Keris Pasopati Tangguh Mangkubumen Garap Dalem
| Kode | 061 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Keris Nom-Noman |
Keris Pasopati Tangguh Mangkubumen Garap Dalem
Keris Pasopati
Keris Pasopati merupakan salah satu dhapur keris lurus yang memiliki posisi istimewa dalam tradisi perkerisan Jawa. Bentuknya sederhana namun berwibawa, ramping namun tegas, memancarkan aura kepemimpinan yang kuat. Sejak dahulu, Pasopati dikenal sebagai pusaka para senopati, panglima perang, dan pemimpin yang berpendirian lurus.
Secara pakem, Keris Pasopati menggunakan ada-ada, dengan permukaan bilah nggigir sapi yang menampilkan kesan gagah sekaligus halus. Kontur wilahnya ramping, menandakan ketajaman pikir dan kejelasan tujuan hidup pemiliknya.
Ricikan Dapur Pasopati
Dhapur Pasopati memiliki ciri ricikan yang khas dan tidak boleh keliru, antara lain:
- Kembang kacang pogog (menunduk, tidak mencuat ke atas), melambangkan kerendahan hati pemimpin sejati
- Lambe gajah satu, simbol kesederhanaan dan pengendalian diri
- Sogokan rangkap, pertanda kecerdasan strategi dan ketajaman intuisi
- Ri pandan, sebagai penegas garis keteguhan
- Pada beberapa bilah ditemukan gusen dan lis-lisan, memperindah tanpa menghilangkan karakter lurusnya
Keseluruhan ricikan ini menegaskan bahwa Pasopati bukan keris untuk pamer kemewahan, melainkan keris watak, keris karakter, keris jiwa.
Jejak Sejarah
Menurut catatan sastra Jawa kuno, dhapur Pasopati telah disebut sejak Serat Pustakaraja Purwa dan Pratelan, yang diperkirakan ditulis sekitar abad ke-12. Dalam literatur tersebut, Pasopati termasuk dalam jajaran dhapur awal keris Nusantara.
Tradisi tutur menyebut bahwa bentuk-bentuk awal dhapur lurus seperti Lar Ngatap, Pasopati, dan Cundrik telah dikenal sejak masa sangat tua, bahkan dikaitkan dengan wilayah Medhangkamulan, pusat peradaban awal Mataram Kuno. Nama Mpu Ramadi sering disebut sebagai empu legendaris yang membabar bentuk-bentuk awal pusaka tersebut, menandai fase transisi senjata ritual menuju pusaka bernilai spiritual tinggi.
Pasopati dalam Dunia Pewayangan
Dalam pakem pewayangan, Pasopati sejatinya bukan keris, melainkan panah pusaka milik Raden Arjuna, ber-dhapur Wulan Tumanggal, yang dianugerahkan oleh Bathara Guru setelah Arjuna menyelesaikan laku tapa dalam kisah Arjuna Wiwaha.
Arjuna adalah simbol manusia paripurna:
- tampan dan berbudaya
- ahli perang dan pemanah ulung
- halus budi dan tinggi spiritualitas
Pasopati disebut sebagai “lelananging jagad, jagoning dewa”, lelaki sejati penguasa diri dan jagoan yang diridai para dewa. Pasopati menjadi lambang kemenangan tertinggi, bukan hanya atas musuh di medan laga, tetapi atas hawa nafsu dan sifat kehewanan dalam diri manusia.
Filosofi Pasopati
Pasopati digambarkan sebagai senjata pamungkas:
sekali dilepas, mampu menjelma menjadi seribu dan selalu tepat sasaran.
Maknanya jelas—keyakinan, fokus, dan totalitas.
Filosofi ini mengajarkan bahwa:
- hidup tidak dimenangkan oleh keraguan
- kesuksesan lahir dari keyakinan yang disertai usaha, keringat, dan pengorbanan
- ujian hidup adalah bagian dari laku menuju kematangan jiwa
Pasopati menjadi simbol optimisme sadar, bukan angan kosong, melainkan harapan yang diperjuangkan sampai tuntas.
Makna Kepemilikan Keris Pasopati
Keris Pasopati sarat akan makna:
- kepemimpinan
- keteguhan pendirian
- kesetiaan pada prinsip
- keberanian mengambil keputusan
Wilah lurus tanpa luk dimaknai agar pemiliknya:
- tidak mudah goyah
- lurus dalam niat dan tindakan
- teguh dalam menghadapi tekanan
Tak heran bila pada masa lalu, keris Pasopati hanya dimiliki kalangan tertentu, terutama senopati, panglima, dan tokoh penting kerajaan. Hingga kini, dhapur Pasopati tetap diburu oleh mereka yang berkecimpung dalam kepemimpinan, politik, militer, maupun dunia spiritual.
Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris
Tags: Dhapur Pasopati, Keris Pasopati, Keris Pasopati Tangguh Mangkubumen Garap Dalem, Pasopati, Ricikan Dapur Pasopati
Keris Pasopati Tangguh Mangkubumen Garap Dalem
| Berat | 2500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 82 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Tilam Sari Keris Tilam Sari ini merupakan pusaka berkelas priyayi keraton, memadukan dapur simbol kenyamanan hidup, pamor pertumbuhan rezeki, serta garap kinatah emas yang menandakan status dan kemuliaan. Seluruh unsur tersebut berpadu harmonis dalam gaya Surakarta era Pakubuwana XI, masa ketika estetika, etika, dan simbol kekuasaan bertemu dalam keseimbangan. Dhapur Tilam Sari Secara filosofis,… selengkapnya
Rp 26.666.000 Rp 29.999.000Dhapur Pasopati Keris Pasopati merupakan salah satu dhapur keris lurus yang paling sakral dan berwibawa. Nama Pasopati diambil dari senjata pusaka Prabu Arjuna dalam epos Mahabharata, melambangkan: keteguhan tekad, keberanian yang terkendali, keputusan yang tepat dan adil, kemenangan yang diraih dengan kebijaksanaan. Dalam pakem Jawa, keris Pasopati sering dimaknai sebagai: pusaka pamutus perkara—penegas keputusan dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFilosofi Dhapur Kalamisani Nama Kalamisani mengandung kesan filosofis yang berkaitan dengan ketajaman, kematangan, dan keindahan yang terkendali. Dalam pemaknaan pusaka, “kalam” dapat direnungkan sebagai sesuatu yang berkaitan dengan alat tulis atau pena, sedangkan “sani” dapat dipahami sebagai unsur yang memperindah atau menyempurnakan. Dari sini Kalamisani dapat dijadikan simbol bahwa kata-kata dan pikiran mempunyai kekuatan. Seseorang… selengkapnya
Rp 4.555.000Jenis Pusaka : Keris Lurus Dhapur : Jalak Tilam Sari Pamor : Tejo Kinurung Tangguh : HB V Warangka : Ladrang Surakarta Gandar Iras Kayu : Cendana Wangi Pendok : Blewah Polosan Bahan : Tembaga Dhapur Keris Jalak Tilam Sari Jalak Tilam Sari adalah salah satu dhapur keris lurus yang memiliki bentuk elegan serta kaya… selengkapnya
*Harga Hubungi CSTangguh PB IV – Surakarta Keris Jalak Ngore ini termasuk tangguh PB IV (Paku Buwana IV Surakarta) yang dikenal memiliki karakteristik unik: Warna besi cenderung abu-abu kehijauan Rabaan halus, ciri pengerjaan yang matang Bentuk gagah dan tebal, dengan kandungan baja tinggi Pamor adem yang matang namun tidak mencolok Bentuk mbangkek (berpinggang) mengikuti gaya era PB… selengkapnya
Rp 35.500.000 Rp 40.825.000FILOSOFI NAGA SILUMAN Nama Naga Siluman terdiri dari dua simbol besar: Naga → kekuatan, kewibawaan, perlindungan dan penguasaan diri.Siluman → sesuatu yang tidak selalu tampak, tersembunyi, atau berada di luar pandangan biasa. Karena itu, filosofi Naga Siluman tidak harus dimaknai sebagai “naga gaib”. Lebih dalam, ia dapat dibaca sebagai kekuatan yang tidak selalu perlu dipamerkan…. selengkapnya
Rp 15.555.000Jenis : Keris Luk 9 Dhapur : Panimbal Pamor : Untu Walang Tangguh : Mataram Kartasura Warangka: Ladrang Surakarta Bahan : Kayu Trembalo
*Harga Hubungi CSKeris Tilam Sari Keris Tilam Sari adalah salah satu dhapur yang sangat dihormati di dunia perkerisan Jawa. Namanya bermakna Tilam = alas tidur / alas kehidupan, Sari = inti atau esensi. Suatu simbol bahwa pemiliknya diharapkan mampu menemukan inti kehidupan, ketenangan batin, kejernihan pikir, serta kemampuan mengelola laku-laku spiritual maupun keduniawian dengan seimbang. Dhapur ini… selengkapnya
*Harga Hubungi CSJenis: Keris Luk 11 Dhapur: Carito Prasojo ( Kinatah Emas ) Pamor: Wengkon Tangguh: PB XI (Pakubuwana ke-11) Warangka: Ladrang Surakarta Bahan : Kayu Jati
*Harga Hubungi CSFilosofi Dhapur Jalak Nguwuh Nama Jalak Nguwuh dapat direnungkan melalui simbol burung jalak. Dalam kebudayaan Jawa, burung sering menjadi perlambang kecermatan, kepekaan, kemampuan berkomunikasi, serta kecerdasan membaca keadaan. Nguwuh dapat dimaknai secara simbolik sebagai suara atau aktivitas yang menyampaikan keberadaan. Dari sini Jalak Nguwuh dapat menjadi piwulang: Wong urip kudu ngerti kapan kudu matur, kapan… selengkapnya
Rp 27.500.000







JORAN TEGEK ALEXANDRIA & ISABELLA XPIRATES
Keris Megantoro Luk 7 Kinatah Emas Mataram Amangkurat
Keris Naga Singa Luk 9 Kinatah Emas Mataram Amangkurat
Patung Buddha Kayu Jati
Keris Parungsari Luk 13 Tundung Madiun
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.