Keris Sempana Pamor Pancuran Mas
Rp 25.555.000 Rp 29.388.250| Kode | 028 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Keris Kuno |
Keris Sempana Pamor Pancuran Mas
- Jenis : Luk 9
- Dhapur : Sempana
- Pamor : Pancuran Mas
- Tangguh : Pajajaran
- Warangka : Ladrang Surakarta Iras
- Bahan : Trembalo
- Pendok : Blewah Cukit
- Bahan : Kuningan
Filosofi Pamor Pancuran Mas
(Simbol Kemakmuran, Kedermawanan dan Aliran Berkah yang Tidak Pernah Terputus)
Pamor Pancuran Mas merupakan salah satu pamor paling populer dan sarat doa-doa kebaikan dalam dunia tosan aji. Nama ini tersusun dari dua kata:
- Pancuran: sumber air yang mengalir terus-menerus
- Mas (Emas): lambang kemuliaan, kemakmuran dan nilai tinggi
Maka Pancuran Mas dimaknai sebagai “Sumber emas yang tidak pernah berhenti mengalir”, simbol aliran rezeki yang halal, penuh keberkahan dan terus bertambah.
Makna Filosofis & Laku
Pamor ini bukan hanya doa untuk “kekayaan”, tetapi mengandung pesan moral yang sangat dalam:
1. Rezeki mengalir bagi yang memberi
Seperti pancuran air yang terus memberikan manfaat tanpa habis, pancuran mas mengajarkan bahwa:
- Sedekah adalah kunci dari rezeki yang mengalir tanpa putus.
- Semakin banyak memberi, semakin luas pintu rezeki dibukakan.
Filosofi ini sejalan dengan falsafah Jawa:
“Wong sing kerep aweh, bakal kerep ditambahi.”
2. Menjadi sumber manfaat bagi sesama
Air adalah kehidupan. Ke mana mengalir, di situ tumbuh tanaman, hewan hidup, manusia bertahan. Demikian pula manusia ideal menurut ajaran Jawa:
- Hidup harus menjadi berkah bagi lingkungan.
Tidak hanya kaya harta, tetapi kaya empati, kaya welas asih dan kaya keluhuran budi.
3. Sedekah sebagai pendingin jiwa
Air bersifat:
- menyejukkan
- menghilangkan panas
- memberi ketenangan
- Begitu pula sedekah:
- menyejukkan hati pemberinya
- menenteramkan hati penerimanya
- menghilangkan sifat tamak dan gelisah
4. Sinkronisasi energi keris
Keris berbahan pamor Pancuran Mas dipercaya memberikan tuah rezeki jika pemiliknya selaras dengan pesan pamor tersebut. Jika tidak selaras (pelit, enggan berbagi, egois), maka energi pamor tidak bekerja maksimal.
- Pamor bekerja bukan karena mistik, melainkan karena keselarasan niat, tindakan dan laku hidup.
Keris Tangguh Pajajaran
(Warisan Tosan Aji dari Kerajaan Besar Tanah Pasundan)
Tangguh Pajajaran merujuk pada gaya pengerjaan keris yang berkembang pada masa Kerajaan Pajajaran (± abad XI–XVI M), kerajaan besar di Jawa Barat dengan pusat pemerintahan di Pakuan (Bogor). Pajajaran runtuh tahun 1579 akibat serangan Maulana Yusuf dari Kesultanan Banten, namun tradisi perkerisannya meninggalkan jejak penting.
Di dalam Ensiklopedi Keris karya Bambang Harsrinuksmo (2004:461), Pajajaran dicatat sebagai salah satu tangguh bersejarah yang khas dan jarang.
Ciri-Ciri Tangguh Pajajaran
Tangguh ini dikenal oleh para ahli karena ciri teknisnya yang kuat:
1. Garap Khas Tanah Pasundan
- Pasikutan (ketebalan & garis bilah) kaku dan agak kasar
- Besinya kering, putih keabu-abuan, ciri pengolahan besi lokal
- Pamor tidak direncanakan, namun muncul alami (pamor tiban)
2. Pamor Nggajih
- Penampilan pamor tampak tebal, seperti lemak (nggajih), namun tetap halus dan padat.
3. Bentuk Bilah Panjang dan Tegas
- Bilah relatif lebih panjang dari keris tangguh Jawa Tengah/Jawa Timur
- Gandhik panjang dan agak miring
- Sirah cecak lonjong memanjang
- Kesannya: tegas, maskulin, berwibawa
Keris Pajajaran sering dianggap mewakili karakter orang Sunda jaman dahulu: jujur, lugas, gagah, dan berbudi tinggi.
