Keris Sambada Ron Genduru Sinebit
Rp 18.500.000 Rp 21.275.000| Kode | 046 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Keris Sepuh |
Keris Sambada Ron Genduru Sinebit
DAPUR SAMBADA
Keris Sambada berasal dari kata sambadya: cukup, terpenuhi, genap. Dhapur Sambada termasuk salah satu pakem luk 3 klasik dengan ricikan:
- Sekar kacang pogog
- Jalen
- Lambe gajah 1
- Sogokan tipis
- Greneng
- Tikel alis (umumnya halus)
Membawa doa agar pemiliknya mencapai:
- Kecukupan dalam rezeki (cukup tetapi tidak berlebih)
- Keseimbangan dalam sikap
- Kemampuan mengambil keputusan dengan jernih
- Wibawa tanpa kesombongan
Dalam tatanan kepemimpinan, Sambada adalah simbol:
pemimpin yang memenuhi kebutuhan rakyatnya, bukan ambisinya sendiri.
PAMOR RON GENDURU SINEBIT – PAMOR KELAS TINGGI
Pamor Ron Genduru terinspirasi dari daun pakis (paku-pakuan), yang dalam budaya Jawa adalah simbol:
- Ketahanan
- Pertumbuhan terus-menerus
- Keselarasan dengan alam
Kenapa disebut Sinebit?
Sinebit berarti ditutupi sebagian, pamornya tampak sebagian, sebagian lain tersembunyi.
Maknanya:
- Kekuatan besar tidak perlu diumbar
- Ilmu tinggi tetap dibalut kerendahan hati
- Energi perlindungan yang bekerja diam-diam
- Ciri pamor asli empu Blambangan:
- Tampak ngawat (berurat halus)
- Pandes (bilah terasa padat & keras)
- Landhep (ketajaman karakter)
- Motif miring dengan kematangan tempa yang tinggi
Ini adalah pamor rekan tingkat mahir, tidak setiap empu bisa menempa dengan presisi semacam ini.
TANGGUH BLAMBANGAN – KARAKTER KHAS UJUNG TIMUR JAWA
Keris ini menyimpan ciri kuat tangguh Blambangan:
- Bilah kokoh & tegas
- Pijetan keras
- Pamor miring agresif
- Arah pamor naik turun seperti gelombang
- Konteks Sejarah Tangguh Blambangan
Blambangan berdiri sebagai penerus Majapahit di ujung timur Jawa setelah 1527. Wilayah ini menjadi arena perebutan antara:
- Demak
- Mataram
- Bali (Gelgel, Buleleng, Mengwi)
- VOC
- Perpindahan pusat pemerintahan yang terkenal:
- Kedawung
- Bayu
- Macanputih
- Kuta Lateng
- Banyuwangi (final 1774)
Di masa konflik inilah lahir empu-empu tangguh:
Mereka mencipta keris bukan hanya sebagai senjata, tapi simbol identitas Blambangan; keras, mandiri, jernih, dan berspirit penjaga tanah leluhur.
Pusaka ini berdiri sebagai salah satu saksi bisu masa itu. Kuat, matang, dan berkarakter.
- Jenis : Keris Luk 3
- Dhapur : Sambada
- Pamor : Ron Genduru Sinebit
- Tangguh : Blambangan
- Warangka : Gayaman Yogyakarta, Bahan Kayu Timoho
- Deder/Handle : Banaran, Bahan Kayu Kemuning Bang
- Mendak : Widengan Bahan Kuningan
- Pendok : Bunton Slorok Kemalo Merah Bahan Kuningan
Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris
Keris Sambada Ron Genduru Sinebit
| Berat | 2000 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 60 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Jenis Pusaka : Lurus Dhapur : Kaladite Pamor : Pedaringan Kebak Tangguh : Mataram Sultan Agung Warangka : Ladrang Surakarta Bahan : Kayu Cemara Pendok : Blewahan Cukit Bahan : kuningan Filosofi Dhapur Kaladite Keris Kaladite merupakan salah satu pusaka yang dihormati dalam tradisi Tosan Aji. karena memuat ajaran mendalam tentang ketepatan membaca waktu, ketajaman… selengkapnya
Rp 12.500.000 Rp 14.375.000Jenis: Keris Lurus Dhapur: Jalak Ngore Pamor: Blarak Sineret Tangguh: Mataram Warangka: Gayaman Surakarta Bahan : Kayu Timoho Pendok : Blewah Sepuh Emas Motif : Lung-Lungan Bahan : Kuningan
Rp 8.888.000Jenis Pusaka : Luk 13 Dhapur : Sengkelat Pamor : Beras Wutah Akhyodiat Meteor Tangguh : Mataram Senopaten Deder : Yudhowinatan Bahan : Kemuning Bang Mendak : Kendit Seling Merah Bahan : Tembaga Permata Sintetis Warangka : Ladrang Surakarta Bahan : Kayu Trembalo Pendok : Blewah Cukit Pangeranan Bahan : Tembaga I. DHAPUR SENGKELAT –… selengkapnya
Rp 18.888.000 Rp 21.721.200Dhapur Carita Keprabon Keris Carita Keprabon adalah dhapur yang secara filosofi menggambarkan perjalanan kekuasaan, tata pemerintahan, dan amanah kepemimpinan. Kata carita berarti kisah atau perjalanan, sedangkan keprabon berarti istana, pemerintahan, atau kekuasaan sah. Makna mendalam dhapur ini: setiap pemimpin memiliki carita atau perjalanan hidup, kekuasaan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah, keprabon harus dijaga dengan kebijaksanaan,… selengkapnya
Rp 28.888.000 Rp 33.333.000KERIS DHAPUR BUTO IJO Keris Buto Ijo dalam jagat perkerisan bukan sekadar bentuk artistik, melainkan manifestasi simbolik watak kekuatan besar. Kekuatan yang bila dikendalikan akan menjadi pelindung, namun bila dilepas dapat berubah menjadi kehancuran. Keris ini hadir dengan karakter keras, wingit, dan berwibawa, mencerminkan fase awal kebangkitan Mataram Islam yang masih berakar kuat pada tradisi… selengkapnya
Rp 6.500.000 Rp 8.000.000Jenis Pusaka : Luk 5 Dhapur Keris (bentuk keris) : Singo Barong Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Amangkurat Warangka : Gayaman Yogyakarta Bahan : Kayu Timoho Pendok : Bunton Jogja Motif Modang Bahan : Tembaga Lamen Filosofi Keris Singo Barong Keris Singo Barong merupakan salah satu pusaka paling… selengkapnya
Rp 33.333.000 Rp 35.555.000Keris Nogo Sosro Luk 9 Kinatah Emas Kamarogan adalah sebuah mahakarya seni pusaka yang mengundang decak kagum. Keris ini bukan sekadar benda bersejarah, melainkan suatu warisan budaya yang memancarkan keanggunan dan keunikan. Sebagai salah satu permata koleksi kami, keberadaan keris ini merambah wilayah legendaris dan fenomenal. Daya tarik utama dari Keris Nogo Sosro Luk 9… selengkapnya
Rp 100.000.000 Rp 115.000.000Keris Jalak Sangu Tumpeng Pamor Segoro Muncar Tangguh Mataram Sultan Agung merupakan pusaka agung yang sarat makna bekal hidup, kemakmuran, dan kewibawaan kepemimpinan. Dhapur Jalak Sangu Tumpeng dikenal sebagai keris piandel para pemimpin, pejabat kerajaan, dan saudagar besar pada masa Mataram Islam. Di era Sultan Agung Hanyokrokusumo, keris dengan dhapur dan pamor seperti ini sering… selengkapnya
Rp 15.555.000 Rp 18.500.000Dhapur Sabuk Inten Keris Sabuk Inten adalah salah satu bentuk pusaka yang lahir pada masa Prabu Brawijaya Akhir, sekitar tahun Jawa 1381. Menurut cerita tutur, dhapur ini dibuat oleh Empu Domas, yaitu kelompok empu berjumlah ±800. Kata “domas” sendiri menurut Jonathan Rigg (1862) berasal dari dwa (dua) dan mas (400), sekaligus berarti emas atau mulia…. selengkapnya
Rp 15.555.000 Rp 17.888.250Keris Carito Buntolo Luk 15 Keris Carito Buntolo Luk 15, pusaka era Mataram Amangkurat yang semakin langka dan jarang muncul ke permukaan. Bilahnya keleng hitam pekat, auranya dingin. Pertanda pusaka berjiwa kuat dan tidak sembarangan memilih pemilik. Begitu Anda memegangnya, getaran wibawanya langsung terasa. Ini adalah keris untuk orang yang ingin dihormati, disegani, dan tidak… selengkapnya
Rp 15.500.000 Rp 18.500.000






Keris Parungsari Kinatah Emas Panji Wilis
Tombak Korowelang Luk 11 Mataram Senopaten
Keris Pasopati Kinatah Emas Panji Wilis HB VII
Keris Brojoguno ! Dhapur Tilam Sari Pamor Sumur Bandung PB XIII Putran
Keris Tilam Sari Pamor Tunggul Wulung
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.