Selut Mendak Keris
Rp 450.000 Rp 550.000| Kode | A003 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Aksesoris Keris |
Selut Mendak Keris
Selut mendak Keris adalah perhiasan keris berbentuk cincin yang dipasang di antara gonjo (pangkal bilah) dan gagang keris. Fungsinya bukan hanya sebagai pengikat struktural, tetapi juga sebagai penanda keindahan, status, dan nilai estetik sebuah pusaka.
Dalam tradisi tosan aji Jawa, selut mendak merupakan bagian penting yang menyempurnakan tampilan keris, menjadikannya tampak mantes, jinem, dan berwibawa saat dikenakan maupun dipajang.
Asal-usul Istilah
Selut: ornamen berbentuk cincin atau gelang kecil yang berfungsi sebagai penghias sekaligus pengikat.
Mendak: dalam konteks perkerisan berarti cincin keris; secara linguistik Jawa juga bermakna merendah atau menunduk, melambangkan unggah-ungguh, tata krama, dan sikap hormat.
Dalam dunia perkerisan, istilah “mendak selut” secara spesifik merujuk pada perhiasan cincin yang menjadi elemen estetika sekaligus simbolik pada keris.
Sejarah & Nilai Budaya
Selut mendak telah dikenal sejak masa kerajaan-kerajaan Jawa, terutama berkembang pesat di lingkungan Keraton Surakarta dan Yogyakarta.
Di masa lalu:
Selut mendak menjadi penanda status sosial: bangsawan dan prajurit tinggi menggunakan selut berbahan perak atau emas.
Bentuk dan hiasan mencerminkan kelas, kedudukan, dan selera estetik pemiliknya.
Dalam konteks keraton Surakarta, selut mendak dibuat dengan kaidah pakem, proporsi halus, dan motif yang tidak berlebihan—mencerminkan filosofi alus nanging teges.
Model Kendhit – Makna Filosofis
Model Kendhit terinspirasi dari bentuk ikat pinggang tradisional Jawa (kendhit), yang secara simbolik bermakna:
Pengikat diri dan pengendalian hawa nafsu
Keseimbangan antara kekuatan lahir dan batin
Keselarasan antara bilah (daya), gagang (niat), dan manusia (pemilik)
Hiasan permata pada selut kendhit melambangkan cahaya batin, drajat, dan kemuliaan—bukan semata kemewahan, tetapi pancaran nilai luhur.
Gaya Khas Surakarta (Solo)
Ciri khas gaya Surakarta pada selut mendak ini antara lain:
Proporsi simetris dan anggun
Ornamen halus, tidak agresif
Mengutamakan keselarasan visual dengan keris, bukan dominasi
Cocok untuk keris tangguh Mataraman, Surakarta, Pajajaran Mataram, hingga keris tayuhan
Gaya ini sangat digemari kolektor karena mencerminkan wibawa, ketenangan, dan keanggunan Jawa klasik.
Spesifikasi Teknis
Nama: Selut Mendak Keris
Model Bentuk: Kendhit Hias Permata
Gaya Daerah: Surakarta (Solo)
Bahan: Estimasi Kuningan
Ukuran: 38 x 38 x 30 mm
Diameter Lubang: ± 9 mm
Fungsi: Penghias dan penyempurna tampilan keris
Ukuran ini ideal untuk berbagai jenis gagang keris standar Jawa, baik lurus maupun deder.
Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris
Tags: Aksesoris Keris, Mendak keris, Selut Keris, Selut Mendak Keris
Selut Mendak Keris
| Berat | 500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 30 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Deder Keris dalam khazanah busana pusaka keris menempati posisi istimewa. Deder bukan sekadar pelengkap, melainkan penanda martabat, pangkat, dan wibawa pemilik pusaka. Terlebih bila berasal dari gaya Surakarta (Solo) dan dibuat dari gading asli, maka nilainya naik berkali lipat, baik secara sejarah, estetika, maupun simbolik. APA ITU DEDER YUDHAWINATAN ? Deder Keris adalah bagian busana… selengkapnya
Rp 12.000.000 Rp 14.500.000Selut mendak Keris adalah perhiasan keris berbentuk cincin yang dipasang di antara gonjo (pangkal bilah) dan gagang keris. Fungsinya bukan hanya sebagai pengikat struktural, tetapi juga sebagai penanda keindahan, status, dan nilai estetik sebuah pusaka. Dalam tradisi tosan aji Jawa, selut mendak merupakan bagian penting yang menyempurnakan tampilan keris, menjadikannya tampak mantes, jinem, dan berwibawa… selengkapnya
Rp 450.000 Rp 550.000Warangka Keris Warangka Keris Ladrang Surakarta Bahan GG merupakan salah satu puncak karya dalam dunia perkerisan Jawa. Ia bukan sekadar sarung pelindung bilah, melainkan mahkota pusaka yang mempertegas kelas, wibawa, dan martabat sebuah keris. Dalam pandangan budaya Jawa, warangka adalah “busana” keris—dan sebagaimana busana bangsawan, ia berbicara sebelum pemiliknya bersuara. Ladrang Surakarta Bentuk Ladrang adalah… selengkapnya
Rp 85.000.000 Rp 99.999.000






Keris Pasopati PB IX Garap Dalem
Keris Jalak Tilam Sari Brojoguno II
Patung Buddha Kayu Jati
Keris Carito Buntolo Mataram Amangkurat
Keris Singo Barong Luk 11 Kinatah Emas Tangguh Mataram Sultan Agung
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.