Beranda » Keris Sepuh » Keris Carito Keprabon Sultan Agung
click image to preview activate zoom
Diskon
16%

Keris Carito Keprabon Sultan Agung

Rp 7.555.000 Rp 9.000.000
Hemat Rp 1.445.000
Kode048
Stok Tersedia
Kategori Keris Sepuh
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan yang lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

Keris Carito Keprabon Sultan Agung

Keris Carito Keprabon

Keris Carito Keprabon adalah salah satu dhapur keris berlekuk sebelas (luk 11) yang termasuk langka dan memiliki posisi terhormat dalam tatanan tosan aji. Nama Carito Keprabon secara harfiah berarti pusaka yang berhak berada di lingkungan praja atau keprabon (keraton). Dengan kata lain, keris jenis ini bukan sembarang bilah, ia dibuat untuk kalangan bangsawan, pangeran, hingga orang yang memegang jabatan penting dalam pemerintahan Mataram.

TANGGUH MATARAM SULTAN AGUNG

Keris tangguh Sultan Agung (abad 17) dikenal sebagai salah satu puncak kesempurnaan tempa:

Ciri khasnya:

  • pasikutan demes: bentuk bilah enak dipandang, serasi, matang
  • besi tampak mentah tetapi kuat, warna abu-hitam kehijauan
  • garap rapi, ricikan tegas tetapi tidak berlebihan
  • pamor mubyar, menyebar, namun tetap halus

Era Sultan Agung adalah masa ketika Mataram menjadi kerajaan terbesar di Jawa setelah Majapahit. Para empu istana seperti Ki Nom, Empu Brajanata, Ki Wongsopati, Ki Supawijan, dan para mpu sentana keraton mencapai puncak kualitas garap. Keris dari era ini cenderung bertuah kepemimpinan, kewibawaan, perlindungan, serta ketajaman pikiran.

DHAPUR CARITO KEPRABON LUK 11

Dhapur Carito Keprabon membawa ciri khusus:

  • Luk 11
  • Ricikan: sekar kacang, jenggot, lambe gajah 1, pejetan, sogokan rangkap, greneng
  • Bentuk gagah namun tetap “alus” khas keraton
  • Dibuat dengan tingkat ketelitian tinggi
  • Makna simbolik Carito Keprabon:
  • Carita = kisah, perjalanan
  • Keprabon = kedaton, pusat kekuasaan

Maka Carito Keprabon adalah keris simbol perjalanan kepemimpinan, pusaka bagi orang yang ditakdirkan memiliki peran penting dalam masyarakat.

Luk 11 sendiri adalah lambang:

✔ Keselarasan lahir-batin
✔ Pemikiran yang dalam
✔ Kemampuan memimpin tanpa memaksa
✔ Kewibawaan alami
✔ Keluwesan dalam menghadapi persoalan

PAMOR KULIT SEMANGKA

Pamor Kulit Semangka adalah pamor miring yang tampil seperti guratan kulit buah semangka: garis-garis selang-seling terang dan gelap.

Makna filosofinya:

  • Ketenangan hati
  • Kejernihan pikiran
  • Keberuntungan yang stabil
  • Ketahanan dalam menghadapi tekanan
  • Kesejukan batin namun tetap penuh daya

Pada masa Mataram, pamor ini sering diberikan kepada pejabat sipil maupun militer yang harus mengemban amanah berat, karena dipercaya membantu pemilik memiliki pikiran dingin namun keputusan tegas.

Dalam konteks metafisik kejawen, pamor ini juga dipandang sebagai pamor perlindungan dan harmonisasi energi, cocok untuk pemimpin yang sering menghadapi tekanan tinggi.

Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

Keris Carito Keprabon Sultan Agung

Berat 2500 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 65 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait
Sidebar
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Sejarah Keris
● online
Sejarah Keris
● online
Halo, perkenalkan saya Sejarah Keris
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja