Keris Sabuk Inten Luk 11 HB Sepuh
| Kode | 051 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Keris Sepuh |
Keris Sabuk Inten Luk 11 HB Sepuh
Keris Sabuk Inten Luk 11
Keris Sabuk Inten merupakan salah satu dhapur yang sudah ada sejak masa Majapahit, namun mencapai penyempurnaan bentuk pada masa Mataram dan Yogyakarta. Era HB Sepuh (Hamengkubuwono awal) dikenal sebagai masa ketika keris dibuat dengan standar keraton yang sangat tinggi:
- Empu bekerja dengan pakem yang ketat
- Bilah dibuat dengan estetika halus, tidak berlebihan
- Banyak keris dipersiapkan untuk abdi dalem, punggawa, bangsawan, hingga hadiah kerajaan
Keris Sabuk Inten paling banyak berhubungan dengan tokoh-tokoh pamong praja, pejabat keraton, pemimpin wilayah, hingga bangsawan yang mengemban tugas pemerintahan.
FILOSOFI SABUK INTEN
- Sabuk = ikat, pengikat
- Inten = permata / berlian
Maka Sabuk Inten diartikan sebagai:
1. Ikatan Kemuliaan & Kejernihan Hati
Menyimbolkan pemilik yang diikat oleh kemuliaan budi, kejernihan pikir, dan tekad yang bersinar seperti permata.
2. Pengendalian Diri & Kepemimpinan
Dhapur ini melambangkan pemimpin yang mampu menahan hawa nafsu, menjaga integritas, serta memimpin dengan wibawa.
3. Penjaga Rejeki & Peningkatan Derajat
Dalam filosofi Jawa, inten (berlian) melambangkan:
- kemakmuran
- keberuntungan yang bersih
- naiknya derajat sosial
Tidak heran keris ini sering dipakai untuk pekerjaan penting dan urusan pemerintahan.
PAMOR SEGORO MUNCAR
Keris pamor ini mengga mbarkan ombak lautan yang memancar, simbol:
1. Rezeki Mengalir Tanpa Henti
Seperti gelombang yang tidak pernah berhenti, demikianlah energi pamor ini dipercaya membuka pintu rejeki yang stabil.
2. Penghalau Halangan & Energi Negatif
Ombak yang memecah batu melambangkan kemampuan menghadapi rintangan berat.
3. Kekuatan intuisi & kejernihan batin
Air adalah elemen intuisi, dan pamor ini dipercaya memperkuat kepekaan, kecerdasan membaca keadaan, serta menenangkan sukma.
TANGGUH HB SEPUH
Keris dari era Hamengkubuwono I–III memiliki ciri khas:
- Besi tua yang matang
- Detail luk simetris dan tajam
- Energi wingit namun halus
- Pengerjaan empu keraton yang sangat rapi
Nilai sejarah tinggi karena terkait masa berdirinya Kesultanan Yogyakarta
Jenis keris ini umumnya dimiliki oleh:
- Pejabat keraton
- Punggawa
- Bangsawan
- Keluarga terpandang wilayah Yogyakarta
Nilai kolektornya sangat tinggi, terutama untuk dhapur Sabuk Inten dengan pamor istimewa seperti Segoro Muncar.
Kunjungi : Mengenal Tangguh Keris
Tags: keris berdenting, Keris HB II, Keris Kuno, Keris Luk 11, Keris Sabuk Inten, keris sabuk inten hb, keris sabuk inten hb ii, keris sabuk inten luk 11, Keris Sabuk Inten Luk 11 HB Sepuh, keris sabuk inten tus, Keris Sepuh
Keris Sabuk Inten Luk 11 HB Sepuh
| Berat | 2000 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 74 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Anoman Luk 5 Pamor Keleng merupakan perpaduan yang kuat secara simbolik. Anoman membawa filosofi keberanian, kesetiaan, kecerdikan, dan pengabdian; luk 5 sering dimaknai sebagai keseimbangan dan kemampuan mengendalikan diri; sedangkan pamor Keleng memberikan kesan kesederhanaan, keteguhan, dan kekuatan yang tidak perlu dipamerkan. Sementara itu, Majapahit merupakan salah satu kerajaan terbesar dalam sejarah Jawa dan… selengkapnya
Rp 12.500.000 Rp 14.500.000Filosofi Singo Barong Singo Barong mengambil simbol singa, yang secara filosofis dapat dikaitkan dengan keberanian, ketegasan, kekuatan, dan kewibawaan. Dalam pemaknaan budaya, singa bukan hanya menggambarkan kekuatan untuk menghadapi pihak lain, tetapi juga kemampuan mengendalikan kekuatan tersebut. Seorang yang memiliki wibawa tidak harus selalu menunjukkan kekerasan; justru kewibawaan dapat muncul dari keteguhan sikap, ketenangan, dan… selengkapnya
Rp 100.000.000DHAPUR JALAK NGORE Keris Jalak Ngore dipandang sebagai pusaka yang sarat dengan simbol kebahagiaan batin, kelancaran nafkah, serta kemampuan manusia melepaskan diri dari tekanan hidup dengan cara yang bijaksana. Dhapur ini tidak menonjolkan kegagahan agresif, melainkan menggambarkan laku hidup yang tekun, waspada, dan penuh kesadaran. Bagi orang Jawa, burung (kukila) bukan sekadar hewan, melainkan perlambang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKERIS TILAM UPIH Keris Tilam Upih – Dalam kisah tutur yang hidup di masyarakat Jawa, Kanjeng Sunan Kalijaga memberikan dawuh yang hingga kini menjadi pitutur luhur dalam dunia tosan aji: keris pertama yang sebaiknya dimiliki seseorang adalah Keris Tilam Upih. Sekilas, dawuh ini terasa janggal. Mengapa bukan keris-keris agung yang secara visual lebih memikat dan… selengkapnya
Rp 25.555.000 Rp 29.999.000Keris Carito Keprabon Keris Carito Keprabon adalah salah satu dhapur keris berlekuk sebelas (luk 11) yang termasuk langka dan memiliki posisi terhormat dalam tatanan tosan aji. Nama Carito Keprabon secara harfiah berarti pusaka yang berhak berada di lingkungan praja atau keprabon (keraton). Dengan kata lain, keris jenis ini bukan sembarang bilah, ia dibuat untuk kalangan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSJenis Pusaka: Keris Lurus Dhapur: Brojol Pamor: Junjung Derajat Tangguh: Tuban Mojopahit Warangka: Ladrang Surakarta, Kayu Trembalo Deder: Kayu Trembalo Mendak: Parijata, Bahan Tembaga Pendok: Blewah Polos, Bahan Temaga Pamor Junjung Derajat – Simbol Pengangkatan Martabat Junjung Derajat merupakan pamor istimewa yang paling banyak diburu pecinta tosan aji, karena motifnya yang unik dan tuahnya yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFilosofi Dhapur Kolomunyeng Nama Kolomunyeng dapat direnungkan sebagai gambaran sesuatu yang bergerak, hidup, dan mempunyai daya untuk menghadapi keadaan. Dalam pemaknaan simbolik, nama tersebut dapat dijadikan ajaran agar manusia tidak menjadi pribadi yang mudah menyerah atau diam ketika menghadapi perubahan. Kehidupan selalu bergerak. Keadaan ekonomi berubah, hubungan berubah, kekuasaan berubah, dan zaman berubah. Maka Kolomunyeng… selengkapnya
Rp 15.555.000Keris Sengkelat Luk 13 dengan pamor Segoro Muncar adalah salah satu pusaka yang sarat makna filosofis, spiritual, dan estetika tinggi dalam tradisi tosan aji Jawa. Mengacu pada tangguh Mataram era Sultan Agung, keris ini mencerminkan kekuatan kepemimpinan, kewibawaan, dan kelimpahan rezeki. Sejarah & Tangguh Pada masa Kerajaan Kesultanan Mataram, khususnya era Sultan Agung (abad ke-17),… selengkapnya
Rp 22.222.000 Rp 25.555.000Jenis : Keris Luk 13 Dhapur : Sengkelat Pamor : Pedaringan Kebak Tangguh : Mataram Sultan Agung Warangka : Ladrang Surakarta Bahan : Kayu Trembalo
*Harga Hubungi CSDhapur Carita Keprabon Keris Carita Keprabon adalah dhapur yang secara filosofi menggambarkan perjalanan kekuasaan, tata pemerintahan, dan amanah kepemimpinan. Kata carita berarti kisah atau perjalanan, sedangkan keprabon berarti istana, pemerintahan, atau kekuasaan sah. Makna mendalam dhapur ini: setiap pemimpin memiliki carita atau perjalanan hidup, kekuasaan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah, keprabon harus dijaga dengan kebijaksanaan,… selengkapnya
Rp 28.888.000 Rp 33.333.000






Keris Sengkelat Luk 13 Kinatah Emas Tangguh Mataram Sultan Agung
Keris Sinom Kinatah Emas Mataram Amangkurat
Keris Carito Prasojo Luk 11 Kinatah Emas PB XI
Keris Tilam Upih Mataram Sultan Agung
Stand Jagrak Keris Isi 5
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.