Beranda » Keris Nom-Noman » Keris Jalak Ngore PB IV
click image to preview activate zoom
Diskon
13%
Terpopuler

Keris Jalak Ngore PB IV

Rp 35.500.000 Rp 40.825.000
Hemat Rp 5.325.000
Kode037
Stok Tersedia
Kategori Keris Nom-Noman
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan yang lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

Keris Jalak Ngore PB IV

Tangguh PB IV – Surakarta

Keris Jalak Ngore ini termasuk tangguh PB IV (Paku Buwana IV Surakarta) yang dikenal memiliki karakteristik unik:

  • Warna besi cenderung abu-abu kehijauan
  • Rabaan halus, ciri pengerjaan yang matang
  • Bentuk gagah dan tebal, dengan kandungan baja tinggi
  • Pamor adem yang matang namun tidak mencolok
  • Bentuk mbangkek (berpinggang) mengikuti gaya era PB IV – PB IX
  • Ukuran lebih panjang dari standar (± 37 cm), sebuah ciri kuat masa tersebut
  • Ujung bilah mbuntut tuma dan bagian tengahnya melebar seperti daun pohung (singkong)
  • Gonjo melengkung dengan penggunaan tungkakan (Khas Surakarta)

Keris-keris era PB IV dikenal sebagai periode penyempurnaan ulang, di mana empu-empu Surakarta memutrani atau menghidupkan kembali pakem keris klasik dengan tingkat ketelatenan tinggi. Nilai artistik bilah pada masa ini sangat dihargai oleh kolektor karena konsistensi mutu besi dan penggarapannya.

Dhapur Jalak Ngore PB IV

Dhapur Jalak Ngore adalah salah satu dhapur keris lurus yang populer di lingkungan keraton dan para empu Mataram. Ciri utamanya meliputi gandik polos, pejetan, tikel alis, sraweyan, dan greneng, menunjukkan bahwa keris ini digarap dengan pakem klasik yang sarat ketelitian.

Menurut tutur tradisi, bentuk Jalak Ngore sudah dikenal sejak era Pajajaran, dan beberapa cerita menyebut keris ini pernah dibabar oleh Empu Anjani pada masa Prabu Pamekas sekitar tahun Jawa 1248. Meski catatan sejarahnya lebih bersifat folklor, dhapur ini memang tercatat sebagai salah satu bentuk yang tua dan diwarisi hingga masa Mataram dan Surakarta.

Filosofi Jalak Ngore

Nama Ngore merujuk pada perilaku burung jalak saat mengurai dan merapikan bulu-bulunya. Secara simbolik, dhapur ini melambangkan:

  • Ketekunan mengurai masalah satu demi satu, dengan pikiran jernih
  • Kesungguhan dan proses bertahap dalam menempuh tujuan
  • Kewaspadaan dan kecermatan dalam mengambil langkah
  • Sikap alon-alon waton kelakon, bahwa proses yang pelan tapi pasti akan membawa keberhasilan
  • Gliyak-gliyuk waton tumindak, meskipun tertatih tetap melangkah

Keris ini kerap dijadikan simbol bagi mereka yang sedang merintis usaha, membangun karier, memperbesar jaringan, atau menata hidup dari bawah.

Pamor Segoro Muncar

Pamor Segoro Muncar berarti lautan yang memancar atau ombak yang menebar. Pamor ini memiliki beberapa makna utama:

  • Melapangkan rezeki
  • Memperluas pergaulan dan relasi
  • Mendatangkan keberuntungan dalam interaksi sosial
  • Keselamatan dalam perjalanan dan usaha

Makna memperluas pergaulan bukan hanya sekadar banyak teman, tetapi mempertemukan pemiliknya dengan lingkungan yang mendukung pertumbuhan rezeki dan kesempatan baru. Dalam falsafah Jawa, seseorang yang ditempatkan pada lingkaran pergaulan yang baik akan otomatis mendapatkan jalan hidup yang lebih mudah.

Segoro Muncar sering disarankan bagi mereka yang:

  • Membangun usaha baru
  • Membutuhkan jaringan luas
  • Berada di lingkungan sosial yang dinamis
  • Menghadapi stagnasi karier atau bisnis
  • Membutuhkan pamor pembuka kesempatan

Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris

Tags: , , , , ,

Keris Jalak Ngore PB IV

Berat 2500 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 52 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait
Sidebar
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Sejarah Keris
● online
Sejarah Keris
● online
Halo, perkenalkan saya Sejarah Keris
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja