Tombak Korowelang Luk 11 Mataram Senopaten
| Kode | T001 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Tombak |
Tombak Korowelang Luk 11 Mataram Senopaten
DHAPUR TOMBAK KOROWELANG
Tombak Korowelang bukan sekadar senjata perang, melainkan lambang wewenang, penyangga kekuasaan, dan pengendali arah. Bila keris sering diasosiasikan dengan pengolahan batin personal. Maka, tombak terlebih dhapur agung seperti Korowelang merepresentasikan tanggung jawab, kepemimpinan, dan ketegasan hukum dharma. Dhapur Korawelang berakar kuat dalam dunia pewayangan Jawa. Tombak ini dikenal sebagai pusaka milik Prabu Pandu Dewanata, raja Hastina yang adil dan luhur, lalu diwariskan kepada Prabu Puntadewa, sulung Pandhawa, sosok raja yang memerintah dengan kebijaksanaan, kejujuran, dan kesucian niat.
ASAL-USUL FILOSOFIS: SEMAR MBANGUN KAHYANGAN
Kisah kelahiran Tombak Korowelang tidak bisa dilepaskan dari lakon agung Semar Mbangun Kahyangan. Lakon ini bukan sekadar cerita kosmologis, melainkan alegori spiritual tentang pembangunan jiwa kesatriya. Bahwa kekuasaan sejati hanya layak dipegang oleh mereka yang telah menata batin.
Menurut pakem, Tombak Korowelang tercipta dari jasad Arya Karawelang, makhluk sakti yang menentang kehendak dharma. Setelah gugur, jasadnya tidak dimusnahkan, melainkan disucikan dan diolah menjadi pusaka.
Dari sinilah muncul makna luhur:
segala sifat keras, tajam, dan destruktif harus disucikan terlebih dahulu sebelum menjadi kekuatan yang berguna.
MAKNA DHAPUR KOROWELANG
Secara filosofis, Korowelang melambangkan:
• Ketegasan yang adil
• Keputusan yang tajam namun tidak kejam
• Kekuasaan yang tunduk pada etika
• Kekuatan yang lahir dari pengendalian diri
Pusaka ini sering dimaknai sebagai simbol pangayoman, tajam untuk menegakkan aturan, namun teduh untuk melindungi yang lemah.
PAMOR WOS WUTAH – SIMBOL PANGURIPAN & PAMELING
Pamor Wos Wutah atau beras tumpah menampilkan titik-titik pamor kecil yang tersebar alami di seluruh bilah. Secara visual ia tampak sederhana, namun secara makna justru sangat dalam.
Dalam falsafah Jawa:
• Beras adalah lambang kehidupan dan rezeki
• Wutah bukan semata kehilangan, tetapi ujian tanggung jawab
Pepatah Jawa menyebut:
Beras wutah angel bali marang takere.
Artinya, sesuatu yang telah tercecer, kepercayaan, kehormatan, dan laku tidak mudah kembali seperti semula.
Karena itu, pamor ini menjadi pengingat moral agar pemilik pusaka:
• menjaga tutur kata
• memelihara kejujuran
• tidak sembrono dalam keputusan
• bertanggung jawab atas amanah yang diemban
Tak heran pamor Wos Wutah banyak dicari oleh pemimpin, pedagang besar, dan kepala keluarga, karena ia diyakini membawa rezeki yang terus mengalir selama laku dijaga dengan benar.
TANGGUH MATARAM SENOPATEN – MASA TRANSISI AGUNG
Tombak ini bertangguh Mataram Senopaten, masa awal berdirinya Mataram Islam di bawah Danang Sutawijaya (Panembahan Senapati). Era ini merupakan masa peralihan besar, di mana ruh Majapahit berpadu dengan nilai Islam pedalaman.
Ciri khas tosan aji tangguh ini antara lain:
• Besi padat, matang, dan semu nglei
• Tantingan enteng namun berisi
• Garap lugas, tidak berlebihan
• Aura wingit, teduh, dan berwibawa
• Pamor hidup namun tidak mencolok
Para empu Mataram Senopaten adalah pewaris langsung empu Majapahit, sehingga teknik tempa, rasa bilah, dan pakem lama masih sangat kuat terasa.
Tombak Karawelang dari era ini menjadi saksi bisu peralihan peradaban, dari istana Hindu-Buddha menuju Mataram Islam, tanpa memutus akar kebijaksanaan leluhur.
TUAH & KARAKTER ENERGI
Secara tradisi, Tombak Korowelang dipercaya memiliki karakter:
• Penguat kewibawaan pemimpin
• Penjaga tatanan dan keharmonisan
• Penetral konflik dan energi liar
• Penguat keputusan dan keteguhan hati
• Piyandel untuk amanah besar
Namun pusaka ini dikenal pemilih, lebih cocok bagi mereka yang matang secara batin, tidak dikuasai ambisi, dan memahami makna tanggung jawab.
Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris
Tags: Tombak era Mataram, tombak korowelang, Tombak Korowelang Luk 11 Mataram Senopaten, tombak kuno, tombak pusaka, tombak sepuh
Tombak Korowelang Luk 11 Mataram Senopaten
| Berat | 1000 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 93 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Tilam Upih Pamor Pendaringan Kebak merupakan perpaduan filosofi yang sangat kuat tentang ketenteraman keluarga, kecukupan rezeki, kemampuan menjaga hasil usaha, dan kehidupan yang seimbang. Jika dikaitkan dengan Mataram Sultan Agung, pusaka ini dapat dibaca sebagai simbol manusia yang kuat dalam prinsip, tekun bekerja, mampu mengelola kemakmuran, serta mempunyai tanggung jawab terhadap keluarga dan masyarakat…. selengkapnya
Rp 6.555.000 Rp 8.111.000Dhapur Keris Parungsari Keris Parungsari adalah salah satu bentuk dhapur keris luk tiga belas yang memiliki karakter sangat anggun. Panjang bilah umumnya sedang dengan ricikan lengkap: Kembang kacang Lambe gajah dua (ciri pembeda utama dengan dhapur Sengkelat yang hanya satu) Sraweyan Sogokan rangkap Pejetan Greneng Menurut berbagai serat dan penuturan ahli keris, dhapur ini diasosiasikan… selengkapnya
Rp 21.111.000 Rp 24.277.650Keris Pasopati Keris Pasopati merupakan salah satu dhapur keris lurus yang memiliki posisi istimewa dalam tradisi perkerisan Jawa. Bentuknya sederhana namun berwibawa, ramping namun tegas, memancarkan aura kepemimpinan yang kuat. Sejak dahulu, Pasopati dikenal sebagai pusaka para senopati, panglima perang, dan pemimpin yang berpendirian lurus. Secara pakem, Keris Pasopati menggunakan ada-ada, dengan permukaan bilah nggigir… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKeris Nogo Sosro Luk 13 Kinatah Emas merupakan pusaka yang memiliki daya tarik istimewa bagi para pecinta tosan aji dan kolektor keris tradisional Nusantara. Perpaduan dhapur Nogo Sosro, bilah berluk tiga belas, ornamen kinatah emas, serta pamor Kulit Semangka menghadirkan karakter visual yang kaya akan detail seni dan nilai filosofis. Dhapur Nogo Sosro dikenal melalui… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPapan Nama Meja Ukir Garuda adalah papan nama eksklusif berbahan kayu jati TPK yang dikerjakan dengan ukiran khas detail dan rapi, menampilkan motif Garuda sebagai simbol kehormatan, kekuatan, dan kewibawaan. Produk ini dirancang tidak hanya sebagai penanda nama atau jabatan, tetapi juga sebagai elemen prestisius yang memperkuat karakter ruang kerja maupun ruang tamu. Spesifikasi Produk:… selengkapnya
Rp 1.200.000 Rp 1.500.000Filosofi Keris Nogo Siluman Luk 7 Keris Nogo Siluman Luk 7 merupakan salah satu dhapur keris yang kaya simbolisme. Dalam tradisi perkerisan Jawa, Nogo Siluman biasanya digambarkan dengan kepala naga pada gandhik, sementara tubuh naganya dibuat seolah-olah menghilang atau menyatu dengan bilah. Ciri “menghilang” inilah yang menjadi dasar nama Nogo Siluman. 1. Makna Nogo —… selengkapnya
Rp 15.555.000TEGEK BALMOND 360 | 450 | 540 Carbon Ringan • Medium Hard • Kaku • Kuat • Responsif Tegek Balmond hadir untuk pemancing yang menginginkan joran carbon dengan perpaduan bobot ringan, kekuatan, dan karakter Medium Hard. Karakternya cukup kaku dan responsif sehingga nyaman digunakan untuk mancing harian maupun berbagai kondisi spot. Dengan panjang tertutup ±65… selengkapnya
*Harga MulaiRp 745.000
Stand Jagrak Keris Isi 5 Jagrak Keris bukan sekadar tempat memajang, tetapi simbol penghormatan terhadap pusaka. Jagrak menentukan bagaimana keris duduk, wibawa dan auranya tampil, dan pemilik menunjukkan rasa hormat kepada warisan leluhur. Stand Jagrak Keris Motif Naga Kembar isi 5 ini adalah wujud perpaduan antara seni ukir tradisi Jawa dengan fungsi modern untuk koleksi… selengkapnya
Rp 1.300.000 Rp 1.555.000JORAN TEGEK ORCA REGAL 360 | 450 | 540 Carbon • Kaku • Kuat • Ringan • Ruas Pendek 60 CM Joran Tegek Orca Regal menggunakan bahan carbon dengan karakter kaku, kuat, namun tetap ringan, sehingga nyaman digunakan untuk mancing harian. Dengan panjang ruas sekitar 60 cm, joran praktis dibawa dan disimpan. Spesifikasi Produk Nama… selengkapnya
*Harga MulaiRp 850.000
Keris Sengkelat Luk 13 dengan pamor Segoro Muncar adalah salah satu pusaka yang sarat makna filosofis, spiritual, dan estetika tinggi dalam tradisi tosan aji Jawa. Mengacu pada tangguh Mataram era Sultan Agung, keris ini mencerminkan kekuatan kepemimpinan, kewibawaan, dan kelimpahan rezeki. Sejarah & Tangguh Pada masa Kerajaan Kesultanan Mataram, khususnya era Sultan Agung (abad ke-17),… selengkapnya
Rp 22.222.000 Rp 25.555.000






Papan Nama Jabatan Meja Kantor
Keris Tilam Upih Mataram Sultan Agung
Keris Sempana Bungkem Pajajaran
Keris Sepokal Luk 7 Tangguh Mataram Amangkurat
Keris Jalak Ngore Pamor Blarak Sineret
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.