Keris Jangkung Tebu Saoyotan Kediri
Rp 9.999.000 Rp 11.498.850| Kode | 045 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Keris Kuno |
Keris Jangkung Tebu Saoyotan Kediri
Dhapur Jangkung Tebu Saoyotan
Keris Jangkung Tebu Saoyotan Pamor Keleng Tangguh Kediri, salah satu pusaka yang sangat diburu kolektor dan pecinta keris. Sebuah pusaka keris berkarakter tegas, berwibawa, dan menyimpan tuah keteguhan, ketangguhan, serta perlindungan tinggi.
Dhapur Jangkung Tebu Saoyotan dikenal sebagai dhapur penegak kekuatan lahir batin, sedangkan pamor Keleng menghadirkan aura misterius, teduh, namun sangat kuat sebagai pagar diri serta penguat wibawa.
SPESIFIKASI :
- Jenis : Keris Luk 3
- Dhapur : Jangkung Tebu Saoyotan
- Pamor : Keleng
- Tangguh : Kediri
- Deder : Sombo Keplayu
- Mendak : Kendit
- Bahan mendak : Tembaga + Permata Sintetis
- Warangka : Gayaman Surakarta
- Bahan warangka : Trembalo Aceh
- Pendok : Bunton Lung Anggrek Kraton
- Bahan pendok : Kuningan
KEKUATAN TUAH & ENERGI
- Wibawa & ketegasan : pamor keleng dan dhapur jangkung memberi aura tegas, disegani, cocok untuk pemimpin.
- Pagar ghaib kuat : dipercaya menjadi benteng energi negatif, iri, gangguan halus, dan serangan batin.
- Keteguhan mental & keberanian : sangat cocok untuk mereka yang sering menghadapi tantangan.
- Stabilitas rejeki & perlindungan usaha : tuah Kediri terkenal energinya mantap, tidak goyah.
- Karisma alami : pemilik terlihat lebih berwibawa tanpa harus banyak bicara.
Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris
Tags: ciri2 keris sedayu, empu pitrang, jual keris jangkung, jual keris kelengan, Jual Keris Kuno, Jual Keris Pamor Keleng, Jual Keris Sepuh, Jual Keris Tangguh Sendang Sedayu, keris jangkung asli, keris jangkung luk 3, keris jangkung mangkunegara, keris jangkung mini, Keris Jangkung Tebu Saoyotan Kediri, keris tangguh sendang sedayu, tuah keris pamor pitrang
Keris Jangkung Tebu Saoyotan Kediri
| Berat | 2000 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 83 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Jenis Pusaka : Keris Luk 9 Dhapur : Sempono Pamor : Wos Wutah Tangguh : Segaluh ( Abad 12 ) Model Warangka : Gayaman Surakarta Bahan Warangka : Kayu Timoho Model Pendok : Blewah Cukit Lung Gandu Bahan Pendok : Kuningan Keris Tangguh Segaluh Abad 12 Keris Tangguh Segaluh adalah salah satu kategori tangguh paling… selengkapnya
Rp 13.333.000 Rp 15.332.950Sejarah Keris Segaluh Segaluh memiliki hubungan nama yang sangat kuat dengan Galuh, kawasan kerajaan tua di Tatar Sunda. Kerajaan Galuh berdiri pada awal abad ke-7 dan secara tradisional dikaitkan dengan Wretikandayun, yang disebut naik takhta pada 612 M. Sumber dari Direktorat Pelindungan Kebudayaan juga menempatkan Galuh sebagai kelanjutan dari Kendan dan bagian penting dari perkembangan… selengkapnya
Rp 4.500.000 Rp 6.000.000Dhapur Tilam Upih Keris Tilam Upih adalah salah satu dhapur keris lurus tertua dan paling dihormati dalam tradisi Jawa.Nama Tilam (alas tidur) dan Upih (pelepah pinang) mengandung filosofi: kesederhanaan, ketenangan, perlindungan, kenyamanan lahir dan batin. Secara pakem, Tilam Upih melambangkan: pemimpin atau pribadi yang mampu memberi rasa aman, teduh, dan perlindungan bagi lingkungannya. Karena sifatnya… selengkapnya
Rp 45.500.000 Rp 48.000.000Filosofi Keris Brojol Brojol mempunyai nama yang berasal dari kata brojol, yang secara umum bermakna keluar, lahir, terlepas, atau berhasil melewati suatu keadaan yang menghambat. Karena itu, filosofi Brojol sering dikaitkan dengan: kelancaran dalam menghadapi persoalan terbukanya jalan yang semula tertutup kemampuan keluar dari kesulitan kesederhanaan dan keteguhan dalam menjalani kehidupan. Makna filosofisnya dapat dirangkum:… selengkapnya
Rp 3.888.000 Rp 5.000.000Keris Carang Soka Keris Carang Soka dimaknai sebagai ranting pohon yang sedang berada dalam kesedihan, namun tidak mati. Ia tetap melekat pada batang kehidupan. Filosofi ini menggambarkan manusia yang mengalami duka, cobaan, kehilangan, atau kepedihan, tetapi tetap dituntut untuk kuat, sabar, dan melanjutkan hidup. Secara bahasa: Carang berarti ranting pohon Soka berarti sedih atau duka… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBETHOK PASOPATI Bethok Pasopati adalah salah satu bentuk pusaka paling ikonik dalam dunia tosan aji. Berbeda dari keris standar, bethok memiliki bentuk bilah tebal, pendek, lurus, dan dibuat dengan tujuan efisiensi, kekuatan, dan kecepatan. Ia dirancang sebagai senjata jarak dekat, alat perlindungan, sekaligus pusaka simbolik yang melambangkan ketegasan seorang ksatria. Ketika bethok bersanding dengan Pasopati,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKeris Brojol Pamor Pendaringan Kebak Tangguh Tuban Era Singosari merupakan pusaka klasik Nusantara yang mencerminkan kesederhanaan luhur, kekuatan batin, serta kemapanan hidup. Dhapur Brojol dikenal sebagai keris tua yang sarat makna filosofi, sementara pamor Pendaringan Kebak menjadi simbol rezeki berlimpah dan keberkahan tanpa henti. Keris dengan karakter seperti ini pada masanya banyak dimiliki oleh tokoh… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKeris Pandawa Lare Luk 5 Pamor Keleng Tangguh Majapahit Jenis : Keris Luk 5 Dhapur : Pandhawa Lare Pamor : Keleng Tangguh : Majapahit Warangka : Ladrang Surakarta, Kayu Cendana Wangi Iras Deder/Handle : Yudawinatan, Bahan Kayu Timoho Pendok : Bleweh, Bahan Kuningan Sepuh Perak Mendak : Parijata, Bahan Perak
Rp 7.500.000 Rp 8.500.000Jenis: Keris Lurus Dhapur: Putut Pamor: Kulit Semangka Tangguh: Tuban Pajajaran Warangka: Gayaman Surakarta Bahan : Kayu Timoho
*Harga Hubungi CSKeris Tilam Upih dengan pamor Pulo Tirto memiliki perpaduan filosofi yang sangat kuat: ketenteraman hidup, keluarga, kemakmuran, serta kemampuan menyesuaikan diri terhadap perubahan. Dalam ilmu perkerisan, perlu dibedakan antara dhapur, pamor, dan tangguh. Tilam Upih adalah nama dhapur/bentuk keris, Pulo Tirto adalah nama pamor, sedangkan Pajajaran merupakan istilah tangguh yang berkaitan dengan gaya dan perkiraan… selengkapnya
*Harga Hubungi CS







Deder Keris Solo Gading Asli
Keris Anoman Luk 5 Pamor Keleng
Keris Tilam Upih Pamor Lar Gangsir
Keris Pamor Udan Mas Tuban
Keris Brojol Pamor Dwi Warno Segaluh
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.