Beranda » Masterpiece » Keris Pasopati PB IX Garap Dalem
click image to preview activate zoom
Terpopuler

Keris Pasopati PB IX Garap Dalem

Kode039
Stok Tersedia
Kategori Masterpiece
Tentukan pilihan yang tersedia!
INFO HARGA
Silahkan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi harga produk ini.
Pemesanan yang lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

Keris Pasopati PB IX Garap Dalem

DHAPUR PASOPATI – LAMBANG KEPEMIMPINAN & KETEGUHAN
1. Ricikan Dhapur Pasopati

Keris Pasopati adalah salah satu dhapur keris lurus paling populer karena nilai simbolik dan filosofi kepemimpinannya. Secara teknis Pasopati memiliki ciri-ciri:

  • Kembang Kacang Pogog
  • Jalen (ri pandan)
  • Lambe Gajah satu
  • Sogokan Rangkap
  • Tikel Alis
  • Sraweyan
  • Greneng
  • Memakai ada-ada
  • Permukaan bilah nggigir sapi
  • Bentuk bilah ramping, tegas, dan luwes
  • Kadang ditemukan tambahan ricikan gusen dan lis-lisan sesuai gaya empu.

Secara tampilan, Pasupati tidak dibuat gagah seperti dhapur Singo, Carita, Naga, tetapi menonjolkan keanggunan gerak dan ketajaman karakter, selaras dengan sifat Arjuna sendiri.

2. Jejak Historis Pasopati

Menurut Serat Pustakaraja Purwa dan Pratelan (abad XII), dhapur Pasupati sudah dikenal sejak masa awal perkerisan. Basuki Teguh Yuwana dalam Keris Naga (2011) menyebut bahwa:

  • Sekitar tahun 230 Masehi, pada masa Medangkamulan, telah dibuat keris dhapur Lar Ngatap, Pasopati, dan Cundrik.
  • Empu pembuat pertama Pasupati adalah Mpu Ramadi, dengan sengkalan tahun Jawi Hangleresi 152 (152 Saka).

Pada masa itu, Jawa masih tersambung dengan Sumatra sebelum letusan besar Krakatau. Sudah menunjukkan bentuk awal kebudayaan keris sebagai pusaka spiritual dan lambang kepemimpinan.

Ini menjadikan Pasupati sebagai dhapur kuno, yang memiliki akar sejarah jauh sebelum Majapahit dan Mataram.

3. Pasopati dalam Dunia Pewayangan

Dalam wiracarita, Pasopati bukanlah keris, melainkan panah pusaka Wulan Tumanggal, senjata agung Arjuna pada lakon Arjuna Wiwaha.

Makna Pasopati:

  • Wulan Tumanggal : memecah kegelapan, menembus kebodohan
  • Pasopati : pembelah sasaran, selalu tepat arah
  • Simbol disiplin, fokus, kepemimpinan, dan kemenangan batin

Arjuna mendapatkan Pasupati setelah menjalani tapa yang berat, menaklukkan hawa nafsu, dan lulus ujian spiritual. Kemudian dianugerahi panah ini oleh Bathara Guru, pertanda:

Kepemimpinan sejati datang setelah kemenangan atas diri sendiri.

Dari sinilah makna filosofis Pasopati berakar.

4. Filsafat & Nilai Spiritual Dhapur Pasopati

Pasupati adalah dhapur yang memiliki kekuatan simbolik terbesar dalam hal:

1. Keteguhan Pendirian

Keris lurus mengajarkan pemiliknya agar:

  • tidak mudah goyah
  • tidak terombang-ambing masalah
  • tegak dalam prinsip hidup
  • fokus pada tujuan

2. Kepemimpinan & Tanggung Jawab

Dahulu Pasupati identik dengan:

  • Senopati, Panglima, penguasa wilayah
  • Ksatria penjaga keamanan
  • Pejabat kerajaan yang memegang titah penting

Maknanya sangat jelas:

Pemilik Pasupati diharapkan mampu mengayomi, menjadi panutan, menjaga kehormatan keluarga serta masyarakat.

3. Melampaui Hawa Nafsu

Arjuna hanya mendapatkan Pasupati setelah menaklukkan nafsu manusiawinya.
Ini mengajarkan bahwa:

  • kemenangan terbesar adalah mengalahkan diri sendiri
  • pemimpin yang baik harus menaklukkan ego
  • orang besar tidak lahir dari kedengkian, tetapi dari kedewasaan batin

4. Optimisme & Daya Pecah Rezeki

Panah Pasupati dapat beranak seribu ketika dilepaskan.
Ini menjadi simbol bahwa:

  • kerja keras akan melahirkan seribu peluang
  • optimisme mengundang rezeki terbuka
  • apa yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh akan berbuah lebat

Pasikutan PB IX Garap Dalem

Keris ini ber-tangguh Kasunanan Surakarta Era PB IX, digarap dengan gaya Dalem, yaitu garap halus yang diperuntukkan kalangan keraton.

Ciri fisik khas PB IV–IX yang melekat pada bilah ini:

1. Bilah Ramping namun Tegas

  • Panjang di atas standar, sekitar 37 cm
  • Garap mbangkek (memiliki bangkekan/pinggang)
  • Ujung mbuntut tuma
  • Wilah mirip daun pohung/singkong ( ramping memanjang )

2. Warna Besi Abu-Abu Kehijauan

Khas besi pamor Surakarta era PB:

  • Dominan abu-abu muda
  • Ada kilau kehijauan
  • Permukaan halus dan rapat
  • Menandakan komposisi baja matang

3. Gonjo

  • Gonjo melengkung manis
  • Memakai tungkakan
  • Gaya khas Surakarta Dalem

4. Pamor Adem

  • Tidak mencolok
  • Halus
  • Tidak agresif
  • Cocok untuk pusaka kepemimpinan
  • berwibawa tanpa pamer
  • tegas namun anggun

Makna untuk Pemiliknya

Makna yang dibawa oleh dhapur ini:

  • Meneguhkan pendirian pemiliknya
  • Membentuk jiwa ksatria: halus namun tegas
  • Meningkatkan fokus dan intuisi
  • Membantu membelah keruwetan hidup
  • Melapangkan rezeki dari kerja keras dan kecerdasan
  • Energi pemimpin yang memancarkan pengayoman

Dalam dunia modern, keris ini sangat dicari oleh:

  • Pemimpin organisasi
  • Politisi
  • TNI/Polri
  • Pengusaha yang menata strategi
  • Orang yang sedang meniti karier naik
  • Mereka yang membutuhkan kestabilan batin

Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris

Tags:

Keris Pasopati PB IX Garap Dalem

Berat 2500 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 72 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait
Sidebar
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Sejarah Keris
● online
Sejarah Keris
● online
Halo, perkenalkan saya Sejarah Keris
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja