History Of The Keris - Center for Heirloom Keris Learning
WELCOME TO THE HISTORIC GALLERY OF AUTHENTIC INDONESIAN KERIS
The keris was officially designated by UNESCO as a World Cultural Heritage On 25 November 2005. This affirms that this heirloom is not just an object, but a masterpiece of our ancestors, combining tradition, art, philosophy, social, and mystical values. At History of the Keris, we present a selection of heirlooms worthy of being part of your journey as a guardian of the nation's cultural heritage.
Why Choose Us ?
We are here to provide a safe, honest, and exceptional experience, so you can find the perfect heirloom, the perfect harmony, and the perfect match .
Selected & Verified Keris
Each blade is strictly selected, checked for authenticity, and detailed with details of its strength, dhapur, pamor, and magical powers.
Complete & Educational Explanation
You not only get a keris, but also in-depth knowledge of its history and philosophy.
Safe, Trusted & Transparent
Every transaction is guaranteed safe with a clear process, transparent prices, and authentic real-life photos of the blades.
Sourced From Credible Masters & Collectors
We work with masters, tosan aji experts and trusted collectors to ensure the best quality.
Latest Products
Here you will find kris from various Tangguh, Pamor, to special dhapur that rarely appear on the market.
Filosofi Dhapur Sabuk Inten Sabuk Inten secara harfiah dapat dibayangkan sebagai sabuk atau ikat pinggang yang dihiasi intan. Sabuk merupakan sesuatu yang mengikat dan menjaga agar sesuatu tetap berada pada tempatnya. Inten atau intan melambangkan sesuatu yang berharga, kuat, dan bercahaya. Secara filosofis, Sabuk Inten dapat dimaknai sebagai: “Mengikat diri dengan nilai-nilai luhur agar kemuliaan… selengkapnya
Rp 12.500.000Keris Sabuk Inten Luk 11 Kinatah Emas merupakan salah satu dhapur yang memiliki simbolisme kuat dalam tradisi perkerisan Jawa. Sabuk Inten secara harfiah dapat dimaknai sebagai “ikat pinggang permata/intan”—sebuah gambaran tentang sesuatu yang berharga, dijaga, dan menjadi pengikat kehidupan. Dalam tradisi perkerisan, Sabuk Inten dikenal sebagai dhapur luk 11 dengan sejumlah ricikan tertentu. 1. Filosofi… selengkapnya
Rp 25.500.000Filosofi Dhapur Santan Nama Santan dapat direnungkan melalui makna santan sebagai sesuatu yang berasal dari inti atau sari. Dalam kehidupan, seseorang tidak cukup hanya melihat sesuatu dari luarnya; diperlukan kemampuan untuk mengambil sari atau inti dari setiap pengalaman. Filosofinya adalah tentang kematangan dalam menyaring kehidupan. Manusia mengalami berbagai peristiwa: keberhasilan, kegagalan, pujian, hinaan, keuntungan, maupun… selengkapnya
Rp 8.555.000Filosofi Naga Sapta Naga dalam simbolisme Nusantara dan Jawa sering hadir sebagai perlambang kekuatan, penjagaan, kewibawaan, kesuburan, serta daya hidup. Sementara Sapta berarti tujuh. Angka tujuh dalam kebudayaan Jawa mempunyai banyak lapisan simbolik dan dapat direnungkan sebagai perjalanan menuju keselarasan dan kematangan diri. Dengan demikian, Naga Sapta dapat dimaknai sebagai: kekuatan yang harus disertai kesadaran,… selengkapnya
Rp 150.000.000Filosofi Dhapur Panimbal Nama Panimbal dapat direnungkan dari kata timbal, yaitu sesuatu yang berkaitan dengan timbal balik, menjawab, atau memenuhi panggilan. Secara filosofis, Panimbal dapat dimaknai sebagai ajaran bahwa manusia harus mampu menjawab panggilan kehidupan—baik panggilan tanggung jawab, keluarga, masyarakat, maupun panggilan batin untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Pusaka ini seolah mengajarkan: “Ketika kehidupan… selengkapnya
Rp 18.555.000Filosofi Keris Tilam Upih Tilam Upih merupakan salah satu dhapur keris lurus yang dikenal luas dalam tradisi perkerisan Jawa. Secara filosofis, nama Tilam Upih dapat direnungkan sebagai gambaran tempat beristirahat yang sederhana, sehingga dekat dengan nilai ketenteraman, kecukupan, kenyamanan, dan kesejahteraan. Tilam berkaitan dengan tempat berbaring atau beristirahat, sedangkan upih merujuk pada pelepah pembungkus atau… selengkapnya
Rp 8.555.000Filosofi Keris Tilam Upih Tilam Upih merupakan salah satu dhapur keris lurus yang sangat dikenal dalam tradisi perkerisan Jawa. Nama Tilam Upih secara filosofis sering dikaitkan dengan tempat beristirahat dan alas yang sederhana, sehingga memiliki hubungan dengan makna ketenteraman, kenyamanan, kecukupan, dan kehidupan yang mapan. Kata tilam dapat dimaknai sebagai tempat untuk berbaring atau beristirahat,… selengkapnya
Rp 12.555.000Filosofi Keris Nogo Sosro Luk 9 Kinatah Emas Keris Nogo Sosro Luk 9 Kinatah Emas merupakan salah satu bentuk pusaka yang sarat dengan simbol tentang kekuatan, kewibawaan, kepemimpinan, perlindungan, dan kemuliaan. Nama Nogo Sosro secara umum dikaitkan dengan sosok naga yang memiliki banyak kepala, sehingga memberikan gambaran tentang kekuatan yang besar dan kompleks. Catatan: Dalam… selengkapnya
Rp 100.000.000Filosofi Keris Naga Singa Luk 9 Kinatah Emas Keris Naga Singa Luk 9 Kinatah Emas merupakan pusaka yang secara simbolik memadukan tiga unsur kuat: Naga, Singa, dan Emas, ditambah karakter Luk 9. Dalam tradisi perkerisan, makna filosofis seperti ini sebaiknya dibaca sebagai simbol dan piwulang budaya, bukan sebagai kepastian tentang tuah gaib. 1. Naga —… selengkapnya
Rp 44.444.000Filosofi Keris Jalak Nguwuh Pamor Banyu Mili Keris Jalak Nguwuh merupakan salah satu dhapur keris lurus dengan ukuran bilah sedang. Dalam sejumlah referensi perkerisan, Jalak Nguwuh atau Jalak Nguwoh memiliki gandik polos, pejetan, tingil, serta ada-ada yang terlihat jelas dan tebal hingga ke ujung bilah. Bentuknya disebut memiliki kemiripan dengan Tilam Sari. Ketika Jalak Nguwuh… selengkapnya
Rp 13.500.000Artikel Blog
Artikel blog kami akan menjadi jembatan untuk memahami sejarah dan filosofi di balik setiap pusaka.
DHAPUR & RICIKAN KERIS 1. Pengertian Ricikan Keris Ricikan Keris adalah perincian bagian-bagian pada sebilah keris berdasarkan istilah yang diwariskan turun-temurun oleh para empu, panatagama, dan pemerhati tosan aji. Jika dianalogikan dengan otomotif, ricikan keris ibarat komponen: piston, gardan, pelek, bumper, dan lainnya. Demikian pula keris, setiap perbedaan bentuk memiliki nama ricikan berbeda seperti:… selengkapnya
TANGGUH KERIS : ILMU MENGENAL JEJAK ZAMAN DALAM SEBILAH PUSAKA Tangguh adalah salah satu disiplin paling penting dalam dunia perkerisan. Bukan sekadar pengetahuan teknis, tetapi merupakan kawruh budaya, kajian sejarah, dan sekaligus ketajaman intuisi untuk memahami dari masa mana sebilah keris berasal. Secara harfiah, tangguh berarti perkiraan atau taksiran.Dalam konteks keris, mengacu pada: Perkiraan zaman… selengkapnya

Keris Jalak Nguwuh Tangguh Tuban Jenggala
JORAN TEGEK SHIMANO JAPAN BORDERLESS GLR
Keris Singo Barong Kinatah Emas
Keris Brojol Kinatah Rerajahan Tuban
JORAN TEGEK ALEXANDRIA & ISABELLA XPIRATES