Madiun
Keris Nogo Sosro Kinatah Emas
JORAN TEGEK SHIMANO BORDERLESS SPECIAL GLK
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.