Beranda » Keris Sepuh » Keris Tilam Upih Pamor Wos Wutah Tangguh Tuban
click image to preview activate zoom

Keris Tilam Upih Pamor Wos Wutah Tangguh Tuban

Rp 4.500.000
Stok Tersedia
Kategori Keris Sepuh

Jenis : Keris Lurus
Dhapur : Tilam Upih
Pamor : Wos Wutah
Tangguh : Tuban
Warangka : Gayaman Yogyakarta, Bahan Kayu Timoho
Deder/Handle : Putri Kinurung, Bahan Kayu Kemuning
Pendok : Bunton, Bahan Kuningan
Mendak : Parijatha, Bahan Kuningan

Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan yang lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

Keris Tilam Upih Pamor Wos Wutah Tangguh Tuban

Filosofi Dhapur Tilam Upih

Tilam Upih merupakan salah satu dhapur keris lurus yang dikenal dalam tradisi keris Jawa. Nama Tilam Upih dapat direnungkan melalui gambaran upih, yaitu pelepah pembungkus atau pelindung pada bagian tertentu tanaman pinang/kelapa. Sementara tilam berkaitan dengan tempat berbaring atau pembaringan. Secara filosofis, perpaduan tersebut dapat dimaknai sebagai perlindungan, ketenteraman, dan tempat kembali. Tilam Upih mengajarkan bahwa manusia membutuhkan tempat untuk beristirahat, baik secara lahir maupun batin. Sebesar apa pun pencapaian seseorang, pada akhirnya ketenteraman dan keharmonisan kehidupan tetap menjadi bagian penting.

“Sejauh apa pun perjalanan, manusia membutuhkan tempat untuk kembali kepada ketenteraman.”

Filosofi Tilam Upih dapat dirangkum sebagai:

  • ketenteraman hidup,
  • perlindungan keluarga,
  • keharmonisan rumah tangga,
  • kesederhanaan,
  • dan keteguhan menjaga kehidupan.

Filosofi Pamor Wos Wutah

Wos Wutah secara harfiah dapat dikaitkan dengan beras yang tumpah atau berhamburan. Dalam tradisi simbolik masyarakat Jawa, beras memiliki hubungan erat dengan pangan, kehidupan, kecukupan, dan kesejahteraan. Karena itu, Pamor Wos Wutah sering dipahami secara filosofis sebagai perlambang rezeki dan kemakmuran yang berlimpah.

Namun makna “berlimpah” tidak harus dibatasi pada kekayaan materi. Keberlimpahan juga dapat berupa:

  • kecukupan pangan,
  • kesehatan,
  • ilmu pengetahuan,
  • ketenteraman keluarga,
  • hubungan sosial yang baik,
  • dan kesempatan untuk memberikan manfaat.

Pamor ini dapat menjadi pengingat bahwa rezeki yang diperoleh sebaiknya disyukuri, dikelola dengan baik, dan dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.

“Rezeki yang baik bukan hanya yang banyak, tetapi yang membawa kecukupan, ketenteraman, dan manfaat.”


Makna Tilam Upih + Wos Wutah

Kedua unsur tersebut menghasilkan filosofi yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari:

Tilam Upih → ketenteraman dan perlindungan.
Wos Wutah → kecukupan dan keberlimpahan.

Jika disatukan:

“Membangun kehidupan yang tenteram, menjaga keluarga dengan penuh tanggung jawab, serta mensyukuri setiap rezeki dan keberlimpahan yang diberikan kehidupan.”

Keris ini dengan demikian dapat menjadi simbol rumah tangga yang harmonis dan kehidupan yang berkecukupan.


Sejarah Keris Tuban

Tuban merupakan salah satu kawasan penting di pesisir utara Jawa. Letaknya yang strategis menjadikan Tuban berkembang sebagai salah satu pelabuhan dan pusat perdagangan dalam jaringan perdagangan Nusantara. Dalam sejarah Jawa, Tuban telah memiliki hubungan erat dengan berbagai kerajaan dan kekuatan politik di Jawa. Posisi Tuban sebagai kota pelabuhan membuatnya menjadi tempat bertemunya berbagai budaya, manusia, barang dagangan, dan tradisi. Pengaruh tersebut turut membentuk karakter kebudayaan masyarakat pesisir, termasuk tradisi tosan aji dan keris.

Tags: , , , ,

Keris Tilam Upih Pamor Wos Wutah Tangguh Tuban

Berat 2000 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 6 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait
Sidebar
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Sejarah Keris
● online
Sejarah Keris
● online
Halo, perkenalkan saya Sejarah Keris
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja