Beranda » Keris Sepuh » Keris Megantoro Luk 7 Kinatah Emas Mataram Amangkurat
click image to preview activate zoom

Keris Megantoro Luk 7 Kinatah Emas Mataram Amangkurat

Rp 65.000.000
Stok Tersedia
Kategori Keris Sepuh

Jenis : Keris Luk 7
Dhapur : Megantoro (Kinatah Emas)
Pamor : Kulit Semangka
Tangguh : Mataram Amangkurat
Warangka : Ladrang Surakarta, Kayu Trembalo Iras
Pendok : Blewah, Bahan Tembaga
Deder : Yudhawinatan, Kayu Kemuning
Mendak : Bejen, Bahan Perak Hias Batu Yakut

Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan yang lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

Keris Megantoro Luk 7 Kinatah Emas Mataram Amangkurat

Filosofi Dhapur Megantoro

Nama Megantoro/Megantara secara tradisional sering dihubungkan dengan unsur mega atau awan dan antara, yaitu ruang yang luas.

Awan mempunyai sifat menarik: ia berada di atas, tetapi tidak pernah menetap di satu tempat. Ia bergerak mengikuti perubahan alam.

Karena itu Megantoro dapat direnungkan sebagai lambang:

  • kelapangan hati,
  • keluasan wawasan,
  • kemampuan melihat persoalan dari berbagai sisi,
  • tidak mudah terkungkung oleh keadaan,
  • dan kesediaan bergerak mengikuti perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri.

Ada sebuah piwulang penting:

“Wong kang amba pikirane, ora gampang kepencut dening prakara kang cilik.”

Orang yang luas pikirannya tidak mudah terjebak oleh persoalan-persoalan kecil.

Maka Megantoro bukan sekadar simbol kebesaran, tetapi juga pengingat agar seseorang tidak berpikiran sempit ketika menghadapi persoalan besar.


Makna Luk 7

Dalam tradisi simbolik perkerisan, luk merupakan kelokan pada bilah keris dan jumlahnya secara umum ganjil. Sumber kebudayaan pemerintah menjelaskan bahwa luk merupakan salah satu unsur penting morfologi keris.

Luk 7 dapat direnungkan sebagai perjalanan yang tidak selalu lurus.

Hidup manusia pun demikian.

Kadang seseorang memperoleh jalan yang mudah. Kadang harus berbelok, berhenti, mengulang langkah, bahkan mengambil arah yang sama sekali tidak direncanakan.

Tetapi setiap kelokan tidak selalu berarti kesalahan.

Kadang:

Kelokan adalah cara kehidupan mengajarkan kedewasaan.

Karena itu Luk 7 dapat dimaknai sebagai:

keteguhan dalam menghadapi perubahan, kesabaran dalam perjalanan, dan kemampuan mengambil hikmah dari setiap pengalaman.

Megantoro yang luas dipadukan dengan Luk 7 memberikan pesan:

“Pandangan harus luas, tetapi langkah harus tetap terarah.”


Filosofi Kinatah Emas

Kinatah emas memberikan dimensi yang berbeda.

Emas secara tradisional merupakan lambang:

  • kemuliaan,
  • kehormatan,
  • kebesaran,
  • kewibawaan,
  • penghargaan,
  • dan kedudukan.

Dalam lingkungan keraton, keris dan perlengkapannya memang dapat memiliki fungsi sebagai tanda kebesaran, jabatan, pangkat, serta bagian dari busana resmi.

Tetapi emas juga mempunyai sisi filosofis yang lebih dalam.

Emas tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai kemewahan.

Ia dapat menjadi perlambang bahwa martabat harus dijaga dengan perilaku.

Seseorang boleh mempunyai kedudukan tinggi, tetapi jika tidak mampu menjaga amanah, maka kemuliaan tersebut kehilangan maknanya.

Maka:

Kinatah emas adalah kemuliaan yang seharusnya diikuti tanggung jawab.


Megantoro + Luk 7 + Kinatah Emas

Jika ketiga unsur tersebut disatukan:

Megantoro → luasnya pandangan.
Luk 7 → perjalanan dan kematangan.
Kinatah Emas → martabat dan amanah.

Maka filosofi keseluruhannya dapat dirumuskan:

“Semakin luas wawasan, semakin matang perjalanan, semakin besar pula tanggung jawab menjaga martabat.”

Ini bukan hanya filosofi seorang raja atau bangsawan.

Ini berlaku bagi siapa pun yang memperoleh kepercayaan, jabatan, kekayaan, ilmu, maupun pengaruh.

Karena ukuran kebesaran seseorang bukan semata-mata seberapa tinggi kedudukannya, tetapi seberapa baik ia menggunakan kedudukan tersebut.


Sejarah Mataram Amangkurat

Amangkurat I merupakan penguasa Mataram yang memerintah setelah Sultan Agung, sekitar 1646–1677 M. Pada masa pemerintahannya, pusat pemerintahan Mataram dipindahkan ke Plered. Sumber arkeologi pemerintah mencatat perpindahan pusat pemerintahan tersebut dan perkembangan Plered sebagai pusat kerajaan pada masa Amangkurat I.

Plered menjadi bagian penting dari sejarah Mataram pada periode ini. Situs Kauman-Plered saat ini ditetapkan sebagai cagar budaya dan merupakan bagian dari tinggalan kerajaan Mataram Islam abad ke-17 pada masa Amangkurat I.

Namun masa pemerintahannya juga merupakan periode yang penuh gejolak.

Pemberontakan Trunajaya menyebabkan pusat kekuasaan Mataram di Plered mengalami krisis dan kemudian terjadi perpindahan pusat pemerintahan ke Kartasura pada masa Amangkurat II. Sumber arkeologi mencatat pemberontakan tersebut sebagai salah satu titik penting dalam kemunduran Mataram dan perpindahan pusat kekuasaan.

Dengan demikian, masa Amangkurat I memperlihatkan dua sisi sejarah:

kemegahan pembangunan pusat kerajaan di Plered, sekaligus ketegangan politik yang akhirnya mengguncang kerajaan.


Plered sebagai Simbol Kebesaran dan Ujian

Plered dapat direnungkan sebagai gambaran bahwa kemegahan lahiriah tidak selalu menjamin ketahanan sebuah kekuasaan.

Sebuah kerajaan dapat mempunyai keraton, benteng, prajurit, harta, dan berbagai simbol kebesaran.

Namun semua itu membutuhkan sesuatu yang lebih mendasar:

kepercayaan, kebijaksanaan, dan kemampuan menjaga kesatuan.

Di sinilah filosofi Kinatah Emas menjadi relevan.

Emas menunjukkan kemuliaan.

Tetapi sejarah Plered mengingatkan bahwa kemuliaan tanpa ketahanan sosial dan politik dapat menghadapi ujian berat.

Maka pusaka tidak cukup hanya menjadi simbol kebesaran.

Ia juga dapat menjadi cermin untuk mengingatkan manusia tentang tanggung jawab di balik kebesaran tersebut.

Tags: , , , ,

Keris Megantoro Luk 7 Kinatah Emas Mataram Amangkurat

Berat 2500 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 10 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait
Sidebar
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Sejarah Keris
● online
Sejarah Keris
● online
Halo, perkenalkan saya Sejarah Keris
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja