Keris Jalak Sangu Tumpeng
| Kode | 091 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Keris Sepuh |
Keris Jalak Sangu Tumpeng
Keris Jalak Sangu Tumpeng Pamor Segoro Muncar Tangguh Mataram Sultan Agung merupakan pusaka agung yang sarat makna bekal hidup, kemakmuran, dan kewibawaan kepemimpinan. Dhapur Jalak Sangu Tumpeng dikenal sebagai keris piandel para pemimpin, pejabat kerajaan, dan saudagar besar pada masa Mataram Islam.
Di era Sultan Agung Hanyokrokusumo, keris dengan dhapur dan pamor seperti ini sering dipersembahkan sebagai hadiah kehormatan, tanda kepercayaan, dan simbol doa agar pemiliknya selalu dicukupi lahir batin.
Spesifikasi Keris
-
Dhapur : Jalak Sangu Tumpeng
-
Luk : Lurus
-
Pamor : Segoro Muncar
-
Tangguh : Mataram Sultan Agung (abad XVII)
-
Jenis Pamor : Pamor mlumah halus, menyebar alami
-
Karakter Bilah : Berisi, matang, berwibawa
Makna Filosofi Dhapur Jalak Sangu Tumpeng
-
Jalak melambangkan kecerdasan dan kewaspadaan
-
Sangu berarti bekal hidup
-
Tumpeng melambangkan kemakmuran, puncak keberhasilan, dan rasa syukur
Secara filosofis, dhapur ini bermakna:
✔ Pemilik selalu memiliki bekal hidup
✔ Tidak kekurangan sandang-pangan
✔ Rezeki datang dari berbagai arah
✔ Hidup terarah dan mencapai puncak keberhasilan
Keris Jalak Sangu Tumpeng dipercaya sangat cocok untuk pemimpin, pengusaha, pejabat, dan kepala keluarga.
Pamor Segoro Muncar
Segoro Muncar berarti lautan yang memunculkan gelombang. Pamor ini bermakna:
-
Rezeki besar dan terus mengalir
-
Peluang usaha datang silih berganti
-
Wibawa dan pengaruh yang luas
-
Nama baik yang dikenal banyak orang
Pamor ini sering diartikan sebagai simbol kelimpahan yang dinamis, bukan rezeki diam, melainkan aktif dan berkembang.
Ciri Khas Tangguh Mataram Sultan Agung
Keris era Sultan Agung memiliki ciri:
-
Bilah ramping namun padat
-
Besi matang dengan aura teduh
-
Ricikan halus dan proporsional
-
Penampilan berwibawa tanpa berlebihan
Pada masa Sultan Agung, empu Mataram mencapai puncak kesempurnaan teknik tempa dan filosofi, menjadikan keris tidak hanya indah tetapi berjiwa besar.
Nilai Historis
Di masa pemerintahan Sultan Agung:
-
Keris adalah simbol legitimasi kekuasaan
-
Digunakan dalam upacara kerajaan dan diplomasi
-
Menjadi pusaka piandel para panglima dan pejabat
Keris Jalak Sangu Tumpeng dengan pamor Segoro Muncar mencerminkan kepemimpinan yang menyejahterakan rakyat, bukan sekadar kekuasaan.
Tuah dan Khasiat
✔ Bekal hidup lahir dan batin
✔ Kelancaran usaha dan jabatan
✔ Wibawa alami dan karisma
✔ Perlindungan dari kesialan dan iri dengki
✔ Stabilitas rumah tangga dan ekonomi
Keris ini lebih menonjolkan kemakmuran yang berkelanjutan, bukan keberuntungan sesaat.
Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris
Keris Jalak Sangu Tumpeng
| Berat | 2000 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 48 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Jenis : Lurus Dhapur : Jalak Sangu Tumpeng Pamor : Wengkon Isen Tangguh : Tuban Majapahit Warangka : Ladrang Surakarta Bahan : Trembalo Pisang Pendok : Bunton Polos Bahan : Tembaga Dhapur Jalak Sangu Tumpeng Keris Jalak Sangu Tumpeng adalah salah satu dhapur keris lurus yang berukuran sedang. Nama ini berasal dari simbol burung jalak… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFilosofi Keris Tilam Upih Tilam Upih secara sederhana dapat dimaknai dari kata tilam, yaitu alas/tempat berbaring, dan upih, yang merujuk pada pelepah pembungkus atau selubung dari bagian tanaman pinang/kelapa. Dalam tafsir budaya perkerisan, bentuknya yang lurus dan sederhana justru membawa filosofi yang dalam: ketenteraman, kesederhanaan, kerukunan, dan kebahagiaan keluarga. Tradisi perkerisan juga kerap menempatkan Tilam… selengkapnya
Rp 3.500.000 Rp 5.000.000Dhapur Brojol Keris Brojol – pusaka ini tampak sederhana dan apa adanya. Keris Brojol, salah satu dhapur lurus yang paling tua dan paling jujur dalam tradisi perkerisan. Bilahnya lurus, polos, tanpa kerumitan ricikan. Tidak dijumpai sekar kacang, ganan, jenggot, atau ornamen lain yang bersifat dekoratif. Yang tampak hanyalah pejetan sederhana dengan gandhik lugas, menegaskan karakter… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFilosofi Dhapur Panimbal Nama Panimbal dapat direnungkan dari kata timbal, yaitu sesuatu yang berkaitan dengan timbal balik, menjawab, atau memenuhi panggilan. Secara filosofis, Panimbal dapat dimaknai sebagai ajaran bahwa manusia harus mampu menjawab panggilan kehidupan—baik panggilan tanggung jawab, keluarga, masyarakat, maupun panggilan batin untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Pusaka ini seolah mengajarkan: “Ketika kehidupan… selengkapnya
Rp 18.555.000Jenis Pusaka : Luk 13 Dhapur : Sengkelat Pamor : Beras Wutah Akhyodiat Meteor Tangguh : Mataram Senopaten Deder : Yudhowinatan Bahan : Kemuning Bang Mendak : Kendit Seling Merah Bahan : Tembaga Permata Sintetis Warangka : Ladrang Surakarta Bahan : Kayu Trembalo Pendok : Blewah Cukit Pangeranan Bahan : Tembaga I. DHAPUR SENGKELAT –… selengkapnya
Rp 18.888.000 Rp 21.721.200Filosofi Dhapur Sabuk Inten Sabuk Inten secara harfiah dapat dibayangkan sebagai sabuk atau ikat pinggang yang dihiasi intan. Sabuk merupakan sesuatu yang mengikat dan menjaga agar sesuatu tetap berada pada tempatnya. Inten atau intan melambangkan sesuatu yang berharga, kuat, dan bercahaya. Secara filosofis, Sabuk Inten dapat dimaknai sebagai: “Mengikat diri dengan nilai-nilai luhur agar kemuliaan… selengkapnya
Rp 12.500.000Filosofi Dhapur Carito Keprabon Nama Carito Keprabon dapat direnungkan dari kata carito sebagai cerita atau perjalanan dan keprabon sebagai sesuatu yang berkaitan dengan keprabuan, kepemimpinan, atau kehidupan seorang penguasa. Secara filosofis, Carito Keprabon dapat dimaknai sebagai kisah perjalanan seseorang dalam memegang amanah dan tanggung jawab. Seorang pemimpin tidak hanya meninggalkan cerita tentang dirinya. Ia meninggalkan… selengkapnya
Rp 25.555.000Filosofi Dhapur Tilam Upih Tilam Upih merupakan salah satu dhapur keris lurus yang relatif sederhana. Sumber kebudayaan pemerintah juga mencantumkan Tilam Upih sebagai salah satu ragam dhapur leres. Secara filosofis, kesederhanaan Tilam Upih dapat dimaknai sebagai: Kesahajaan — tidak perlu berlebihan untuk memiliki nilai. Ketenangan — kehidupan yang baik tidak selalu harus penuh gejolak. Ketenteraman… selengkapnya
Rp 3.555.000Jenis Pusaka : Keris Luk 11 Dhapur : Singo Barong Pamor : Pedaringan Kebak Tangguh : Mataram Sultan Agung Warangka : Branggah Yogyakarta Bahan : Kayu Trembalo Pendok : Slorok Templek Bahan : Tembaga
*Harga Hubungi CSDhapur Jalak Tilam Sari Keris Jalak Tilam Sari merupakan pengembangan halus dari keluarga dhapur Jalak, yang menggabungkan makna: Jalak → kecerdasan, kewaspadaan, dan ketangkasan Tilam → alas istirahat, perlindungan, ketenangan Sari → inti keindahan, nilai luhur, esensi terbaik Secara filosofis, Jalak Tilam Sari melambangkan: pribadi yang cerdas dan waspada, namun mampu memberi rasa teduh, nyaman,… selengkapnya
Rp 22.500.000 Rp 24.500.000









TEGEK THREEFISH XIYING LIMITED CHINESE
Blawong Keris Isi 3 Ukiran Lambang Mangkunegaran
Logo Bayern München Ukiran Kayu Jati
Keris Jalak Ngore Pamor Segoro Muncar
Keris Jalak Sangu Tumpeng Garap Dalem
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.