Beranda » Aksesoris Keris » Selut Mendak Keris
click image to preview activate zoom
Diskon
18%

Selut Mendak Keris

Rp 450.000 Rp 550.000
Hemat Rp 100.000
KodeA003
Stok Tersedia
Kategori Aksesoris Keris
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan yang lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

Selut Mendak Keris

Selut mendak Keris adalah perhiasan keris berbentuk cincin yang dipasang di antara gonjo (pangkal bilah) dan gagang keris. Fungsinya bukan hanya sebagai pengikat struktural, tetapi juga sebagai penanda keindahan, status, dan nilai estetik sebuah pusaka.

Dalam tradisi tosan aji Jawa, selut mendak merupakan bagian penting yang menyempurnakan tampilan keris, menjadikannya tampak mantes, jinem, dan berwibawa saat dikenakan maupun dipajang.

Asal-usul Istilah

Selut: ornamen berbentuk cincin atau gelang kecil yang berfungsi sebagai penghias sekaligus pengikat.

Mendak: dalam konteks perkerisan berarti cincin keris; secara linguistik Jawa juga bermakna merendah atau menunduk, melambangkan unggah-ungguh, tata krama, dan sikap hormat.

Dalam dunia perkerisan, istilah “mendak selut” secara spesifik merujuk pada perhiasan cincin yang menjadi elemen estetika sekaligus simbolik pada keris.

Sejarah & Nilai Budaya

Selut mendak telah dikenal sejak masa kerajaan-kerajaan Jawa, terutama berkembang pesat di lingkungan Keraton Surakarta dan Yogyakarta.
Di masa lalu:

Selut mendak menjadi penanda status sosial: bangsawan dan prajurit tinggi menggunakan selut berbahan perak atau emas.

Bentuk dan hiasan mencerminkan kelas, kedudukan, dan selera estetik pemiliknya.

Dalam konteks keraton Surakarta, selut mendak dibuat dengan kaidah pakem, proporsi halus, dan motif yang tidak berlebihan—mencerminkan filosofi alus nanging teges.

Model Kendhit – Makna Filosofis

Model Kendhit terinspirasi dari bentuk ikat pinggang tradisional Jawa (kendhit), yang secara simbolik bermakna:

Pengikat diri dan pengendalian hawa nafsu

Keseimbangan antara kekuatan lahir dan batin

Keselarasan antara bilah (daya), gagang (niat), dan manusia (pemilik)

Hiasan permata pada selut kendhit melambangkan cahaya batin, drajat, dan kemuliaan—bukan semata kemewahan, tetapi pancaran nilai luhur.

Gaya Khas Surakarta (Solo)

Ciri khas gaya Surakarta pada selut mendak ini antara lain:

Proporsi simetris dan anggun

Ornamen halus, tidak agresif

Mengutamakan keselarasan visual dengan keris, bukan dominasi

Cocok untuk keris tangguh Mataraman, Surakarta, Pajajaran Mataram, hingga keris tayuhan

Gaya ini sangat digemari kolektor karena mencerminkan wibawa, ketenangan, dan keanggunan Jawa klasik.

Spesifikasi Teknis

Nama: Selut Mendak Keris

Model Bentuk: Kendhit Hias Permata

Gaya Daerah: Surakarta (Solo)

Bahan: Estimasi Kuningan

Ukuran: 38 x 38 x 30 mm

Diameter Lubang: ± 9 mm

Fungsi: Penghias dan penyempurna tampilan keris

Ukuran ini ideal untuk berbagai jenis gagang keris standar Jawa, baik lurus maupun deder.

Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris

Tags: , , ,

Selut Mendak Keris

Berat 500 gram
Kondisi Baru
Dilihat 30 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait
Sidebar
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Sejarah Keris
● online
Sejarah Keris
● online
Halo, perkenalkan saya Sejarah Keris
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja