Keris Tilam Sari Pamor Toya Mambeg
Rp 18.888.000 Rp 21.721.200| Kode | 019 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Keris Sepuh |
Keris Tilam Sari Pamor Toya Mambeg
Jenis Pusaka: Keris Lurus
Dhapur: Tilam Sari
Pamor: Toya Mambeg
Tangguh: Mojopahit
Warangka: Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kendit
Deder: Kayu Timoho Kendit
Mendak: Kendhit, Perak Hias Batu Yakut
Pendok: Bunton Cukit Tembaga
Dhapur Keris Tilam Sari
Keris Tilam Sari merupakan salah satu dhapur keris lurus yang sangat populer dan banyak dijumpai. Secara bentuk, Tilam Sari kerap disamakan dengan dhapur Tilam Upih, namun keduanya memiliki perbedaan halus dalam ricikan.
Ricikan Dhapur Tilam Sari
Dhapur ini umumnya memiliki unsur:
- Gandik polos ukuran normal
- Tikel alis
- Pejetan
- Sraweyan
- Thingil / Ri Pandan
Ricikan thingil atau ri pandan menjadi ciri penting yang menguatkan identitas Tilam Sari, sekaligus memberi sentuhan estetika khas pada sor-soran keris.
Makna Filosofis Tilam Sari
Dalam pemaknaan Jawa:
- Tilam melambangkan pembaringan, tempat istirahat atau tempat tinggal. Sebuah simbol rumah, perlindungan dan keteduhan hidup.
- Sari berarti wangi, harum, mulia, atau sesuatu yang membawa nama baik.
Jika digabungkan, Tilam Sari menggambarkan tempat berteduh yang harum dan penuh keberkahan, baik di hadapan Tuhan Yang Maha Esa maupun dalam pandangan masyarakat.
Empu pada masa lalu menanamkan doa agar:
- Pemilik dan rumah tangganya selalu dinaungi kemuliaan, keharmonisan dan ketenteraman.
- Mendapat nama baik dan dihormati oleh lingkungan sekitar.
- Selalu berada dalam perlindungan Tuhan YME dari segala mara bahaya.
- Dimudahkan dalam mencari nafkah dan dijauhkan dari kesulitan hidup.
Tidak mengherankan bila sebagian pecinta keris meyakini bahwa dhapur Tilam Sari sangat baik untuk pria yang telah berkeluarga, karena angsar-nya membawa keteduhan, kestabilan dan ketentraman rumah tangga.
Pamor Miring ( Teknik Tempa yang Istimewa )
Pamor Miring adalah pamor yang lapisan satonnya ditempa tegak lurus atau melintang terhadap permukaan bilah. Bukan “miring” seperti bambu condong, tetapi miring seperti orang tidur miring.
Teknik ini menciptakan ragam pola pamor yang ikonik, seperti:
- Toya Mambeg
- Adeg
- Blarak Ngirid
- Ron Genduru
- Ujung Gunung
- Raja Abala Raja, dan lainnya
Karena kerumitan tempa dan keindahan visualnya, pamor miring pada keris tangguh sepuh menjadi buruan kolektor kelas tinggi, bahkan bernilai sangat mahal.
Pamor Toya Mambeg – Rezeki Mengalir dan Mengendap
Toya Mambeg berarti air menggenang, yaitu air yang tetap, tidak mudah mengalir keluar. Pamornya tampil bergelombang seperti ombak bersusun.
Makna spiritualnya:
- Rezeki mengalir lancar
- Namun tidak mudah bocor
- Hasil jerih payah lebih mengendap dan berkumpul
- Keberkahan finansial lebih stabil
Pamor ini bukan pamor pamilih, sehingga dapat dimiliki siapa saja tanpa memandang peruntungan kelahiran.
Keris Tilam Sari berpadu pamor miring Toya Mambeg melambangkan:
- Rumah yang tenteram
- Pemilik yang berwibawa
- Rezeki yang lancar
- Nama baik yang harum
- Keselamatan yang menyertai
- Dan kemakmuran yang tidak mudah hilang
Kombinasi dhapur Tilam Sari dan pamor Toya Mambeg sering dianggap sebagai pusaka penyangga rumah tangga, cocok untuk mereka yang ingin memperkuat kedamaian keluarga sekaligus memperlancar rezeki.
Tags: filosofi keris tilam sari, keris pamor miring, keris pamor toya mambeg, Keris Tilam Sari Pamor Toya Mambeg, tangguh majapahit, tuah keris tilam sari
Keris Tilam Sari Pamor Toya Mambeg
| Berat | 2000 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 52 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Jenis Pusaka : Luk 13 Dhapur : Sengkelat Pamor : Beras Wutah Akhyodiat Meteor Tangguh : Mataram Senopaten Deder : Yudhowinatan Bahan : Kemuning Bang Mendak : Kendit Seling Merah Bahan : Tembaga Permata Sintetis Warangka : Ladrang Surakarta Bahan : Kayu Trembalo Pendok : Blewah Cukit Pangeranan Bahan : Tembaga I. DHAPUR SENGKELAT –… selengkapnya
Rp 18.888.000 Rp 21.721.200KERIS PARUNGSARI Keris Parungsari menempati posisi istimewa sebagai pusaka yang memadukan keindahan, ketajaman rasa, dan filosofi kehidupan yang matang. Dapur ini tidak hanya menampilkan keelokan bentuk, tetapi juga menyimpan doa panjang tentang keselarasan hidup, kemakmuran, dan kejernihan batin. DHAPUR PARUNGSARI Kata Parungsari berasal dari kata parung (tajam, lurus, tegas) dan sari (inti, esensi). Secara simbolik,… selengkapnya
Rp 7.500.000 Rp 9.000.000Dhapur Keris Parungsari Keris Parungsari adalah salah satu bentuk dhapur keris luk tiga belas yang memiliki karakter sangat anggun. Panjang bilah umumnya sedang dengan ricikan lengkap: Kembang kacang Lambe gajah dua (ciri pembeda utama dengan dhapur Sengkelat yang hanya satu) Sraweyan Sogokan rangkap Pejetan Greneng Menurut berbagai serat dan penuturan ahli keris, dhapur ini diasosiasikan… selengkapnya
Rp 21.111.000 Rp 24.277.650Dhapur Putut Keris Putut dikenal sebagai dhapur lurus sederhana, tanpa ricikan berlebihan, namun justru menyimpan kedalaman makna. Dalam tradisi perkerisan Jawa, Putut melambangkan: kematangan jiwa, kebijaksanaan yang tidak dipamerkan, kekuatan batin yang stabil. Dhapur ini sering diasosiasikan dengan: tokoh tua atau matang secara batin, pemimpin yang tidak banyak bicara namun dihormati, pribadi yang teguh prinsip… selengkapnya
Rp 28.888.000 Rp 30.000.000Jenis Pusaka : Keris Luk 5 Dhapur : Bakung Pamor : Wos Wutah Ceprit Tangguh : Pajang Era Mataram Warangka : Ladrang Surakarta Gandar Iras Bahan : Kayu Trembalo Deder : Kayu Kemuning Mendak : Parijata, Bahan Perak Pendok : Blewah Kemalo Merah Sejarah dan Filosofi Keris Bakung 1. Sejarah Dhapur Bakung Keris Bakung termasuk… selengkapnya
Rp 25.000.000 Rp 28.750.000Dhapur Jalak Sangu Tumpeng Keris Jalak Sangu Tumpeng merupakan pengembangan luhur dari dhapur Jalak, dengan tambahan filosofi sangu (bekal) dan tumpeng (puncak kemuliaan). Makna namanya: Jalak → kecerdasan, kewaspadaan, dan ketangkasan Sangu → bekal hidup lahir dan batin Tumpeng → puncak kemuliaan, syukur, dan doa keselamatan Secara pakem, keris ini melambangkan: pemimpin yang diberi bekal… selengkapnya
Rp 25.555.000 Rp 28.500.000Keris Parungsari Luk 13 dengan kinatah emas Panji Wilis dan pamor Beras Wutah merupakan pusaka berkelas tinggi yang memadukan keindahan visual, nilai sejarah, serta filosofi kemakmuran dan kewibawaan. Berlandaskan tangguh Mataram era Sultan Agung, keris ini mencerminkan karakter kepemimpinan yang matang, halus, namun berpengaruh kuat. Sejarah & Latar Tangguh Pada masa Kesultanan Mataram, khususnya era… selengkapnya
Rp 25.555.000 Rp 28.888.000Jenis: Keris Luk 7 Dhapur: Balebang Pamor: Kulit Semangka Tangguh: Bali Sepuh Warangka: Bali Beblatungan, Bahan Kayu Timoho
Rp 9.000.000 Rp 12.000.000Keris Anoman Luk 5 Keris Anoman adalah salah satu bentuk keris ikonik yang menghadirkan figur kera sakti dalam bilahnya. Berbeda dari keris-keris biasa, keris ini memiliki ricikan yang secara simbolik menggambarkan karakter Anoman, yaitu: berani, setia, suci hati, dan pemangku dharma. Pada masa Majapahit (Abad 13–15), dhapur-dhapur bertema wayang (termasuk anoman) banyak diciptakan sebagai simbolisasi… selengkapnya
Rp 21.111.000 Rp 24.500.000Keris Carito Buntolo Luk 15 Keris Carito Buntolo Luk 15, pusaka era Mataram Amangkurat yang semakin langka dan jarang muncul ke permukaan. Bilahnya keleng hitam pekat, auranya dingin. Pertanda pusaka berjiwa kuat dan tidak sembarangan memilih pemilik. Begitu Anda memegangnya, getaran wibawanya langsung terasa. Ini adalah keris untuk orang yang ingin dihormati, disegani, dan tidak… selengkapnya
Rp 15.500.000 Rp 18.500.000







Keris Parungsari Luk 13 Sedayu TUS
Keris Jalak Sangu Tumpeng HB V
Keris Sempana Luk 9 Pamor Lintang Kemukus Tangguh Pajajaran
Keris Jalak Sangu Tumpeng Tangguh Tuban
Keris Nogo Siluman Sultan Agung
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.