Nilai Heritage untuk Kolektor
Keris bertangguh Pajajaran termasuk langka, karena:
- masa kerajaan sudah sangat lama berakhir
- produksi keris asli Pajajaran terbatas
- banyak hilang karena perang dan peralihan kekuasaan
Bagi kolektor, memiliki keris tangguh Pajajaran adalah memiliki jejak sejarah sebuah kerajaan besar yang menjadi pilar budaya Nusantara.
Dhapur Sempana Luk 9
(Kesederhanaan yang Anggun & Filsafat Babahan Hawa Sanga)
Keris Sempana adalah salah satu dhapur sederhana namun sangat digemari sejak masa kerajaan–kerajaan Jawa. Biasanya hanya memiliki:
- kembang kacang
- lambe gajah satu
- greneng
- tanpa ricikan tambahan
Kesederhanaannya justru menjadi daya tarik, sehingga pada masa lampau banyak dimiliki para abdi dalem, bangsawan tingkat menengah dan tokoh masyarakat.
Makna Luk 9: Menguasai Sembilan Pintu Diri
Dalam adat Jawa kuno, angka sembilan (songo) dianggap suci dan menjadi dasar ajaran:
Babahan Hawa Sanga
“Menjaga sembilan lubang hawa agar hidup selamat dunia–akhirat.”
Sembilan lubang manusia:
- 2 mata
- 2 telinga
- 2 hidung
- mulut
- qubul
- dubur
Lubang-lubang ini adalah:
- pintu masuk godaan
- sumber keinginan (hawa)
- sekaligus alat ibadah dan kebaikan
Maka luk 9 mengajarkan:
1. Mengendalikan nafsu & keinginan
Siapa yang mampu mengelola 9 pintu hawa akan mencapai martabat batin yang tinggi.
2. Jalan hidup yang luhur
Manusia selalu ditawari dua jalan:
- jalan mulia
- jalan pintas (jalan hawa nafsu)
Luk 9 mengingatkan bahwa jalan mulia selalu membutuhkan pengendalian diri.
3. Simbol naiknya karier & kedudukan
Dalam tradisi Keraton:
Keris luk 9 dipercaya mendukung ambisi karier, menaikkan derajat, dan menjaga fokus pemiliknya.
Banyak pejabat dan punggawa istana pada masa lampau memilih keris luk 9 karena dianggap memberi tuntunan untuk mencapai posisi lebih tinggi secara terhormat.
Tags: Filosofi Pamor Pancuran Mas, Keris Sempana Pamor Pancuran Mas, Luk 9, tangguh pajajaran, Tuah Keris Sempana, Tuah Pamor Pancuran Mas
Keris Sempana Pamor Pancuran Mas
| Berat | 2000 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 102 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Sejarah Keris Segaluh Segaluh memiliki hubungan nama yang sangat kuat dengan Galuh, kawasan kerajaan tua di Tatar Sunda. Kerajaan Galuh berdiri pada awal abad ke-7 dan secara tradisional dikaitkan dengan Wretikandayun, yang disebut naik takhta pada 612 M. Sumber dari Direktorat Pelindungan Kebudayaan juga menempatkan Galuh sebagai kelanjutan dari Kendan dan bagian penting dari perkembangan… selengkapnya
Rp 4.500.000 Rp 6.000.000Keris Brojol Pamor Junjung Derajat mempunyai filosofi yang kuat tentang kemudahan membuka jalan, keteguhan hati, peningkatan derajat, serta keberhasilan yang dicapai melalui usaha dan keluhuran budi. Dalam tradisi perkerisan, Brojol sering dimaknai sebagai perlambang sesuatu yang terlepas, terbuka, atau berhasil melewati rintangan. Sementara Junjung Derajat mengandung harapan agar kehidupan seseorang mengalami peningkatan dalam martabat, kehormatan,… selengkapnya
Rp 15.555.000BETHOK PASOPATI Bethok Pasopati adalah salah satu bentuk pusaka paling ikonik dalam dunia tosan aji. Berbeda dari keris standar, bethok memiliki bentuk bilah tebal, pendek, lurus, dan dibuat dengan tujuan efisiensi, kekuatan, dan kecepatan. Ia dirancang sebagai senjata jarak dekat, alat perlindungan, sekaligus pusaka simbolik yang melambangkan ketegasan seorang ksatria. Ketika bethok bersanding dengan Pasopati,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDhapur Tilam Upih Keris Tilam Upih adalah salah satu dhapur keris lurus tertua dan paling dihormati dalam tradisi Jawa.Nama Tilam (alas tidur) dan Upih (pelepah pinang) mengandung filosofi: kesederhanaan, ketenangan, perlindungan, kenyamanan lahir dan batin. Secara pakem, Tilam Upih melambangkan: pemimpin atau pribadi yang mampu memberi rasa aman, teduh, dan perlindungan bagi lingkungannya. Karena sifatnya… selengkapnya
Rp 45.500.000 Rp 48.000.000Filosofi Dhapur Sempaner Nama Sempaner dapat direnungkan sebagai gambaran tentang keteguhan, ketepatan arah, dan kemampuan menempatkan diri dalam perjalanan kehidupan. Secara filosofis, Sempaner dapat dijadikan pengingat bahwa manusia harus mengetahui ke mana tujuan hidupnya diarahkan. Seseorang yang memiliki tujuan tetapi tidak memiliki keteguhan akan mudah berubah mengikuti keadaan. Sebaliknya, orang yang teguh tetapi tidak memiliki… selengkapnya
Rp 7.555.000Keris Sempana Bungkem Keris Sempana Bungkem sebuah dhapur yang sejak awal tidak diciptakan untuk sekadar indah dipandang, melainkan untuk mengajarkan laku hidup. Ia adalah pusaka yang berbicara tentang pengendalian, keteguhan, dan kedewasaan batin. Ciri paling otentik dan mudah dikenali dari dhapur ini adalah sekar kacang mbungkem, sekar kacang yang tidak membuka ke depan sebagaimana lazimnya,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFilosofi Dhapur Sempaner Sempaner secara filosofis dapat direnungkan sebagai simbol keteguhan langkah, keteraturan, dan kejelasan tujuan. Dalam perjalanan hidup, manusia sering menghadapi keadaan yang membuat arah menjadi tidak jelas. Keinginan yang terlalu banyak dapat membuat seseorang kehilangan prioritas. Sempaner dapat dijadikan pengingat: “Teguhlah dalam langkah, tetapi jangan teguh pada kesalahan.” Artinya, seseorang perlu mempunyai prinsip,… selengkapnya
Rp 3.888.000Filosofi Keris Brojol Brojol mempunyai nama yang berasal dari kata brojol, yang secara umum bermakna keluar, lahir, terlepas, atau berhasil melewati suatu keadaan yang menghambat. Karena itu, filosofi Brojol sering dikaitkan dengan: kelancaran dalam menghadapi persoalan terbukanya jalan yang semula tertutup kemampuan keluar dari kesulitan kesederhanaan dan keteguhan dalam menjalani kehidupan. Makna filosofisnya dapat dirangkum:… selengkapnya
Rp 3.888.000 Rp 5.000.000Keris Brojol Pamor Pendaringan Kebak Tangguh Tuban Era Singosari merupakan pusaka klasik Nusantara yang mencerminkan kesederhanaan luhur, kekuatan batin, serta kemapanan hidup. Dhapur Brojol dikenal sebagai keris tua yang sarat makna filosofi, sementara pamor Pendaringan Kebak menjadi simbol rezeki berlimpah dan keberkahan tanpa henti. Keris dengan karakter seperti ini pada masanya banyak dimiliki oleh tokoh… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFilosofi Keris Jalak Nguwuh Pamor Banyu Mili Keris Jalak Nguwuh merupakan salah satu dhapur keris lurus dengan ukuran bilah sedang. Dalam sejumlah referensi perkerisan, Jalak Nguwuh atau Jalak Nguwoh memiliki gandik polos, pejetan, tingil, serta ada-ada yang terlihat jelas dan tebal hingga ke ujung bilah. Bentuknya disebut memiliki kemiripan dengan Tilam Sari. Ketika Jalak Nguwuh… selengkapnya
Rp 13.500.000






Keris Jalak Tilam Sari Tangguh Cirebon Era Sultan Agung
Keris Carito Keprabon Luk 11 Kinatah Emas Mataram Sultan Agung
JORAN TEGEK SHIMANO JAPAN BORDERLESS GLR
Keris Nogo Sosro Luk 11 Kinatah Emas Mataram Sultan Agung
TEGEK KOLONG SALAZAR X-PIRATES
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.