Keris Jalak Ngore PB IV
Rp 35.500.000 Rp 40.825.000| Kode | 037 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Keris Nom-Noman |
Keris Jalak Ngore PB IV
Tangguh PB IV – Surakarta
Keris Jalak Ngore ini termasuk tangguh PB IV (Paku Buwana IV Surakarta) yang dikenal memiliki karakteristik unik:
- Warna besi cenderung abu-abu kehijauan
- Rabaan halus, ciri pengerjaan yang matang
- Bentuk gagah dan tebal, dengan kandungan baja tinggi
- Pamor adem yang matang namun tidak mencolok
- Bentuk mbangkek (berpinggang) mengikuti gaya era PB IV – PB IX
- Ukuran lebih panjang dari standar (± 37 cm), sebuah ciri kuat masa tersebut
- Ujung bilah mbuntut tuma dan bagian tengahnya melebar seperti daun pohung (singkong)
- Gonjo melengkung dengan penggunaan tungkakan (Khas Surakarta)
Keris-keris era PB IV dikenal sebagai periode penyempurnaan ulang, di mana empu-empu Surakarta memutrani atau menghidupkan kembali pakem keris klasik dengan tingkat ketelatenan tinggi. Nilai artistik bilah pada masa ini sangat dihargai oleh kolektor karena konsistensi mutu besi dan penggarapannya.
Dhapur Jalak Ngore PB IV
Dhapur Jalak Ngore adalah salah satu dhapur keris lurus yang populer di lingkungan keraton dan para empu Mataram. Ciri utamanya meliputi gandik polos, pejetan, tikel alis, sraweyan, dan greneng, menunjukkan bahwa keris ini digarap dengan pakem klasik yang sarat ketelitian.
Menurut tutur tradisi, bentuk Jalak Ngore sudah dikenal sejak era Pajajaran, dan beberapa cerita menyebut keris ini pernah dibabar oleh Empu Anjani pada masa Prabu Pamekas sekitar tahun Jawa 1248. Meski catatan sejarahnya lebih bersifat folklor, dhapur ini memang tercatat sebagai salah satu bentuk yang tua dan diwarisi hingga masa Mataram dan Surakarta.
Filosofi Jalak Ngore
Nama Ngore merujuk pada perilaku burung jalak saat mengurai dan merapikan bulu-bulunya. Secara simbolik, dhapur ini melambangkan:
- Ketekunan mengurai masalah satu demi satu, dengan pikiran jernih
- Kesungguhan dan proses bertahap dalam menempuh tujuan
- Kewaspadaan dan kecermatan dalam mengambil langkah
- Sikap alon-alon waton kelakon, bahwa proses yang pelan tapi pasti akan membawa keberhasilan
- Gliyak-gliyuk waton tumindak, meskipun tertatih tetap melangkah
Keris ini kerap dijadikan simbol bagi mereka yang sedang merintis usaha, membangun karier, memperbesar jaringan, atau menata hidup dari bawah.
Pamor Segoro Muncar
Pamor Segoro Muncar berarti lautan yang memancar atau ombak yang menebar. Pamor ini memiliki beberapa makna utama:
- Melapangkan rezeki
- Memperluas pergaulan dan relasi
- Mendatangkan keberuntungan dalam interaksi sosial
- Keselamatan dalam perjalanan dan usaha
Makna memperluas pergaulan bukan hanya sekadar banyak teman, tetapi mempertemukan pemiliknya dengan lingkungan yang mendukung pertumbuhan rezeki dan kesempatan baru. Dalam falsafah Jawa, seseorang yang ditempatkan pada lingkaran pergaulan yang baik akan otomatis mendapatkan jalan hidup yang lebih mudah.
Segoro Muncar sering disarankan bagi mereka yang:
- Membangun usaha baru
- Membutuhkan jaringan luas
- Berada di lingkungan sosial yang dinamis
- Menghadapi stagnasi karier atau bisnis
- Membutuhkan pamor pembuka kesempatan
Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris
Tags: Dhapur Jalak Ngore, Filosofi Jalak Ngore, Keris Jalak Ngore PB IV, Pamor Segoro Muncar, Tangguh PB, tangguh PB IV
Keris Jalak Ngore PB IV
| Berat | 2500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 52 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Jenis Pusaka: Keris Lurus Dhapur: Jalak Sangu Tumpeng Pamor: Wahyu Tumurun Tangguh: HB V Panjang Bilah: 36 cm Warangka: Gayaman Jogjakarta Kayu Liwung Deder: Kayu tayuman kuno Mendak: Widhengan, kuningan sepuh emas Pendok: Slorok Templek Kemalo DHAPUR JALAK SANGU TUMPENG – SIMBOL REZEKI, BEKAL HIDUP & LURUSNYA TUJUAN Keris Jalak Sangu Tumpeng merupakan salah satu… selengkapnya
Rp 8.555.000 Rp 9.838.250Jenis: Keris Luk 11 Dhapur: Carito Prasojo ( Kinatah Emas ) Pamor: Wengkon Tangguh: PB XI (Pakubuwana ke-11) Warangka: Ladrang Surakarta Bahan : Kayu Jati
Rp 55.000.000Dhapur Pasopati Keris Pasopati merupakan salah satu dhapur keris lurus yang paling sakral dan berwibawa. Nama Pasopati diambil dari senjata pusaka Prabu Arjuna dalam epos Mahabharata, melambangkan: keteguhan tekad, keberanian yang terkendali, keputusan yang tepat dan adil, kemenangan yang diraih dengan kebijaksanaan. Dalam pakem Jawa, keris Pasopati sering dimaknai sebagai: pusaka pamutus perkara—penegas keputusan dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDhapur Jalak Tilam Sari Keris Jalak Tilam Sari merupakan salah satu dhapur lurus yang sangat disukai di lingkungan keraton karena memadukan kecerdasan (jalak) dengan keteduhan dan keindahan batin (tilam sari). Makna simbolik: Jalak → kecerdasan, kewaspadaan, ketangkasan berpikir Tilam → alas istirahat, kenyamanan, perlindungan Sari → inti keindahan, nilai luhur Secara filosofis: melambangkan pribadi cerdas… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKERIS TILAM SARI Keris Tilam Sari – Dalam pitutur lisan yang hidup di tengah masyarakat, disebutkan bahwa Kanjeng Sunan Kalijaga pernah memberi wejangan bahwa pusaka pertama yang sebaiknya dimiliki seseorang adalah keris dhapur Tilam Upih, dan pasangannya adalah Tilam Sari. Sunan Kalijaga memaknai Tilam Upih dan Tilam Sari sebagai pusaka yang setia mendampingi pemiliknya dalam… selengkapnya
Rp 15.555.000 Rp 18.500.000Keris Tilam Sari Keris Tilam Sari ini merupakan pusaka berkelas priyayi keraton, memadukan dapur simbol kenyamanan hidup, pamor pertumbuhan rezeki, serta garap kinatah emas yang menandakan status dan kemuliaan. Seluruh unsur tersebut berpadu harmonis dalam gaya Surakarta era Pakubuwana XI, masa ketika estetika, etika, dan simbol kekuasaan bertemu dalam keseimbangan. Dhapur Tilam Sari Secara filosofis,… selengkapnya
Rp 26.666.000 Rp 29.999.000Keris Pasopati Keris Pasopati merupakan salah satu dhapur keris lurus yang memiliki posisi istimewa dalam tradisi perkerisan Jawa. Bentuknya sederhana namun berwibawa, ramping namun tegas, memancarkan aura kepemimpinan yang kuat. Sejak dahulu, Pasopati dikenal sebagai pusaka para senopati, panglima perang, dan pemimpin yang berpendirian lurus. Secara pakem, Keris Pasopati menggunakan ada-ada, dengan permukaan bilah nggigir… selengkapnya
Rp 55.555.000 Rp 65.555.000Dhapur Keris Jalak Ngore KERIS JALAK NGORE, adalah salah satu bentuk dhapur keris lurus. Keris ini memakai gandik polos, pejetan, tikel alis, sraweyan dan greneng. Menurut mitos/dongeng keris Jalak Ngore pertama kali dibabar oleh Empu Anjani pada masa pemerintahan Prabu Pamekas dari Pajajaran pada tahun Jawa 1248. Filosofi Jalak Ngore atau jalak yang sedang mengurai… selengkapnya
Rp 12.555.000 Rp 14.438.250Jenis: Keris Lurus Dhapur: Pasopati Pamor: Segoro Muncar Tangguh: HB VII Warangka: Branggah Yogyakarta Bahan : Kayu Trembalo
Rp 25.555.000 Rp 29.388.250Dhapur Singa Sangu Tumpeng Keris Singo Sangu Tumpeng termasuk kategori dhapur keris yang menampilkan figur makhluk hidup pada gandiknya. Dapur ganan selalu menempati kelas tersendiri dalam dunia perkerisan karena tingkat kesulitan garapnya tinggi, membutuhkan empu yang tidak hanya piawai secara teknis, tetapi juga matang secara batin. Ciri khas utama dhapur ini adalah: ornamen singa lar… selengkapnya
Rp 65.555.000 Rp 70.000.000






Keris Carito Keprabon Sultan Agung
Keris Putut Pamor Junjung Derajat
Keris Tilam Sari Pamor Toya Mambeg
Keris Pamor Udan Mas Asli
Keris Balebang Luk 7 Tangguh Bali Abad XVIII Sepuh
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.