Keris Parungsari Luk 13 Tundung Madiun
| Kode | 058 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Keris Sepuh |
Keris Parungsari Luk 13 Tundung Madiun
KERIS PARUNGSARI
Keris Parungsari menempati posisi istimewa sebagai pusaka yang memadukan keindahan, ketajaman rasa, dan filosofi kehidupan yang matang. Dapur ini tidak hanya menampilkan keelokan bentuk, tetapi juga menyimpan doa panjang tentang keselarasan hidup, kemakmuran, dan kejernihan batin.
DHAPUR PARUNGSARI
Kata Parungsari berasal dari kata parung (tajam, lurus, tegas) dan sari (inti, esensi). Secara simbolik, Parungsari bermakna ketajaman yang menyentuh inti persoalan, bukan sekadar keras di permukaan.
Dhapur ini sering dimaknai sebagai pusaka bagi pribadi yang:
- berpikir jernih,
- mampu memilah masalah dengan bijak,
- dan memiliki ketegasan tanpa sikap kasar.
Luk 13 dalam tradisi Jawa bukan sekadar angka ganjil, melainkan simbol kesempurnaan laku—gabungan antara niat, usaha, dan restu Gusti. Luk yang berjumlah ganjil selalu dipandang membawa gerak hidup, dinamika, dan keberlanjutan rezeki.
Secara visual, Parungsari luk 13 menampilkan lekuk yang:
- teratur namun tidak kaku
- berwibawa tanpa kesan galak
- anggun namun tetap tegas
PAMOR KULIT SEMANGKA – SIMBOL KESUBURAN & KESEIMBANGAN
Pamor Kulit Semangka dikenal dengan pola garis-garis memanjang yang teratur, menyerupai serat alami kulit buah semangka. Pamor ini termasuk pamor rekan yang memerlukan ketelitian tinggi dari empu, menandakan karya yang disengaja dan penuh perhitungan.
Makna filosofisnya sangat kuat:
- Kesuburan: seperti semangka yang berisi banyak biji, pamor ini melambangkan kelimpahan rezeki dan keturunan.
- Keseimbangan lahir batin: lapisan luar yang keras melindungi isi yang manis.
- Ketahanan hidup: mampu bertahan dari tekanan tanpa kehilangan inti kebaikan.
Dalam dunia perkerisan, pamor ini sering dikaitkan dengan:
- kelancaran usaha
- kestabilan ekonomi
- serta kemampuan menjaga hasil kerja agar tidak mudah bocor atau hilang
TANGGUH TUNDUNG MADIUN
Tangguh Tundung Madiun merujuk pada gaya garap empu daerah Madiun dan sekitarnya, yang berkembang sebagai lanjutan tradisi tua Jawa Timur pasca Majapahit.
Ciri khas tangguh ini antara lain:
- besi terasa padat dan jujur
- pamor tampak hidup namun tidak berlebihan
- bilah proporsional, tidak terlalu panjang atau pendek
- kesan andhap asor namun kuat secara energi
Empu Tundung dikenal mengutamakan fungsi, rasa, dan keseimbangan, bukan kemewahan berlebihan. Karena itu, keris-keris dari wilayah ini kerap dijadikan piyandel oleh petani, pedagang, hingga pemimpin.
Secara historis, wilayah Madiun merupakan simpul penting antara budaya Jawa Tengah dan Jawa Timur, sehingga karya empunya memadukan:
- ketegasan Majapahit,
- dengan kehalusan Mataraman pedalaman.
KARAKTER ENERGI & TUAH
Tuah Keris Parungsari luk 13 pamor Kulit Semangka diyakini:
- Menstabilkan rezeki dan penghasilan.
- Membantu pemilik bersikap tenang dalam mengambil keputusan.
- Menjaga hasil usaha agar tidak mudah bocor.
- Menguatkan kewibawaan tanpa kesan angkara.
- Cocok sebagai pusaka pengiring kepemimpinan atau usaha keluarga.
- Membantu menjaga keharmonisan rumah tangga dan lingkungan kerja.
- Tuah ini bekerja halus dan bertahap, sejalan dengan karakter empu pedalaman yang menekankan laku, bukan pamer daya.
Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris
Tags: Keris Parungsari, Keris Parungsari Luk 13 Tundung Madiun, Luk 13, Pamor Kulit Semangka, Tangguh Tundung Madiun, Tuah Keris Parungsari
Keris Parungsari Luk 13 Tundung Madiun
| Berat | 2500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 74 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Jenis Pusaka : Keris Luk 11 Dhapur : Singo Barong Pamor : Pedaringan Kebak Tangguh : Mataram Sultan Agung Warangka : Branggah Yogyakarta Bahan : Kayu Trembalo Pendok : Slorok Templek Bahan : Tembaga
*Harga Hubungi CSJenis : Lurus Dhapur : Jalak Sangu Tumpeng Pamor : Wengkon Isen Tangguh : Tuban Majapahit Warangka : Ladrang Surakarta Bahan : Trembalo Pisang Pendok : Bunton Polos Bahan : Tembaga Dhapur Jalak Sangu Tumpeng Keris Jalak Sangu Tumpeng adalah salah satu dhapur keris lurus yang berukuran sedang. Nama ini berasal dari simbol burung jalak… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKeris Jalak Tilam Sari Pamor Pendaringan Kebak merupakan perpaduan yang menarik antara filosofi Jalak Tilam Sari yang berkaitan dengan kehidupan keluarga, ketenteraman dan kecukupan, dengan Pamor Pendaringan Kebak yang secara simbolik menggambarkan tempat penyimpanan atau lumbung yang penuh. Dalam pembacaan keris, perlu dibedakan antara dhapur, pamor, dan tangguh: dhapur menjelaskan bentuk bilah, pamor menjelaskan pola… selengkapnya
Rp 15.555.000 Rp 17.555.000Jenis Pusaka : Keris Lurus Dhapur : Jalak Tilam Sari Pamor : Lar Gangsir Tangguh : Tuban Majapahit Model Warangka : Gayaman Surakarta Bahan Warangka : Kayu Cendana Wangi Model Pendok : Bunton Cukit Alas-Alasan Bahan Pendok : Mamas Lamen Keris Pamor Lar Gangsir (Ajaran Kawicaksanan, Pagering Diri, dan Laku) Dalam dunia perkerisan, Pamor Lar… selengkapnya
Rp 18.888.000 Rp 21.721.200Keris Sengkelat Luk 13 dengan pamor Segoro Muncar adalah salah satu pusaka yang sarat makna filosofis, spiritual, dan estetika tinggi dalam tradisi tosan aji Jawa. Mengacu pada tangguh Mataram era Sultan Agung, keris ini mencerminkan kekuatan kepemimpinan, kewibawaan, dan kelimpahan rezeki. Sejarah & Tangguh Pada masa Kerajaan Kesultanan Mataram, khususnya era Sultan Agung (abad ke-17),… selengkapnya
Rp 22.222.000 Rp 25.555.000Dhapur Jalak Tilam Sari Keris Jalak Tilam Sari merupakan pengembangan halus dari keluarga dhapur Jalak, yang menggabungkan makna: Jalak → kecerdasan, kewaspadaan, dan ketangkasan Tilam → alas istirahat, perlindungan, ketenangan Sari → inti keindahan, nilai luhur, esensi terbaik Secara filosofis, Jalak Tilam Sari melambangkan: pribadi yang cerdas dan waspada, namun mampu memberi rasa teduh, nyaman,… selengkapnya
Rp 22.500.000 Rp 24.500.000Dhapur Sabuk Inten Keris Sabuk Inten adalah salah satu bentuk pusaka yang lahir pada masa Prabu Brawijaya Akhir, sekitar tahun Jawa 1381. Menurut cerita tutur, dhapur ini dibuat oleh Empu Domas, yaitu kelompok empu berjumlah ±800. Kata “domas” sendiri menurut Jonathan Rigg (1862) berasal dari dwa (dua) dan mas (400), sekaligus berarti emas atau mulia…. selengkapnya
Rp 15.555.000 Rp 17.888.250Keris Nogo Sosro Luk 9 Kinatah Emas Kamarogan adalah sebuah mahakarya seni pusaka yang mengundang decak kagum. Keris ini bukan sekadar benda bersejarah, melainkan suatu warisan budaya yang memancarkan keanggunan dan keunikan. Sebagai salah satu permata koleksi kami, keberadaan keris ini merambah wilayah legendaris dan fenomenal. Daya tarik utama dari Keris Nogo Sosro Luk 9… selengkapnya
Rp 100.000.000 Rp 115.000.000Jenis Pusaka: Keris Lurus Dhapur: Tilam Sari Pamor: Toya Mambeg Tangguh: Mojopahit Warangka: Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kendit Deder: Kayu Timoho Kendit Mendak: Kendhit, Perak Hias Batu Yakut Pendok: Bunton Cukit Tembaga Dhapur Keris Tilam Sari Keris Tilam Sari merupakan salah satu dhapur keris lurus yang sangat populer dan banyak dijumpai. Secara bentuk, Tilam Sari… selengkapnya
Rp 18.888.000 Rp 21.721.200Dhapur Tilam Upih Keris Tilam Upih sangat populer karena bentuknya sederhana, gagah, dan sarat makna kesetiaan rumah tangga. Kehidupan manusia dibingkai oleh tiga peristiwa sakral: Metu (kelahiran), Manten (perkawinan), dan Mati (kematian). Tahap Manten menempati posisi yang sangat penting, sebab pada momen inilah seorang manusia memasuki gerbang kedewasaan. Meninggalkan masa lajang dan memulai perjalanan rumah… selengkapnya
Rp 18.888.000 Rp 21.721.200







Keris Brojoguno ! Dhapur Tilam Sari Pamor Sumur Bandung PB XIII Putran
Keris Anoman Luk 5 Pamor Keleng
Keris Parungsari Kinatah Emas Pajang Mataram
Keris Carito Buntolo Mataram Amangkurat
Keris Jalak Sangu Tumpeng
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.