Keris Tilam Upih Pamor Udan Mas
Rp 25.555.000 Rp 29.999.000| Kode | 060 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Keris Sepuh |
Keris Tilam Upih Pamor Udan Mas
KERIS TILAM UPIH
Keris Tilam Upih – Dalam kisah tutur yang hidup di masyarakat Jawa, Kanjeng Sunan Kalijaga memberikan dawuh yang hingga kini menjadi pitutur luhur dalam dunia tosan aji:
keris pertama yang sebaiknya dimiliki seseorang adalah Keris Tilam Upih.
Sekilas, dawuh ini terasa janggal. Mengapa bukan keris-keris agung yang secara visual lebih memikat dan prestisius—seperti Sengkelat luk 13, Pasopati yang kesatria, atau Megantara yang sarat simbol kebesaran?
Jawabannya justru terletak pada kesederhanaan Tilam Upih itu sendiri.
Tilam dalam terminologi Jawa adalah alas tidur—tempat seseorang merebahkan diri, menanggalkan segala atribut duniawi. Sementara upih adalah pelepah, sesuatu yang bersifat dasar, bukan hiasan. Maka Tilam Upih dimaknai sebagai pondasi batin, lambang awal perjalanan hidup, sekaligus pengingat bahwa segala kebesaran harus berdiri di atas dasar yang sederhana dan kokoh.
Keris ini mengajarkan bahwa kematangan tidak lahir dari kemewahan, melainkan dari kesiapan batin untuk menapaki proses.
BILAH & BUSANA
Pusaka ini adalah jawaban bagi mereka yang ingin memegang dawuh Sunan Kalijaga, namun tetap menginginkan pusaka dengan kualitas tinggi dan nilai estetika yang matang.
Spesifikasi Utama:
- Dhapur : Tilam Upih
- Pamor : Udan Mas
- Tangguh : Tuban Sepuh
- Bilah : Padat, tua, dengan pasikutan matang
- Busana :
- Warangka Gayaman Surakarta
- Bahan kayu cendana
- Pendok blewah berbahan gongso tebal
Keseluruhan tampil wangun, teduh, dan berwibawa, tanpa kesan berlebihan.
PAMOR UDAN MAS
Pamor Udan Mas menempati posisi istimewa dalam dunia perkerisan. Ia bukan hanya langka, tetapi juga menuntut keahlian empu tingkat tinggi. Pola bulatan kecil menyerupai butiran emas, sering tersusun dalam komposisi 2–1–2—menjadi ciri khas yang mudah dikenali oleh mata berpengalaman.
Namun dalam falsafah Jawa, Udan Mas bukan simbol kekayaan instan.
Udan Mas adalah lambang berkah yang turun dari langit, rahmat Gusti yang hadir ketika manusia siap menerimanya.
Seperti hujan:
- ia turun merata,
- tidak memilih ladang,
tetapi hanya tanah yang subur dan dirawat yang mampu menumbuhkan hasil.
Karena itu, Udan Mas menjadi pameling agar pemilik pusaka:
- menjaga laku hidup,
- menguatkan doa,
- menata batin,
Tidak menggantungkan harapan pada angan-angan kosong.
Sebagaimana pitutur R.M. Sosrokartono:
“Sugih tanpa bondo, digdaya tanpa aji.”
Kekayaan sejati adalah keberkahan; kekuatan sejati adalah keteguhan jiwa.
ASPEK TEKNIS PAMOR UDAN MAS
Termasuk pamor mlumah dan rekan
Dikenal sebagai pamor yang tidak pemilih
Pada keris-keris sepuh, kadang muncul sebagai pamor tiban
Pada pusaka ini, pamor dibuat saat bilah masih panas, menghasilkan ekspresi yang lebih hidup, alami, dan berjiwa
Perbedaan selera wilayah:
- Jawa Timur (Tuban, Madura):
Bulatan besar, wijang, renggang, jelas - Surakarta & Yogyakarta:
Lebih menekankan rasa, ekspresi empu, dan spirit bilah
Pusaka ini condong pada karakter ekspresif dan hidup, ciri khas karya sepuh yang tidak sekadar mengejar kerapian visual.
TANGGUH TUBAN SEPUH
Tuban merupakan salah satu pusat perkerisan tua di Jawa, bahkan sebelum era Majapahit mencapai puncaknya. Keris-keris Tuban Sepuh dikenal memiliki:
- besi tua dan padat,
- karakter keras namun tenang,
- aura wingit yang halus,
- dan kesan “berisi” yang kuat saat ditanting.
Tilam Upih bertangguh Tuban Sepuh berpamor Udan Mas adalah pertemuan antara kesahajaan dhapur dan kemuliaan garap, sebuah pusaka yang tidak banyak bicara, namun terasa kehadirannya.
TUAH & NILAI SPIRITUAL
Pusaka ini diyakini cocok bagi mereka yang:
- sedang membangun kehidupan dari bawah,
- menginginkan kestabilan rezeki yang berkah,
- ingin menjaga keseimbangan lahir dan batin,
serta membutuhkan pusaka sebagai pangeling, bukan alat kesombongan.
Tilam Upih Udan Mas bukan untuk pamer.
Ia untuk dirasakan, dijadikan teman laku, dan pengingat arah hidup.
Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris
Tags: keris tilam upih, Keris Tilam Upih Pamor Udan Mas, keris Tuban Sepuh, Pamor Udan Mas, Pendok blewah, Tuban Sepuh, Udan Mas, Warangka Gayaman Surakarta
Keris Tilam Upih Pamor Udan Mas
| Berat | 2000 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 40 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
DHAPUR JALAK NGORE Keris Jalak Ngore dipandang sebagai pusaka yang sarat dengan simbol kebahagiaan batin, kelancaran nafkah, serta kemampuan manusia melepaskan diri dari tekanan hidup dengan cara yang bijaksana. Dhapur ini tidak menonjolkan kegagahan agresif, melainkan menggambarkan laku hidup yang tekun, waspada, dan penuh kesadaran. Bagi orang Jawa, burung (kukila) bukan sekadar hewan, melainkan perlambang… selengkapnya
Rp 6.555.000 Rp 8.000.000Keris Tilam Sari Keris Tilam Sari termasuk salah satu dhapur keris lurus yang halus, berwibawa, dan sarat makna simbolik. Kata tilam berarti alas tidur, tempat beristirahat, sedangkan sari berarti inti, esensi, atau yang paling utama. Secara filosofis, Tilam Sari dimaknai sebagai tempat bersemayamnya inti kehidupan, pusat ketenangan lahir dan batin. Dalam tradisi Jawa, dhapur ini… selengkapnya
Rp 6.555.000 Rp 8.000.000Keris Sabuk Inten Luk 11 Keris Sabuk Inten merupakan salah satu dhapur yang sudah ada sejak masa Majapahit, namun mencapai penyempurnaan bentuk pada masa Mataram dan Yogyakarta. Era HB Sepuh (Hamengkubuwono awal) dikenal sebagai masa ketika keris dibuat dengan standar keraton yang sangat tinggi: Empu bekerja dengan pakem yang ketat Bilah dibuat dengan estetika halus,… selengkapnya
Rp 7.555.000 Rp 9.000.000Dhapur Putut Keris Putut dikenal sebagai dhapur lurus sederhana, tanpa ricikan berlebihan, namun justru menyimpan kedalaman makna. Dalam tradisi perkerisan Jawa, Putut melambangkan: kematangan jiwa, kebijaksanaan yang tidak dipamerkan, kekuatan batin yang stabil. Dhapur ini sering diasosiasikan dengan: tokoh tua atau matang secara batin, pemimpin yang tidak banyak bicara namun dihormati, pribadi yang teguh prinsip… selengkapnya
Rp 28.888.000 Rp 30.000.000Jenis Pusaka : Luk 11 Dhapur : Carito Keprabon Pamor : Pulo Tirto Ceprit Tangguh : Mataram Sinopaten Warangka : Gayaman Yogyakarta Bahan : Kayu Asem Pendok : Bunton Cukit Lung Semen Bahan : Perak
Rp 15.500.000 Rp 17.825.000Keris Korowelang Luk 13 merupakan salah satu dhapur keris klasik yang sarat nilai kepemimpinan, kewibawaan, dan keteguhan batin. Keris ini dikenal memiliki tampilan gagah dan berkelas, terlebih dengan kinatah emas pada ricikan tertentu yang menegaskan statusnya sebagai pusaka kaum bangsawan dan pejabat tinggi. Dipadukan dengan pamor Kulit Semangka yang halus dan merata, keris ini memancarkan… selengkapnya
Rp 25.000.000 Rp 28.888.000Jenis Pusaka : Keris Luk 11 Dhapur : Singo Barong Pamor : Pedaringan Kebak Tangguh : Mataram Sultan Agung Warangka : Branggah Yogyakarta Bahan : Kayu Trembalo Pendok : Slorok Templek Bahan : Tembaga
Rp 35.555.000Jenis : Keris Luk 13 Dhapur : Sengkelat Pamor : Pedaringan Kebak Tangguh : Mataram Sultan Agung Warangka : Ladrang Surakarta Bahan : Kayu Trembalo
Rp 22.222.000 Rp 25.555.300Jenis Pusaka : Luk 7 Dhapur : Megantoro Pamor : Wos Wutah Ceprit Tangguh : Majapahit Deder : Yudhowinatan Bahan : Trembalo Mendak : Kendit Seling Merah Bahan : Tembaga Permata Sintetis Warangka : Ladrang Surakarta Bahan : Kayu Cendana Wangi Pendok : Blewah Cukit Pangeranan Bahan : Tembaga DHAPUR KERIS MEGANTORO Keris Megantoro atau… selengkapnya
Rp 35.555.000 Rp 38.888.000Dhapur Sabuk Inten Keris Sabuk Inten adalah salah satu bentuk pusaka yang lahir pada masa Prabu Brawijaya Akhir, sekitar tahun Jawa 1381. Menurut cerita tutur, dhapur ini dibuat oleh Empu Domas, yaitu kelompok empu berjumlah ±800. Kata “domas” sendiri menurut Jonathan Rigg (1862) berasal dari dwa (dua) dan mas (400), sekaligus berarti emas atau mulia…. selengkapnya
Rp 15.555.000 Rp 17.888.250







Keris Kebo Kantong Luk 5 Tangguh Madiun Sepuh
Keris Tilam Sari Kinatah Emas Makoro
Keris Tilam Sari Pamor Kenanga Ginubah
Patung Ganesha Ukiran Kayu Jati
Logo Real Madrid Ukiran Kayu Jati
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.