Keris Sabuk Inten Luk 11 Tangguh Banten
| Kode | 089 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Keris Sepuh |
Keris Sabuk Inten Luk 11 Tangguh Banten
Keris Sabuk Inten Luk 11 Pamor Wos Wutah Tangguh Banten merupakan salah satu pusaka agung Nusantara yang dikenal sebagai simbol kejayaan, kekayaan, kewibawaan, dan kemapanan hidup. Keris ini tidak hanya bernilai seni tinggi, tetapi juga sarat makna filosofi serta dipercaya memiliki tuah kuat dalam urusan derajat, rezeki, dan kepemimpinan.
Sabuk Inten termasuk dhapur keris yang sangat prestisius dan sejak dahulu hanya dimiliki oleh kalangan bangsawan, pejabat kerajaan, dan tokoh terpandang.
Spesifikasi Keris
-
Dhapur : Sabuk Inten
-
Luk : 11 (melambangkan kesempurnaan niat dan kemantapan tujuan hidup)
-
Pamor : Wos Wutah
-
Tangguh : Banten
-
Jenis Pamor : Pamor mlumah (halus, alami, menyatu dengan bilah)
Makna Filosofi Dhapur Sabuk Inten
Secara harfiah:
-
Sabuk berarti ikat atau pengikat
-
Inten berarti berlian atau permata paling berharga
Maknanya adalah ikatan kejayaan dan kemuliaan hidup. Keris Sabuk Inten dipercaya sebagai pusaka yang “mengikat”:
-
Kekayaan
-
Jabatan
-
Kehormatan
-
Keberuntungan besar
Dalam tradisi keraton, Sabuk Inten dikenal sebagai keris pamor derajat, sangat cocok bagi mereka yang ingin mencapai puncak karier, usaha besar, atau posisi terpandang.
Filosofi Luk 11
Luk 11 melambangkan:
-
Keteguhan pendirian
-
Kebijaksanaan dalam mengambil keputusan
-
Keseimbangan antara lahir dan batin
Luk ini sering dikaitkan dengan pemimpin yang kuat, matang, dan dihormati, bukan pemimpin yang emosional.
Pamor Wos Wutah
Pamor Wos Wutah bermakna “beras tumpah”, simbol klasik:
-
Rezeki mengalir tanpa putus
-
Usaha berkembang
-
Kekayaan yang terus bertambah
Pamor ini termasuk pamor favorit para saudagar, pejabat, dan bangsawan karena dipercaya membawa kelimpahan dan kemakmuran berkelanjutan.
Ciri Khas Tangguh Banten
Keris tangguh Banten memiliki karakter:
-
Bilah kokoh, padat, dan berkesan berwibawa
-
Penampilan tegas namun tidak kasar
-
Besi terasa “matang” dan berisi
Secara spiritual, keris Banten dikenal memiliki tuah:
-
Perlindungan diri
-
Kewibawaan alami
-
Kekuatan batin dan keteguhan mental
Keris Banten sering digunakan oleh tokoh-tokoh yang bergerak di bidang kepemimpinan, pemerintahan, dan perdagangan besar.
Tuah dan Khasiat
✔ Meningkatkan kewibawaan dan karisma
✔ Membuka jalan jabatan dan kedudukan
✔ Menarik rezeki besar dan stabil
✔ Memperkuat aura kepemimpinan
✔ Menjaga kehormatan dan nama baik
✔ Membantu kelancaran usaha dan bisnis
Keris ini lebih cocok untuk pemilik yang matang secara mental dan siap memikul tanggung jawab besar.
Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris
Keris Sabuk Inten Luk 11 Tangguh Banten
| Berat | 2500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 54 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Jalak Tilam Sari Pamor Wos Wutah memiliki perpaduan filosofi yang kuat tentang ketenteraman rumah tangga, kecukupan rezeki, kesederhanaan, dan kemampuan menerima hasil kehidupan dengan penuh rasa syukur. Jika dikaitkan dengan Cirebon pada masa Sultan Agung, perlu diberi sedikit kehati-hatian secara sejarah: Sultan Agung adalah penguasa Mataram (1613–1645), bukan penguasa Cirebon. Hubungan Cirebon–Mataram pada masa… selengkapnya
Rp 12.500.000Filosofi Dhapur Carita Keprabon Nama Carita Keprabon dapat direnungkan sebagai carita atau cerita tentang keprabon, yaitu dunia kepemimpinan, kerajaan, dan tanggung jawab seorang penguasa. Secara filosofis, ia bukan sekadar menggambarkan kemegahan seorang raja, tetapi justru mengingatkan bahwa keprabon adalah amanah. Seorang pemimpin bukan hanya seseorang yang berada di tempat paling tinggi. Ia adalah orang yang… selengkapnya
Rp 23.500.000Jenis: Keris Luk 5 Dhapur: Kebo Kantong Pamor: Kulit Semangka Tangguh: Madiun Sepuh Warangka: Branggah Yogyakarta Bahan : Kayu Timoho
Rp 14.444.000 Rp 16.666.000Filosofi Dhapur Sepokal Sepokal secara tradisional dikenal sebagai salah satu dhapur keris dengan Luk 7. Dalam penafsiran simbolik, nama dan bentuknya dapat dikaitkan dengan watak yang kokoh, sigap, dan memiliki kesiapan menghadapi keadaan. Kata pokok sendiri dapat dijadikan pintu masuk untuk memahami filosofi tersebut: sesuatu yang menjadi dasar atau inti. Maka Sepokal dapat direnungkan sebagai… selengkapnya
Rp 5.500.000Filosofi Keris Tilam Upih Tilam Upih secara sederhana dapat dimaknai dari kata tilam, yaitu alas/tempat berbaring, dan upih, yang merujuk pada pelepah pembungkus atau selubung dari bagian tanaman pinang/kelapa. Dalam tafsir budaya perkerisan, bentuknya yang lurus dan sederhana justru membawa filosofi yang dalam: ketenteraman, kesederhanaan, kerukunan, dan kebahagiaan keluarga. Tradisi perkerisan juga kerap menempatkan Tilam… selengkapnya
Rp 3.500.000 Rp 5.000.000Jenis Pusaka: Keris Lurus Dhapur: Brojol Pamor: Junjung Derajat Tangguh: Tuban Mojopahit Warangka: Ladrang Surakarta, Kayu Trembalo Deder: Kayu Trembalo Mendak: Parijata, Bahan Tembaga Pendok: Blewah Polos, Bahan Temaga Pamor Junjung Derajat – Simbol Pengangkatan Martabat Junjung Derajat merupakan pamor istimewa yang paling banyak diburu pecinta tosan aji, karena motifnya yang unik dan tuahnya yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSJenis Pusaka : Lurus Dhapur : Kaladite Pamor : Pedaringan Kebak Tangguh : Mataram Sultan Agung Warangka : Ladrang Surakarta Bahan : Kayu Cemara Pendok : Blewahan Cukit Bahan : kuningan Filosofi Dhapur Kaladite Keris Kaladite merupakan salah satu pusaka yang dihormati dalam tradisi Tosan Aji. karena memuat ajaran mendalam tentang ketepatan membaca waktu, ketajaman… selengkapnya
Rp 12.500.000 Rp 14.375.000Filosofi Pandawa Cinarito Kata Pandawa membawa kita kepada lima kesatria dalam pewayangan: Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa. Lima tokoh tersebut dapat direnungkan sebagai lima karakter yang saling melengkapi: Yudhistira — kebijaksanaan, kejujuran, dan ketenangan. Bima — keberanian, keteguhan, dan kekuatan. Arjuna — ketajaman pikiran, konsentrasi, dan kemampuan bertindak. Nakula — ketulusan, keindahan budi, dan… selengkapnya
Rp 3.500.000Filosofi Keris Tilam Upih Keris Tilam Upih termasuk salah satu dhapur keris lurus yang sangat dikenal dalam tradisi perkerisan Jawa. Nama Tilam Upih memiliki makna simbolis yang dekat dengan ketenteraman, kecukupan, kesejahteraan, dan kehidupan rumah tangga yang harmonis. Dalam pemaknaan tradisional, tilam berkaitan dengan tempat beristirahat atau alas tidur, sedangkan upih merujuk pada pelepah pinang/areca… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKeris Anoman Luk 5 Keris Anoman adalah salah satu bentuk keris ikonik yang menghadirkan figur kera sakti dalam bilahnya. Berbeda dari keris-keris biasa, keris ini memiliki ricikan yang secara simbolik menggambarkan karakter Anoman, yaitu: berani, setia, suci hati, dan pemangku dharma. Pada masa Majapahit (Abad 13–15), dhapur-dhapur bertema wayang (termasuk anoman) banyak diciptakan sebagai simbolisasi… selengkapnya
*Harga Hubungi CS









TEGEK DAIWA BLUE DRAGON WEIHAI 6H 19T
Keris Carang Soka Pamor Pancuran Mas
JORAN TEGEK DAIWA HAMON PUTIH X WHITE
Jagrak Keris Isi 1 Ukiran Nogo Sosro Kayu Jati
Keris Sambada Ron Genduru Sinebit
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.